Maret 29, 2012

Para Pemain Sepak Bola yang Meninggal di Pertandingan

Para pemain Tottenham Hotspur dan Bolton Wanderers kaget, kemudian shok saat Fabrice Muamba tiba-tiba terjatuh pada menit ke-41. Partai perempat final Piala FA di Stadion White Hart Lane pun terhenti. Banyak yang bingung, karena gelandang Bolton itu jatuh dengan sendirinya, tak bersentuhan sama sekali dengan pemain lain.

Petugas medis kemudian datang menolongnya, tapi dia tak bereaksi. Para pemain kemudian tambah shok. Sebagian terbengong, sebagian berdoa sambil mendekapkan kedua tangannya di dada. Bahkan, wasit Howard Webb pun ikut shok dan mendekapkan kedua tangan ke dada, sambil sesekali komat-kamit memanjatkan doa.

Selama 10 menit petugas medis menangani Muamba di lapangan. Para penonton juga ikut shok, bahkan sebagian menangis.

Muamba lalu dilarikan ke rumah sakit, Di lorong stadion, dia sempat tak bernapas. Namun, kemudian dia segera kembali dalam kondisi yang membaik.

Insiden Muamba memang mengkhawairkan. Sudah uluhan pemain sepak bola yang meninggal dunia akibat bermain sejak 1892. Bahkan, di Indonesia juga ada dua kasus pemain meninggal akibat bermain sepak bola, yakni Eri Irianto dan Jumadi Adi.

Berikut daftar pemain yang meninggal karena insiden atau kecelakaan dalam pertandingan sepak bola.



Daftar Pemain Bola Yang Meninggal di Karena Bermain


13 Januari 1889
William Cropper (Staveley, 26 tahun)
Ia jatuh pingsan saat membela timnya melawan Grimsby Town. Sehari kemudian dia meninggal dunia.

11 Januari 1892
James "Daddy" Dunlop (St Mirren, 21)
Pada pertandingan persahabatan lawan Abercorn, jatuh menimpa pecahan gelas. Lukanya menyebabkan tetanus dan 10 hari kemudian dia meninggal dunia.

25 Mei 1896
James Logan (Loughborough FC, 25)
Dia meninggal saat bermain karena menderita pneumonia.

29 November 1896
Joe Powell (Woolwich Arsenal, 25)
Saat bermain melawan Kettering Town, tangannya patah. Cedera ini menyebabkan tetanus dan darahnya berracun dan beberapa hari kemudian dia meninggal dunia.

1900-an
James Collins (Sheppey United)
Luka yang ia dapat saat bertanding menimbulkan tetanus yang akhirnya membunuh dirinya.

27 Agustus 1902
Di Jones (Manchester City, 35)
Luka serius di lututnya menyebabkan pembusukan yang akhirnya membunuh dirinya.

27 Oktober 1906
David "Soldier" Wilson (Leeds City, 23)
Ia menderita serangan jantung saat bermain melawan Burnley. Dia pingsan di lapangan dan akhirnya meninggal dunia.

8 April 1907
Tommy Blackstock (Manchester United, 25)
Dia pingsan setelah menyundul bola pada pertandingan melawan St Helens. Nyawanya akhirnya tak bisa diselamatkan.

1908
Frank Levick (Sheffield United, 26)
Tulang lehernya patah saat membela Sheffield United melawan Newcastle United pada Tahun Baru 1908. Ia sempat membaik, tapi cederanya menyebabkan pneumonia. Ia akhirnya meninggal dunia karena serangan jantung yang disebabkan pneumonia pada 1 Februari 1908.

29 Desember 1909
James Main (Hibernian, 23)
Pada pertandingan hari Natal 1909 lawan Partick Thistle di Firhill, Jimmy Main bertabrakan dengan pemain lawan. Ia kesakitan di bagian perutnya dan empat hari kemudian meninggal dunia.

19 Februari 1916
Bob Benson (Arsenal, 33)
Setelah membela Arsenal lawan Reading, denyut darahnya terlalu cepat. Ada kelainan dalam pembuluh darah hingga menyebabkan dia meninggal dunia.

7 Januari 1921
Horace Fairhurst (Blackpool, 27)
Pada pertandingan lawan Barnsley, bulan Desember 1920, kepalanya terbentur. Dia akhirnya meninggal dunia pada 7 Januari 1921.

22 May 1921
Nikola Gazdic (Hajduk Split)
Setelah bermain melawan Gra?anski Zagreb, dia terkena TBC dan akhirnya meninggal dunia.

11 November 1923
Tom Butler (Port Vale)
Tangannya patah dalam sebuah pertandingan. Luka di tangannya akhirnya menimbulkan tetanus dan menyebabkan dia meninggal dunia.

4 April 1927
Albert Van Coile  (Cercle Brugge, 27)
Setelah bertabrakan dengan pemain lawan dalam sebuah pertandingan, dia sakit perut. Sehari kemudian dia meninggal dunia.

3 Mei 1927
David Arellano (Colo-Colo 24)
Ia menderita radang selaput perut (peritonitis) setelah ditabrak pemain lawan dalam sebuah pertandingan. Segera setelah bertabrakan itu, dia dilarikan ke klinik terdekat, tapi nyawanya tak tertolong.

30 April 1927
Sam Wynne (Bury 30)
Meninggal dunia di lapangan saat melawan Sheffield United, akibat pendarahan otak setelah bertabrakan dengan pemain lain.

5 September 1931
John Thomson (Celtic, 22)
Bertabrakan dengan pemain Glasgow Rangers, Sam English, tulang tengkoraknya retak. Dia dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong.

17 Juni 1933
Jon Kristbjornsson (Valur, 22)
Seorang kiper yang bertabrakan dengan striker KR Reykjavik pada pertandingan terakhir Liga Islandia, 13 Juni 1933. Dia kepalanya sakit dan empat hari kemudian meninggal dunia.

1 Desember 1934
(Sim Raleigh (Gillingham, 25)
Meninggal dunia setelah kepalanya bertabrakan dengan kepala pemain Brighton & Hove Albion, Paul Mooney.

5 Februari 1936
Jimmy Thorpe (Sunderland, 22)
Menderita diabetes, kiper Sunderland ini pingsan saat dan koma pada pertandingan lawan Chelsea. Dia meninggal di lapangan.

1 April 1951
Mitotonio (Ceara, 35)
Pingsan saat pertandingan karena perutnya tertabrak dan dia akhirnya meninggal dunia.

14 Juli 1963
Constantin Tabarcea (Petrolul Ploie?ti 26)
Pingsan dalam pertandingan dan akhirnya meninggal dunia.

25 Februari 1967
Tony Allden (Highgate United)
Pada pertandingan perempat final Piala FA Amatir Cup, dia pingsan dan kemudian meninggal dunia.

1 Juli 1973
Nikola Mantov (FK Osogovo, 23)
Pingsan dan langsung meninggal dunia pada menit ke-10 pada pertandingan lawan FAS 11 Oktomvri, akibat serangan jantung.

16 Desember 1973
Pavao (FC Porto, 26)
Meninggal dunia akibat serangan jantung dalam sebuah pertandingan.

18 Mei 1977
Tony Aveyard (Scarborough, 21)
Meninggal akibat kepalanya bertabrakan dengan lawan.

30 Oktober 1977
Renato Curi (Perugia, 24)
Mendapat serangan jantung pada pertandingan Liga Serie-A lawan Juventus. Nama stadion Perugia pun setelah itu diganti dengan namanya.

23 September 1984
Erik Jongbloed (DWS Amsterdam)
Tewas di lapangan dalam pertandingan eksebisi Ia putra Jan Jongbloed, kiper timnas Belanda di Piala Dunia 1974 dan 1978.

23 Agustus 1987
Paulo Navalho (Atletico Clube de Portugal, 21)
Menderita myocardial akut, ia tewas dalam pertandingan persahabatan melawan klub Uni Emirat Arab, Al-Jazira.

9 Desember 1987
Dursun Oezbek (Galatasaray, 17)
Pada latihan tim di Florya, ia mengalami gagal jantung dan meninggal dunia.

12 Agustus 1989
Samuel Okwaraji (Nigeria, 24)
Pingsan dan langsung meninggal dunia pada pertandingan melawan Angola di kualifikasi Piala Dunia. Otopsi menunjukkan, jantungnya mengalami pembesaran.

8 September 1990
David Longhurst (York City, 25)
Mengalami gagal jantung saat bertanding melawan Lincoln City. Dia dilarikan ke rumah sakit, tapi begitu sampai di rumah sakit sudah meninggal.

2 Februari 1993
Michael Klein (Bayer Uerdingen, 33)
Mengalami gagal jantung pada sebuah latihan dan langsung meninggal dunia.

30 April 1995
Mukandi Tsimaya (Atromitos Fc, 28)
Pada pertandingan melawan Panelefsiniakos, lehernya tersodok sikut lawan. Dia meninggal dunia sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.

25 Agustus 1995
Michael Goddard (Dundela)
Meninggal dunia pada pertandingan melawan Dungannon Swifts di Stangmore Park, setelah dadanya terhantap bola yang melaju kencang.

29 Oktober 1995
Amir Angwe (Julius Berger Fc, 29)
Pingsan dan akhirnya meninggal di lapangan karena serangan jantung.

4 Januari 1997
Hedi Berkhissa (Esperance Sportive de Tunis, 24)
Terkena serangan jantung saat bertanding melawan Olympique Lyonnais di Stade Chedli Zouiten dan akhirnya meninggal dunia.

4 April 1997
Waheeb Jabara (Hapoel Taibe, 23)
Terkena serangan jantung saat bertanding melawan Bnei Yehuda dan langsung meninggal dunia.

February 1998
Robbie James (Llanelli AFC, 28)
Meninggal di lapangan karena serangan jantung.

28 April 1998
Axel Jueptner (Carl Zeiss Jena, 29)
Tiba-tiba meninggal dunia saat latihan tim, karena serangan jantung.

1999
Ferenc Biro (Nirajul Miercurea-Nir, 15)
Meninggal karena tiang gawang rubuh dan menimpa kepalanya.

24 Juli 1999
Stefan Vrabioru (Astra Ploiesti, 23)
Penyakit jantung yang tak terdeteksi membuatnya meninggal dunia dalam sebuah pertandingan.

2000
Daniel Orbeanu (Caraimanul Busteni, 18)
Meninggal dalam pertandingan karena infeksi. Sebelumnya, empat rumah sakit melakukan kesalahan dalam mendiaknosis penyakitnya.

Februari 2000
John Ikoroma (Al-Wahda, 17)
Pingsan di lapangan saat bertanding, dan akhirnya meninggal dunia sesampainya di rumah sakit.

3 April 2000
Eri Irianto (Persebaya Surabaya, 26)
Pada pertandingan melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 Nopember, Eri Irianto bertabrakan dengan pemain PSIM asal Gabon, Samson Noujine Kinga. Dia pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Tapi, malamnya ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

21 Mei 2000
Hocine Gacemi (JS Kabylie, 24)
Meninggal dunia di lapangan karena tulang kepalanya retak setelah bertabrakan dengan lawan.

5 Oktober 2000
Catalin Hildan (Dinamo Bucharest, 24)
Meninggal dalam pertandingan melawan Olteni?a, Catalin. Pada menit ke-74, ia mendapat serangan jantung dan terjatuh, kemudian meninggal dunia.

29 Agustus 2001
Serhiy Perkhun (CSKA Moscow, 23)
Bertabrakan dengan Budun Budunov. Keduanya sama-sama cedera parah di kepala. Namun, Budunov selamat, serangkan Perkhun meninggal dunia, 8 hari setelah pertandingan.

20 Februari 2002
Cristian Neamtu (Universitatea Craiova, 21)
Tertabrak rekannya sendiri saat akan mencetak gol. Seminggu kemudian dia meninggal dunia akibat pendarahan di dalam.

24 Oktober 2002
Hernan Gaviria (Deportivo Cali, 32)
Terkena halilintar dalam sebuah latihan dan kemudian meninggal dunia.

27 Oktober 2002
Giovanni Cordoba (Deportivo Cali, 24)
Dia dan Hernan Gaviria terkena halilintar. Namun, tiga hari kemudian, Cordoba meninggal dunia.

Desember 2002
Stefan Toleski (FK Napredok)
Pingsan dalam sebuah pertandingan dan akhirnya meninggal dunia sesampainya di rumah sakit.

26 Juni 2003
Marc-Vivien Foe (Kamerun, 28)
Ia pinsan dalam pertandingan semifinal Piala Konfederasi 2003 melawan Kolombia. Tak lama kemudian, dia meninggal dunia di rumah sakit. Otopsi menyebutkan, dia meninggal dunia karena masalah jantung (hypertrophic cardiomyopathy).

25 Januare 2004
Miklos Feher (Benfica, 24)
Saat bertanding melawan Vitoria, dia pinsan dan meninggal dunia karena serangan jantung.

29 Februari 2004
Danny Ortiz (CSD Municipal, 27)
Pada pertandingan melawan CSD Comunicaciones, Ortiz bertabrakan dengan Mario Rafael Rodriguez. Selaput jantungnya robek dan dia meninggal dunia di rumah sakit.

27 Oktober 2004
Serginho (Sao Caetano, 30)
Serangan jantung tiba-tiba membuatnya meninggal dunia saat melawan Sao Paulo.

5 Desember 2004
Cristiano Junior (Dempo Sports Club, 24)
Ia bertabrakan dengan kiper Mohun Bagan, Subrata Paul, pada menit ke-78 pada final Piala Federasi ketika mencetak gol keduanya. Dia kemudian kolaps dan meninggal dunia di rumah sakit.

2005
Alin Paicu (Minerul Matasari, 32)
Pingsan setelah menyundul bola dan meninggaldunia karena serangan jantung.

12 April 2005
Paul Sykes (Folkestone Invicta, 28)
Saat pertandingan semifinal Kent Senior Cup melawan Margate FC baru berjalan 30 menit, dia pingsan dan meninggal dunia karena masalah jantung.

12 Juni 2006
Rasmus Green (Naestved BK, 26)
Mendapat serangan jantung saat berlatih. Dia meninggal saat sampai di rumah sakit.

30 Agustus 2006
Mohamed Abdelwahab (Al-Ahly, 23)
Meninggal dunia dalam latihan karena masalah jantung yang tak terdeteksi.

9 September 2006
Matt Gadsby (Hinckley United, 27)
Ia pingsan pada pertandingan melawan Harrogate Town, tak lama kemudian meninggal dunia di rumah sakit Harrogate District. Dia dinyatakan meninggal akibat kelainan jantung yang disebut Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy.

18 September 2006
Nilton Pereira Mendes (FC Shakhter Karagandy, 30)
Pingsan saat berlatih di klub dan tewas di ambulans dalam perjalanan ke rumah sakit. Pemain asal Brasil itu mantan Pemain Terbaik dan top skorer Liga Kazakhstan.

27 Maret 2007
Ivan Karacic (NK Siroki Brijeg, 19)
Meninggal dunia dalam sesi latihan di Siroki Brijeg, Bosnia and Herzegovina, karena serangan jantung.

28 Agustus 2007
Antonio Puerta (Sevilla FC, 22)
Pingsan pada pertandingan melawan Getafe di Divisi Primera La Liga. Dia meninggal setelah berada di rumah sakit karena masalah jantung.

29 Agustus 2007
Chaswe Nsofwa (Hapoel Beersheba, 28)
Meninggal karena serangan jantung pada pertandingan latihan lawan Maccabi Beersheba.

29 Desember 2007
Phil O'Donnell (Motherwell, 35)
Pingsan pada pertandingan melawan Dundee United karena serangan jantung. Dia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

9 Februari 2008
Guy Tchingoma (FC 105 Libreville, 22)
Meninggal dunia tak lama setelah pertandingan melawan Union Sportive O'Mbila. Pada pertandingan, dia bertabrakan dengan pemain lawan. Dia bisa menyelesaikan pertandingan, tapi pingsan setelah selesai dan petugas medis gagal menyelamatkan nyawanya.

16 Februari 2008
Herve King (Ringmer, 27)
Pertandingan melawan Three Bridgesbaru berjalan 17 menit, King pingsan dan akhirnya meninggal dunia karena serangan jantung.

3 April 2008
Hrvoje ?ustic (NK Zadar, 24)
Menabrak tembok pada pertandingan lawan Cibalia, dia tewas lima hari kemudian di rumah sakit.

31 Mei 2008
Rustem Bulatov (Torpedo SDYuSShOR Kaluga, 34)
Merasa sakit saat pertandingan, sehari kemudian dia meninggal dunia di rumah sakit.

15 Maret 2009
Jumadi Abdi (Bontang FC, 26)
Dia mengalami benturan keras ketika bertanding melawan Persela Lamongan pada tanggal 7 Maret 2009. Perutnya tertendang pemain Persela, Denny Tarkas. Delapan hari kemudian, ia meninggal dunia. Kerusakan di sejumlah organ vital menjadi penyebab kematiannya.

26 Mei 2009
Orobosan Adun (Warri Wolves FC, 28)
Sebelum pertandingan tandang melawan Enugu Rangers, kiper Orobosan Adun diserang penjahat yang diduga suporter lawan. Dia meninggal dunia tiga hari kemudian dalam sesi latihan.

8 Agustus 2009
Daniel Jarque (RCD Espanyol, 26)
Setelah berlatih dengan klubnya, dia mendapat serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.

15 November 2009
Maurizio Greco (TuS Gueldenstern Stade, 25)
Dia pingsan pada pertandingan melawan Lupo Martini Wolfsburg di Campers Hoehe. Tak lama kemudian, dia meninggal dunia di rumah sakit.

6 Maret 2010
Endurance Idahor (Al-Merreikh, 25)
Dia pingsan saat bertanding melawan Alamal Atbara di Liga Sudan. Dia meninggal dunia di mobil ambulance saat dilarikan ke rumah sakit. Otopsi menyebutkan, dia meninggal karena masalah jantung.

8 Maret 2010
Bartholomew Opoku  (Kessben FC, 19)
Dia pingsan hanya beberapa saat sebelum bertanding melawan Liberty. Dia segera dilarikan ke rumah sakit. Tapi, sehari kemudian meninggal dunia.

Mei 2010
Goran Tunjic (Mladost FC, 32)
Dia pinsan dan akhirnya meninggal dunia, setelah diganjar kartu oleh wasit dengan tuduhan diving.

2 Mei 2010
Ambrose Wleh (Invincible Eleven, 24)
Pada pertandingan lawan Mighty Barrolle, ia mendapat serangan jantung. Dia bermain sebagai pengganti dan kemudian kolaps. Wleh meninggal dunia sesampainya di rumah sakit.

8 Mei 2010
Wilson Mene (Prek Pra Keila)
Wilson meninggal, tak lama setelah pingsan pada sebuah pertandingan Liga Kolombia.

12 April 2011
Lokissimbaye Loko (FC Beaumontois, 30)
Pemain Chad ini meninggal dunia dalam pertandingan lawan Midi-Pyrenees.

4 Agustus 2011
Naoki Matsuda (Matsumoto Yamaga FC, 34)
Mantan pemain Yokohama F Marinos dan timnas Jepang ini pingsan pada sebuah latihan, 2 Agustus 2011. Itu terjadi saat dia baru 15 menit melakukan pemanasan dengan berlari. Dua hari kemudian dia meninggal dunia karena masalah jantung.

13 November 2011
Bobsam Elejiko (K Merksem SC, 30)
Pemain keturunan Nigeria ini menghabiskan kariernya di Belgia Dia pingsan dan tak lama kemudian meninggal dunia saat bertanding melawan FC Exc Kaart.

Maret 08, 2012

Sejarah Persija Jakarta

Persija (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta. Persija saat ini berlaga di indonesia super liga.
Persija didirikan pada 28 November 1928, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesish Jakarta (VIJ).
VIJ merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan PSSI dengan keikutsertaan wakil VIJ, Mr. Soekardi dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprojo Yogyakarta, Sabtu 19 April 1930.

ASAL USUL SEJARAH PERSIJA JAKARTA
 
Pada zaman Hindia Belanda, nama awal Persija adalah VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra).
Pasca-Republik Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan, VIJ berganti nama menjadi Persija (Persatuan sepak bola Indonesia Jakarta).
Pada saat itu, NIVU (Nederlandsch Indisch Voetbal Unie) sebagai organisasi tandingan PSSI masih ada.
Di sisi lain, VBO (Voetbalbond Batavia en Omstreken) sebagai bond (perserikatan) tandingan Persija juga masih ada.
Terlepas dari takdir atau bukan, seiring dengan berdaulatnya negara Indonesia, NIVU mau tidak mau harus bubar.
Mungkin juga karena secara sosial politik sudah tidak kondusif (mendukung).
Suasana tersebut akhirnya merembet ke anggotanya, antara lain VBO.
Pada pertengahan tahun 1951, VBO mengadakan pertemuan untuk membubarkan diri (likuidasi) dan menganjurkan dirinya untuk bergabung dengan Persija.
Dalam perkembangannya, VBO bergabung ke Persija.
Dalam turnamen segitiga persahabatan, gabungan pemain bangsa Indonesia yang tergabung dalam Persija “baru” itu berhadapan dengan Belanda dan Tionghoa.
Inilah hasilnya:
Persija (Indonesia) vs Belanda 3-3 (29 Juni 1951),
Belanda vs Tionghoa 4-3 (30 Juni 1951), dan
Persija (Indonesia) vs Tionghoa 3-2 (1 Juli 1951).
Semua pertandingan berlangsung di lapangan BVC Merdeka Selatan, Jakarta

PRESTASI
 
DI PERSERIKATAN
* Tahun 1931, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (1)
* Tahun 1933, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (2)
* Tahun 1934, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (3)
* Tahun 1938, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (4)
* Tahun 1964, Juara Perserikatan (5)
* Tahun 1973, Juara Perserikatan (6)
* Tahun 1975, Juara Perserikatan, bersama dengan PSMS Medan (7)
* Tahun 1977, Juara Perserikatan (8)
* Tahun 1979, Juara Perserikatan (9)
* Tahun 1990, Peringkat Ke-10 Perserikatan

Di LIGA INDONESIA
* Tahun 1994, Peringkat Ke-18 Divisi Utama Wilayah Barat
* Tahun 1995, Peringkat Ke-13 Divisi Utama Wilayah Barat
* Tahun 1996, Peringkat 11 Wilayah Barat
* Tahun 1998, Semifinalis
* Tahun 1999, Semifinalis
* Tahun 2001, Juara Liga Indonesia
* Tahun 2002, 8 Besar Liga Bank Mandiri
* Tahun 2003, Peringkat 8 Liga Bank Mandiri
* Tahun 2004, Peringkat 3 Liga Bank Mandiri
* Tahun 2005, Runner-Up Liga Indonesia
* Tahun 2006, Liga Indonesia 8 Besar

Di LIGA SUPER INDONESIA
* Tahun 2010, Peringkat 5 Liga Super Indonesia
* Tahun 2010, Klasemen Sementara (tanggal 22 Oktober 2010) ke 3

Di PIALA INDONESIA
* Tahun 2005, Runner-Up Copa Indonesia
* Tahun 2006, Copa Indonesia Juara 3
* Tahun 2007, Copa Indonesia Juara 3

Di Internasional
Tahun 2000, Juara Piala Sultan Brunei Darussalam

DAFTAR PELATIH PERSIJA JAKARTA
* Dari Indonesia Endang Witarsa
* Dari Indonesia Herry Kiswanto
* Dari Bulgaria Ivan Venkov Kolev
* Dari Argentina Garcia Carlos Cambon
* Dari Indonesia Ronny Pattinasarani
* Dari Indonesia Rahmad Darmawan
* Dari Moldova Serghei Dubrovin
* Dari Indonesia Sofyan Hadi
* Dari Indonesia Benny Dollo
* Dari Indonesia Rahmad Darmawan

Persija Jakarta Mempunyai Julukan “MACAN KEMAYORAN”
dan Mempunyai pendukung fanatik yang menamakan diri THE JAKMANIA
Persija Jakarta dahulu menempati Stadion Lebak Bulus, namun karena Tidak masuk kategori yang diharuskan, Persija akhirnya menempati Stadion Gelora Bung Karno.

Maret 03, 2012

Siapa Orang Besemah atau Pasemah itu ?

Jeme Besemah adalah orang-orang pemberani, Diakui oleh penulis kolonial. Berwatak setia kawan,Dan loyal terhadap komitmen yang membuat saudara Ataupun teman seperjuangan Sultan Palembang, Meneruskan perjuang setelah Sultan Mahmud Badaruddin II Dikalahkan oleh Belanda pada tahun 1821. Orang-orang Sindang Merdika di besemah menolak tindakan Belanda tersebut. Mereka meneruskan perjuangan di besemah pada tahun 1821 Sampai 1866. Bahkan pada saat-saat pertempuran melawan Belanda Di Palembang 1821 Sampai sekarang masih belum jelas Dari mana sebenarnya asal usul suku Besemah. Apakah teori-teori tentang perpindahan penduduk yang diikuti sekarangBerlaku juga bagi suku besemah, masih diliputi kabut rahasia. Namun yang jelas, jauh berabad-abad sebelum hadirnya mitos AtungBungsu, ditanah Besemah, dilereng Gunung Dempo dan daerahSekitarnya, telah ada masyarakat yang memiliki kebudayaan tradisiMegalitik dan bukti-bukti budaya megalitik ditanah besemah sampaiSekarang masih ada. Tetapi permasalahannya, apakah jeme Besemah Sekarang ini adalah keturunan dari Pendukung budaya megalitik tersebut ?Pengenalan orang-orang Eropa, terutama Belanda dan Inggris Terhadap orang Besemah pada awalnya sangat apriori. Orang Belanda dengan picik menyebutkan :## dat de Pasoemhers zonen gebragt ( orang pasemah tak akan diajak bicara jika tidak diberi unjuk kekuatan militer ) Demikian juga Sir Tomas Raffles, seorang Gubernur Jendral Di Bengkulu, pertama kali dia menganggap orang Besemah sebagai The pasumahs were a savage, ungovernable race, and that no termscould ever be made with them (Orang Pasemah adalah buas, ras yang tidak berpemerintahan dan tidak ada istilah yang dapat sesuai untukmereka.) Setelah menempuh perjalanan yang berat dan melelahkan mendakiGunung dan bukit serta menembus belantara, bertemula Raffles Dengan orang Besemah. Perjalanannya ini adalah perjalanan khusus untuk mententramkan orang besemah.Who I Want to Meet:Tegakkah Ganti Nga Tungguan, Jangan Manakah Batu Ke Luagh!!! MAKIN tenggelamkah "Sindang Merdike" saat ini? Menurut budayawan besemah "Mohammad Saman"..Begitu kekuatan Belanda merambah ke Besemah,Mulailah terjadi pergeseran nilai-nilai adat, budaya, danSistem pemerintahan di tanah besemahDampak berikut juga menyentuh berbagai peran dan fungsiLembaga-lembaga lama yang ada di masyarakat ke lembaga Baru yang sesuai dengan keinginan penguasa.Lembaga-lembaga lama misalnya hukum adat dan tradisi lain,Semakin tidak berfungsi. Bahkan, puncaknya memasuki Abad XIX, berbagai lembaga tradisional di tanah besemahTerasa mulai keropos dan pada akhirnya hilang digerogoti Kolonial Belanda

Februari 23, 2012

Rahasia Dibalik Megahnya Candi Borobudur

Candi Borobudur sudah menjadi situs warisan dunia oleh UNESCO. Kemegahan Candi Borobudur akan membuat semua orang takjub. Akan tetapi, tahukah Anda bagaimana Candi Borobudur dibangun dan ajaran di dalamnya?

Candi Borobudur adalah Candi Buddha terbesar yang dibangun pada abad ke-8 oleh Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra. Candi borobudur terletak di Magelang, atau sekitar 40 km dari Yogyakarta. Bagi para traveler, Candi Borobudur adalah objek wisata yang menarik dan unik. Selain mengagumi arsitekturnya, Candi Borobudur adalah tempat yang sempurna untuk melihat sunrise dan sunset.

Candi Borobudur didirikan di atas bukit dan memiliki luas 123 x 123 meter persegi. Dengan total tinggi candi 34,5 meter, tidak heran UNESCO menyabetnya sebagai warisan dunia. Candi ini memiliki 1 stupa induk, 72 stupa terawang dan 504 patung Budha. Selain itu, ada ribuan relief yang tersusun dalam panel-panel di Candi Borobudur, yang menggambarkan kisah, agama, atau pun sejarah dari masa lampau.

Candi Borobudur memiliki 10 tingkat dan 3 tingkatan dari ajaran agama Buddha. 3 tingkatan tersebut yakni, tingkatan pertama Kamadhatu atau dunia nafsu. Di tingkatan ini manusia masih dipengaruhi oleh nafsu dan hal-hal negatif. Tingkatan kedua, Rupadhatu atau dunia terbentuk, yang artinya manusia telah mampu mengendalikan dirinya dari segala nafsu. Tingkatan terakhir, Arudaphatu atau dunia tanpa bentuk, yang berarti, manusia tidak lagi mengejar keinginan-keinginan manusiawi.

Konon, Candi Borobudur dibangun selama lebih dari 50 tahun! Arsitek yang merancangnya adalah Gunadharma. Dibutuhkan lebih dari 2 juta balok batu vulkanik untuk membangun Candi Borobudur. Batu-batu tersebut, diambil dari sungai yang berada di sekitar Candi Borobudur. Uniknya, saat itu mereka tidak menggunakan lem perekat, semen, atau sejenisnya. Teknik yang menarik untuk mengunci bebatuan tersebut menjadi rekat dan tahan selama berabad-abad adalah 'Kunci L'.

Perhatikanlah setiap pijakan Anda di Candi Borobudur. Bebatuannya tidak berbentuk seperti keramik yang tersusun kotak-kotak. AKan tetapi, bebatuannya membentuk huruf 'L'. Sebuah metode luar biasa yang telah ditemukan berabad-abad silam.

Tanah sebagai pondasi Candi Borobudur dibagi menjadi 2, yaitu tanah asli dan tanah urug atau buatan. Pembuatan tanah urug disesuaikan dengan bentuk candi. Perhitungan setiap inci pembangunan candi pun dilakukan dengan tepat dan akurat. Maka dari itu, Gunadharma bisa dibilang sebagai arsitek yang handal sekaligus ilmuwan fisika yang jenius.

Ada yang mengatakan, pembuatan Candi Borobudur dibantu oleh mahluk luar angkasa atau alien. Akan tetapi, pembuatan Candi Borobudur lebih mengarah kepada ilmu pengetahuan yang menakjubkan. Teknologi pembuatan Candi Borobudur di masa lampau, menjadi bukti betapa hebatnya bangsa ini.

Silakan berkunjung ke Candi Borobudur, untuk melihat keindahannya, ajaran-ajaran di dalamnya, serta mempelajari bentuk bangunannya yang sempurna.

Februari 12, 2012

Colombus Bukan Penemu & yang Pertama Sampai di Benua Amerika

Ternyata Amerika yang selama ini identik sebagai pusat kekafiran, justru lebih dulu mengenal Islam sebelum para penyebar agama lain dari Eropa menguasai negeri itu.
Fakta-fakta ini mungkin akan membuat kita berbeda memandang Amerika
1. Navigator Arab Muslim Pertama ke Amerika

Menurut catatan ahli sejarah dan ahli geografi muslim Al Masudi (871 – 957), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad seorang navigator muslim dari Cordoba di Andalusia, telah sampai ke benua Amerika pada tahun 889 Masehi. Dalam bukunya, ‘Muruj Adh-dhahab wa Maadin al-Jawhar’ (The Meadows of Gold and Quarries of Jewels), Al Masudi melaporkan bahwa semasa pemerintahan Khalifah Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888 – 912), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad berlayar dari Delba (Palos) pada tahun 889, menyeberangi Lautan Atlantik, hingga mencapai wilayah yang belum dikenal yang disebutnya Ard Majhoola, dan kemudian kembali dengan membawa berbagai harta yang menakjubkan. Sesudah itu banyak pelayaran yang dilakukan mengunjungi daratan di seberang Lautan Atlantik, yang gelap dan berkabut itu. Al Masudi juga menulis buku ‘Akhbar Az Zaman’ yang memuat bahan-bahan sejarah dari pengembaraan para pedagang ke Afrika dan Asia
Imigran Muslim pertama di daratan ini tiba sekira tahun 900 Masehi sampai setengah abad kemudian pada masa kekuasaan Dinasti Umayyah. Salah satunya bernama Khasykhasy Ibn Said Ibnu Aswad dari Cordova. Orang-orang Islam inilah yang mendakwahkan Islam pada suku-suku asli Amerika. Sejumlah suku Indian Amerika pun telah memeluk Islam saat itu antara lain suku Iroquois dan Alqonquin.
DR. Youssef Mroueh juga menulis bahwa selama pemerintahan Khalifah Abdul Rahman III (tahun 929-961) dari dinasti Umayah, tercatat adanya orang-orang Islam dari Afrika yang berlayar juga dari pelabuhan Delba (Palos) di Spanyol ke barat menuju ke lautan lepas yang gelap dan berkabut, Lautan Atlantik. Mereka berhasil kembali dengan membawa barang-barang bernilai yang diperolehnya dari tanah yang asing. Beliau juga menuliskan menurut catatan ahli sejarah Abu Bakr Ibn Umar Al-Gutiyya bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Spanyol, Hisham II (976-1009) seorang navigator dari Granada bernama Ibn Farrukh tercatat meninggalkan pelabuhan Kadesh pada bulan Februari tahun 999 melintasi Lautan Atlantik dan mendarat di Gando (Kepulaun Canary).
Ibn Farrukh berkunjung kepada Raja Guanariga dan kemudian melanjutkan ke barat hingga melihat dua pulau dan menamakannya Capraria dan Pluitana. Ibn Farrukh kembali ke Spanyol pada bulan Mei 999.
Perlayaran melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berlepas dari Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 – 1307) raja keenam dalam dinasti Marinid. Kapalnya mendarat di pulau Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Morueh, catatan perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.
 Sultan-sultan dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu, ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika. Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) memerinci eksplorasi geografi ini dengan seksama. Timbuktu yang kini dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu. Menurut prasasti berbahasa Arab yang ditemukan di Mississipi Valey dan Arizona, dikatakan jika orang-orang Islam yang datang ke daratan ini juga membawa gajah dari Afrika.
Sultan yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah Sultan Abu Bakari I (1285 – 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa (1312 – 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.
Para ahli geografi dan intelektual dari kalangan muslim yang mencatat perjalanan ke benua Amerika itu adalah Abul-Hassan Ali Ibn Al Hussain Al Masudi (meninggal tahun 957), Al Idrisi (meninggal tahun 1166), Chihab Addin Abul Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) dan Ibn Battuta (meninggal tahun 1369).

2. Navigator Asia Muslim dari China
Selain itu sejarah juga mencatat bahwa Laksamana Ceng Ho yang beragama Islam, juga pernah mendarat di benua Amerika. Yang menarik, laksamana yang juga seorang da`i muslim ini mendarat 70 tahun lebih awal dari Colombus.
Bahkan armada dan kapal Ceng Ho jauh lebih besar dari kapal milik Colombus. Namun karena sejarah dunia ditulis oleh orang lain, maka fakta bahwa Ceng Ho mendarat lebih dahulu dari Colombus seolah lenyap di balik kebohongan nyata.
Gambar di atas menunjukkan bahwa kapal Cheng Ho memang jauh lebih besar dibandingkan kapal Colombus. Kapal ini juga tercatat pernah mendarat di nusantara, selain berdiplomasi dan berdagang, juga menyebarkan dakwah Islam.
Cheng Ho punya nama arab, yaitu Haji Mahmud Shams. Beliau adalah seorang muslim China yang lahir tahun 1371 dan wafat tahun 1433. Terkenal sebagai pelaut dan penjelajah Tiongkok terkenal yang melakukan beberapa penjelajahan antara tahun 1405 hingga 1433.

3. Navigator Barat  ”Christoforo Colombo”
Lalu, setelah jatuhnya Granada tahun 1492, yang kemudian disusul oleh gerakan Inkuisisi yang dilakukan Gereja terhadap orang-orang Islam dan Yahudi di Spanyol, maka imigran kedua tiba di Amerika sekira pertengahan abad ke-16 Masehi. Tahun 1539, Raja Spanyol, Carlos V, melarang bagi Muslim Spanyol hijrah ke Amerika.


Christoforo Colombo (lidah Barat menyebutnya “Christophorus Colombus”) merupakan anggota Knights of Christ, organisasi payung bagi pelarian Templar yang diburu para penguasa Eropa yang dipimpin Puas Clement IV dan Raja Perancis, King Felipe V, sejak tanggal 13 Oktober 1307.
Semasa mudanya, Colombus menjadi orang kepercayaan dari penguasa Italia, Rene d’Anjou yang merupakan Grandmaster Biarawan Sion. Biarawan Sion sendiri merupakan “Bapak” dari organisasi Knights Templar. Mereka inilah cikal-bakal gerakan Zionisme sekarang ini. Di dalam buku saya, “Knights Templar Knights of Christ” (2006), asal-muasal Colombus dipaparkan dengan lengkap.
Colombus sendiri datang ke Amerika lima abad kemudian. Dalam ekspedisi pertamanya, Colombus dibantu dua nakhoda Muslim bersaudara bernama Martin Alonzo Pizon yang memimpin kapal Pinta dan Vicente Yanez Pizon yang ada di kapal Nina. Kedua bersaudara ini masih kerabat dari Sultan Maroko dari Dinasti Marinid, Abuzayan Muhammad III (1362-1366).
Catatan harian Colombus menyatakan jika pada hari Senin, 21 Oktober 1492, ketika berlayar di dekat Gibara di tenggara pantai Kuba, mereka mengaku telah melihat sebuah masjid dengan menaranya yang tinggi yang berdiri di atas puncak bukit yang indah.

Doktor Barry Fell dari Oxford University juga menemukan jika berabad sebelum Colombus tiba di Amerika, sekolah-sekolah Islam sudah tersebar di banyak wilayah. Antara lain di Valley of Fire, Allan Springs, Logomarsino, Keyhole, Canyon, Washoe, Mesa Verde di Colorado, Hickison Summit Pass di Nevada, Mimbres Valley di Mexico, dan Tipper Canoe-Indiana. Di berbagai kota besar Amerika Serikat. Di tengah kota Los Angeles, terdapat daerah bernama Alhambra, juga nama Teluk El-Morro dan Alamitos. Juga nama-nama seperi Andalusia, Aladdin, Alla, Albani, Alameda, Almansor, Almar, Amber, Azure, dan La Habra. Semuanya nama Islam.
Di tengah Amerika, dari selatan hingga Illinois, terdapat nama-nama kota kecil seperti Albany, Atalla, Andalusia, Tullahoma, dan Lebanon. Di negara bagian Washington juga ada nama daerah Salem. Di Karibia yang juga berasal dari kata Arab, terdapat nama Jamaika dan Kuba, yang berasal dari bahasa Arab “Quba”. Ibukota Kuba, Havana juga berasal dari bahasa Arab “La Habana”.
Seorang sejarawan bernama Dr. Yousef Mroueh menghitung, di Amerika Utara ada sekurangnya 565 nama Islam pada nama kota, sungai, gunung, danau, dan desa. Di Amerika Serikat sendiri ada 484 dan di Canada ada 81.
Dua kota suci umat Islam, Mekkah dan Madinah, nama keduanya juga telah  ditorehkan para pionir Muslim di tanah Amerika jauh sebelum Colombus lahir. Nama Mecca ada di Indiana, lalu Medina ada di Idaho, New York, North Dakota, Ohio, Tenesse, Texas, Ontario-Canada. Bahkan di Illinois ada kota kecil bernama Mahomet yang berasal dari nama Muhammad.
Suku-suku asli Amerika ternyata juga banyak yang berasal dari nama Arab, antara lain Suku Apache, Anasazi, Arawak, Cherokee, Arikana, Chavin Cree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi, Mohigan, Mohawk, Nazca, Zulu dan Zuni. Bahkan kepala suku Indian Cherokee yang terkenal, Se-quo-yah yang menciptakan silabel huruf Indian yang disebut Cherokee Syllabari pada 1821 ternyata seorang Muslim dan senantiasa mengenakan sorban, bukan ikat kepala dari bulu burung seperti yang ada di film-film wild-west ala Hollywood.
Beberapa kepala suku Indian yang juga selalu mengenakan sorban di antaranya Sioux, Chippewa, Yuchi, Iowa, Sauk, Creek, Kansas, Miami, Potawatomi, Fox, Seminole, dan Winnebago. Foto-foto para kepala suku Indian tersebut yang bersorban saat ini masih disimpan di berbagai museum dan arsip nasional Amerika, antara lain yang ada di Philadelphia. Foto-foto itu berasal dari tahun 1835 dan 1870.

 

Februari 10, 2012

Amerika Serikat dan Julukan Negara "Paman Sam"

Kenapa Amerika dijuluki sebagai negara “Paman Sam” (Uncle Sam) ?. Begini ceritanya, dahulu ada orang bernama Samuel Wilson. Ia dilahirkan di Arlington, tanggal 13 September 1766. Pada usia 14 tahun, ia menjadi sukarelawan pejuang bagi negaranya. Setelah dewasa, ia membuka usaha kemasan daging di New York. Ia menyuplai bertong-tong daging bagi tentara AS dalam Perang 1812.

Pada tahun 1812 jumlah barang untuk tentara dibeli di Troy, NY, oleh Elbert Anderson, seorang kontraktor pemerintah. Barang diperiksa oleh dua bersaudara, Ebenezer dan Samuel Wilson. Samuel Wilson sering dipanggil “Uncle Sam” oleh temannya. Setiap paket ditandai inisial E.A.-U.S. Pada saat dimintai arti inisial ini, pekerja yang bercanda menjawab bahwa EA adalah Elbert Anderson dan US adalah Paman Sam yang seharusnya adalah United States. Jadi judul menjadi populer di kalangan para pekerja, tentara, dan orang-orang, dan Pemerintah Amerika Serikat sekarang dikenal sebagai “Paman Sam”

Kisah diatas akhirnya di tulis dalam sebuah koran. Pada 1860-an dan 1870-an, kartunis politis Thomas Nast mulai mempopulerkan gambar Paman Sam. Nast mengembangkan gambar tersebut dengan memberikan Paman Sam janggut putih dan pakaian yang bermotifkan bintang dan garis. Nast juga-lah yang menciptakan citra Sinterklas dan gajah sebagai simbol Partai Republik. Pada September 1961 Kongres AS mengakui Samuel Wilson sebagai cikal bakal symbol nasional Amerika.

Paman Sam Wilson dianggap sebagai tokoh teladan tentang seorang wiraswasta yang suka bekerja keras dan cinta kepada tanah airnya. Wilson wafat di usia 88 tahun pada 1854 dan dimakamkan di Pemakaman Oakwood di Troy, New York. Kota itu mendapat sebutan ‘Rumah Paman Sam.’ Akhirnya , nama Paman Sam secara resmi dipakai untuk julukan negara Amerika. Orang-orang Amerika sekarang bangga dengan julukan dan citra yang dimiliki Paman Sam.

sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/kenapa-amerika-dijuluki-negara-paman.html

Januari 09, 2012

Cerita Kejahatan Sejarah Pendirian Negara Zionis Israel

Bangsa Yahudi yang tinggal diperantauan, terutama di Eropa banyak dibutuhkan untuk menjadi kuli bangunan dan memajukan perekonomian, yang kesempatan itu menyebabkan mereka menjadi kelas menengah di Eropa, tetapi mereka tetap menjadi orang asing di Eropa, tahun 500 M, mereka diintimidasi di Spanyol, tahun 1300 M diusir dari Inggris, tahun 1400 M diusir dari Perancis, tahun 1500 M diusir dari Spanyol. Pada abad inilah Yahudi memperluas petualangannya sampai ke Eropa Timur, Rusia dan Amerika Selatan. Selama satu abad, 1600 M sampai 1700 M, kaum Yahudi berhasil menguasai pasar dan perekonomian Eropa, dan bahkan mereka melibatkan diri dalam pendalaman ilmu pengetahuan modern. Akhirnya mereka mulai melihat titik terang yang akan menyinari jalan ketika mereka hendakmelangkah untuk kembali ke Palestina. Para ilmuwan mereka mulai berfikir merumuskan teorirevolusi yang akan menghancurkan kehidupan manusia, dengan tujuan untuk mengacau duniasehingga mempermudah jalan menuju Palestina.


A. PERJALANAN SEJARAH BANGSA ISRAEL

Max I. Dimont, sejarawan Yahudi, dalam bukunya “Jews, God, and History”, menulis, “Ketika, akhirnya, pada abad XII SM, bangsa Yahudi menetap di sebuah negara yang dapat mereka sebut sebagai milik mereka sendiri. Mereka memilih sejalur wilayah yang merupakan koridor bagi tentara imperium-imperium yang sedang berperang. Bangsa Yahudi harus membayar pilihan ini dengan terbantai di medan pertempuran, dijual sebagai budak, atau dideportasi ke negeri-negeri asing. Tapi mereka terus datang ke tempat tua tersebut, membangun jalur pemukiman kecil baru yang secara berganti-ganti disebut sebagai Kan’an, Palestina, Israel, Judah, Judea dan sekarang Israel lagi”.

Sebagai seorang ilmuwan Yahudi dan juga mayoritas kaum Yahudi lainnya, Max I. Dimont meyakini secara aqidah bahwa Palestina adalah milik bangsa Yahudi karena nenek moyang mereka pernah mendirikan sebuah negara disana. Kawasan itu merupakan kawasan strategis yang menghubungkan antara Asia, Afrika dengan Eropa. Dan dengan doktrin aqidah yang demikian kental diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, bangsa Yahudi tidak mengenal putus asa untuk kembali ke Palestina.

Gambar : Bendera Negara Israel


Kaum Yahudi sekarang secara umum, terdiri dari dua kategaori besar. Pertama, disebut bangsa Sam (Semitic), mengaku sebagai keturunan nabi Ibrahim as, lazim juga disebut bangsa Kan’an. Yang kedua adalah yang bukan Sam, seperti yang berkulit hitam dan sebagainya, bukanlah keturunan langsung dengan nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim as berasal dari Ur, Irak selatan yang kemudian hijrah ke Kan’an Palestina sekitar tahun 2000 SM. Disitulah lahir nabi Ishaq as, kemudian berputera nabi Ya’qub as, kemudian berputera nabi Yusuf as, Kan’an ketika itu terhitung sebuah desa, Al-Qur’an menyebutnya Baduwi (QS 12:100).

Setelah nabi Yusuf as menjadi pembesar di Mesir, nabi Yaqub as beserta seluruh keluarganya hijrah ke Mesir. Di Mesir mereka mengalami kemajuan dan perkembangan baik dari segi jumlah orang maupun kekayaan dan kedudukan. Setelah nabi Yusuf as meninggal dunia kondisi sosial mereka yang semula terhormat mulai bergeser karena mereka meninggalkan amar ma’ruf dan nahi munkar serta jauh dari syariat nabi Yusuf as.

Kerajaan Mesir yang tadinya mereka kuasai diambil alih kembali oleh penduduk asli Mesir dengan menghidupkan kembali Pharaoisme. Sejak itulah bangsa Yahudi mengalami nestapa. Mereka diperbudak berabad-abad lamanya oleh bangsa Hykhos, nama suku dari Asia dan kemudian menjadi bangsa Mesir sendiri. Sesuai dengan kehendak Allah swt, kemudian nabi Musa as lahir. Dia keturunan bani Israel dari suku Levi, beliau diselamatkan Allah swt dari petaka Fir’aun. Bahkan menjadi putra angkat sampai menginjak dewasa. Karena membunuh bangsa Mesir untuk membela orang Yahudi, nabi Musa as melarikan diri ke Madyan dan menikah dengan seorang puteri nabi Syu’aib as. Setelah selama sepuluh tahun bersama keluarga besar nabi Syu’aib as, Allah swt memerintahkannya kembali ke Mesir, sebagai seorang rasul yang diutus kepada bani Israel. Nabi Musa as pun berdakwah menyebarkan risalahnya, sampai beliau bersama sejumlah pengikutnya harus hijrah kembali ke Palestina karena Fir’aun berkehendak membersihkan mereka dari bumi Mesir.

Didalam Al-Qur’an 5:21-26, perintah menuju Palestina memang datang dari Allah swt, tapi mereka enggan masuk ke Palestina meskipun dijamin kemenangan oleh Allah swt. Bahkan berani berkata tidak sopan kepada nabi Musa as. Maka Allah swt mengharamkan bumi Palestian selama empat puluh tahun dan mereka terlunta-lunta di padang Tiih. Fakta sejarah menunjukkan bahwa hampir dua ratus tahun bangsa Yahudi terpontang-panting dikawsan tidak bertuan (padang Tiih) dan sekitarnya, sampai nabi Daud as dan nabi Sulaiman as berhasil mendirikan kerajaan di Palestina, tahun 1040-970 SM. Kerajaan nabi Daud as yang kemudian dilanjutkan oleh nabi Sulaiman as itu hanya utuh selama beliau masih hidup. Setelah nabi Sulaiman as wafat kerajaan itu pecah menjadi dua yaitu Kerajaan Yahuda dan Kerajaan Israel.

Pada tahun 721 SM, kerajaan Israel ditaklukkan oleh Tiglath-Pileser III, raja Assyyira. Pada tahun 586 SM raja Nebuchadnezzar menaklukkan kerajaan Yahuda. Seluruh bangsa Yahudi digiring ke Babylonia untuk menjadi budak. Di Babylonia itulah para pemuka Yahudi menanamkan doktrin‘janji kembali ke kampung halaman’ kepada para pengikutnya. Kemudian pada tahun 550 SM hampir seluruh kawasan Palestina diintegrasikan kedalam kekuasaan Persia. Ketika Alexander The Greath menguasai Palestina pada tahun 334 SM. Alexander membawa bangsa Yahudi ke Yunani. Dari sini mereka kemudian menyebar ke berbagai kawasan di Eropa. Kemudian sejak tahun 160 SM diintegrasikan kedalam kekaisaran Romawi. Pengungsian besar-besaran bangsa Yahudi terjadi lagi pada tahun 66 M sampai tahun 70 M. Setelah pemberontakan mereka terhadap penguasa Romawi gagal dan Gubernur Romawi pada waktu itu, Titus membantai puluhan ribu orang Yahudi untuk memadamkan pemberontakan. Demikianlah seterusnya sampai kedatangan Islam pertama kali dipimpin oleh Umar bin Khattab R.A pada tahun 637 M, mengikuti kemenangan Khalid bin Walid terhadap Romawi Binzantium di Damascus pada tahun 635 M, Umar bin Khattab R.A kemudian mewaqafkan Yerusalem dan tanah Palestina kepada umat Islam seluruh dunia.

Pada tahun 1099 M tentara salib (crusaders) berhasil menguasai Palestina dan kota Yerusalem dengan membantai 70.000 penduduknya baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak. Dengan ijin Allah swt, pada tahun 1187 M, pahlawan Islam, Shalahuddin Yusuf bin Ayyub mengembalikannya kembali dalam pangkuan Islam dan tetap mempertahankannya. Meskipun selama lima tahun sampai 1192 M harus berperang dengan seluruh raja-raja besar Eropa seperti Richard (Inggris), Frederick (Jerman), Leopold (Austria), Louis (Perancis), raja Sisilia, yang berusaha merebut Yerusalem kembali tetapi mereka tidak berhasil. Dalam naungan Islam, negeri Palestina dan kehidupan antar bangsa Yahudi, Filistin dan Arab mengalami perdamaian sampai negeri ini lepas dari naungan Islam pada tahun 1917 setelah Inggris mengalahkan bani Ustmaniyyah dalam Perang Dunia I. Mandat Inggris ini dikokohkan dalam konferensi San Remo tahun 1920 dan pembela Palestina yang utama hilang bersamaan dengan runtuhnya bani Ustmaniyyah pada tahun 1924.


B. BEBERAPA KARAKTER YAHUDI DIDALAM AL-QUR’AN

Bila kita membuka Al-Qur’an maka pertama kali kita temukan adalah surah Al-Fatihah yang kita baca setiap kali shalat. Surah pertama itu sudah mulai berbicara mengenai hakikat Yahudi, yakni mereka adalah orang-orang yang dimurkai Allah (al-maghdhubi-‘alaihim). Demikian pula surah Al-Baqarah, kita akan menemukan di dalamnya 83 ayat berturut-turut berbicara tentang Yahudi, dimulai dari ayat 40 sampai ayat 123. Kemudian disusul dengan puluhan ayat lainnya yang kesemuanya menyoroti tingkah laku kaum Yahudi dalam beragam kondisi dan masalah. Yang lebih menarik ialah ayat-ayat tersebut mampu memberikan gambaran sebagian besar sejarah bangsa Yahudi yang penuh kenistaan serta memberikan kata kunci yang menjelaskan watak asli mereka. Kata kunci itu terdapat dalam ayat 120 surah Al-Baqarah yang artinya, secara psikologis dan historis, mereka tidak pernah dan tidak akan ridha terhadap umat Islam. Meskipun pada waktu tertentu mereka memperlihatkan sikap manis dan tutur kata yang halus, mereka tetap melihat umat Islam dengan penuh curiga dan dendam dan menganggap umat Islam merupakan ancaman utama bagi eksistensi Yahudi.

Gambar : Al-Qur'an


Catatan sejarah mengenai hal ihwal Yahudi ini kita temukan secara lengkap dalam Al-Qur’an di berbagai surah. Bahkan Bani Israil adalah umat yang paling banyak disoroti Al-Qur’an daripada umat lain. Sebab Yahudi adalah tipikal manusia unik. Perjalanan hidup mereka perlu dijadikan pelajaran agar tingkah laku, pola pikir dan sikap pembangkangan mereka terhadap kebenaran yang dibawa para rasul, serta kecenderungan mereka melakukan kerusakan di muka bumi tidak terulang kembali pada umat nabi Muhammad. Juga agar kelicikan dan pengkhianatan mereka terhadap apa saja bentuk perjanjian dan dengan siapa saja, dapat kita waspadai dan diantisipasi secara baik sedari awal.


C. LATAR BELAKANG BERDIRINYA NEGARA ISRAEL
Bangsa Yahudi yang tinggal di perantauan, terutama di Eropa banyak dibutuhkan untuk menjadi kuli bangunan dan memajukan perekonomian. Dalam kesempatan itu menyebabkan mereka menjadi kelas menengah di Eropa tetapi mereka tetap menjadi orang asing di Eropa. Tahun 500 M, mereka diintimidasi di Spanyol, tahun 1300 M diusir dari Inggris, tahun 1400 M diusir dari Perancis, tahun 1500 M diusir dari Spanyol. Pada abad inilah Yahudi memperluas petualangannya sampai ke Eropa Timur, Rusia dan Amerika Selatan.

Gambar : Perluasan Wilayah Israel


Selama satu abad dari 1600 M sampai 1700 M kaum Yahudi berhasil menguasai pasar dan perekonomian Eropa dan bahkan mereka melibatkan diri dalam pendalaman ilmu pengetahuan modern. Akhirnya mereka mulai melihat titik terang yang akan menyinari jalan ketika mereka hendak melangkah untuk kembali ke Palestina. Para ilmuwan mereka mulai berfikir merumuskan teori revolusi yang akan menghancurkan kehidupan manusia dengan tujuan untuk mengacaukan dunia sehingga mempermudah jalan menuju Palestina.

Pada tanggal 1 mei 1776 tokoh Yahudi, Nathan Bernbaum mendirikan Zionisme Internasional dua bulan sebelum kemerdekaan Amerika dideklarasikan. Yahuda Kalai (1798-1878). Tokoh yang lain mempertegas perlunya negara Yahudi di Palestina, Izvi Hirsch (1795-1874), membuat studi agar diaspora Yahudi bisa mendirikan negara di Palestina. Moses Hess tokoh Yahudi membuat buku Roma dan Yerusalem. Theodore Herzl (1860-1904) membuat buku der Yudentaat (negara Yahudi) pada tahun 1896.

Untuk dunia Islam mereka tiupkan revolusi nasionalisme melalui Lowrence of Arabica. Mereka berhasil memecah belah negeri Arab untuk melepaskan diri dari khilafah Utsmaniyyah. Meskipun Eropa dan Rusia sudah berhasil dikacaukan, penghalang utama cita-cita bangsa Yahudi adalah khilafah Ustmaniyah yang menjadi penjaga setia tanah Palestina.


D. AWAL BERDIRINYA NEGARA ISRAEL
Berbagai langkah dan strategi dilancarkan oleh kaum Yahudi untuk menembus dinding khilafah Utsmaniyyah agar mereka dapat memasuki Palestina. Pertama, pada tahun 1892 sekelompok Yahudi Rusia mengajukan permohonan kepada sultan Abdul Hamid untuk mendapatkan ijin tinggal di Palestina. Permohonan itu dijawab sultan dengan ucapan “Pemerintah Ustmaniyyah memberitahukan kepada segenap kaum Yahudi yang ingin hijrah ke Turki, bahwa mereka tidak akan diijinkan menetap di Palestina”, mendengar jawaban seperti itu kaum Yahudi terpukul berat sehingga duta besar Amerika turut campur tangan. Kedua, Theodor Hertzl, penulis Der Judenstaat (Negara Yahudi), founder negara Israel sekarang, pada tahun 1896 memberanikan diri menemui sultan Abdul Hamid sambil meminta ijin mendirikan gedung di al-Quds. Permohonan itu dijawab sultan “Sesungguhnya imperium Utsmani ini adalah milik rakyatnya. Mereka tidak akan menyetujui permintaan itu. Sebab itu simpanlah kekayaan kalian itu dalam kantong kalian sendiri”.

Gambar : Peta Wilayah Israel


Melihat keteguhan sultan, mereka kemudian membuat strategi ketiga yaitu melakukan konferensi Basel di Swiss pada 29-31 agustus 1897 dalam rangka merumuskan strategi baru menghancurkan khilafah Ustmaniyyah. Karena gencarnya aktivitas Yahudi Zionis akhirnya sultan pada tahu 1900 mengeluarkan keputusan pelarangan atas jamaah peziarah Yahudi di Palestina untuk tinggal disana lebih dari tiga bulan. Paspor Yahudi harus diserahkan kepada petugas khilafah terkait. Dan pada tahun 1901 sultan mengeluarkan keputusan mengharamkan penjualan tanah kepada Yahudi di Palestina.

Gambar : Theodore Herzl


Pada tahun 1902, Hertzl untuk kesekian kalinya menghadap sultan Abdul Hamid untuk melakukan risywah. Diantara risywah yang disodorkan Hertzl kepada sultan adalah :
1. 150 juta poundsterling Inggris khusus untuk sultan.

2. Membayar semua hutang pemerintah Ustmaniyyah yang mencapai 33 juta poundsterling Inggris.

3. Membangun kapal induk untuk menjaga pemerintah dengan biaya 120 juta Frank

4. Memberi pinjaman 5 juta poundsterling tanpa bunga.

5. Membangun Universitas Ustmaniyyah di Palestina.

Semuanya ditolak sultan, bahkan sultan tidak mau menemui Hertzl. Diwakilkan kepada Tahsin Basya, perdana menterinya, sambil mengirim pesan “Nasehati mr. Hertzl agar dia tidak terlalu serius menanggapi masalah ini. Sesungguhnya saya tidak sanggup melepaskan kendati hanya satu jengkal tanah itu, Palestina, sebab bukan milik pribadiku. Tapi milik rakyat, rakyatku sudah berjuang memperolehnya sehingga mereka siram dengan darah. Silahkan Yahudi itu menyimpan kekayaan mereka yang milyaran itu. Bila pemerintahanku sudah tercabik-cabik, saat itu mereka baru bisa menduduki Palestina dengan gratis. Adapun jika saya masih hidup, maka tubuhku terpotong-potong adalah lebih ringan ketimbang Palestina terlepas dari pemerintahanku. Kasus ini tidak boleh terjadi karena saya tidak kuasa melihat tubuhku diotopsi sedang nadiku masih berdenyut”.

Berbagai cara kotor dilancarkan Yahudi untuk menghancurkan dunia Islam. Mereka mulai dengan menghancurkan Khilafah Utsmaniyah agar dapat menduduki Palestina. Mereka melakukan lobi dengan Inggris, Perancis, Rusia dan Amerika.

Berikut ini adalah beberapa kejadian penting dalam awal pendirian negara Israel :

1. Pada tanggal 1 Mei 1776, tokoh Yahudi Nathan Bernbaum mendirikan Zionisme Internasional dua bulan sebelum kemerdekaan Amerika dideklarasikan.

2. Yahuda Kalai (1798 – 1878), tokoh yang lain mempertegas perlunya negara Yahudi di Palestina.

3. Izvi Hirsch (1795 – 1874), membuat studi agar diaspora Yahudi bisa mendirikan negara di Palestina.

4. Theodore Herzl (1860 – 1904) membuat buku der Yudentaat (negara Yahudi) pada tahun 1896.

5. 1897, Konferensi Basel, Swiss yang disponsori oleh Hertzl merumuskan penghancuran Bani Ustmaniyah.

6. 1907, meningkatnya aktivitas Freemasonry untuk menjatuhkan Sultan Abdul Hamid dari kursi khilafah.

7. 1917, perjanjian Balfour untuk memberikan Palestina sebagai tanah air bagi Yahudi.

8. 1927, meningkatnya pembangunan rumah dan gedung milik Yahudi di Palestina atas bantuan Inggris.

9. 1937, Yahudi di Palestina mulai membangun kekuatan terorisme bersenjata. Kemudian mereka mendapat bantuan senjata dan latihan militer dari sekutu ketika terlibat dalam PD II.

10. November 1947, dikeluarkanlah resolusi PBB tentang pembagian tanah Palestina antara penduduk Palestina dengan Yahudi pendatang itu. Kemudian menyusul pembubaran Ikhwanul Muslimin dan pembunuhan terhadap Hasan al Banna yang banyak berperan membela Palestina.

11. 1956, Sinai dan Jalur Gaza dikuasai Israel setelah gerakan Islam di kawasan Arab dipukul.

12. 1967, semua kawasan Palestina jatuh ke tangan Yahudi, demikian juga dataran Tinggi golan dan Sinai. Terjadi setelah penggempuran terhadap Gerakan Islam dan hukuman gantung terhadap Sayyid Quthb.

13. 1977, serangan terhadap Libanon dan perjanjian Camp David yang disponsori Anwar Sadat.

14. 1988, surat rahasia Yasser Arafat untuk mengakui eksistensi Israel, berjanji hidup damai dengan Yahudi dan akan menumpas segala aktivitas rakyat Palestina yang melawan Israel.

15. 1993 Perjanjian Gaza Ariha mengenai pemerintahan sendiri interim bagi bangsa Palestina di wilayah-wilayah pendudukan Israel.

16. 1994 Kesepakatan yang memberikan otonomi pertama kepada Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

17. 1995 Kesepakatan perluasan otonomi Palestina ke sebagian besar Tepi Barat.

18. 1996 Pemilu pertama bangsa Palestina, Yasser Arafat terpilih menjadi Presiden.

19. 1997 Kesepakatan perluasan otonomi Hebron dan Tepi Barat.

20. 1998 Kesepakatan transfer 13 persen wilayah Tepi Barat dari Israel ke Palestina dengan imbalan jaminan keamanan.

21. 1999 Kesepakatan Wye River II, di Mesir.

22. 2000 Pertama kali Paus ke Yerusalem dan membela perlunya tanah air bagi Palestina.

23. 2001 Ariel Sharon menggantikan Ehud Barak.

24. 2002 Israel membunuh pemimpin brigade al Aqsho, Raed el-Karmi.
................................................ Dan samapai sekarang tidak bisa lagi dikatakan kekejaman Israel terhadap Umat Muslim di Palestina, Anak-anak, Orang Tua, dan bahkan Wanita menjadi korban ke biadapan mereka.

Peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris

1. Sungai Eufrat & Tigris

Sungai Eufrat (Inggris: Euphrates) adalah sungai yang terletak di negara Republik Islam Irak. Didekat sungai Eufrat terdapat sungai Tigris yang memanjang dari Anatolia, Republik Turki hingga Republik Islam Iran dengan panjang sekitar 1.900 km. Kedua sungai ini memiliki berbagai peradaban penting dunia. Peradaban-peradaban yang terletak dikedua sungai ini erat kaitannya dengan agama abrahamik, yaitu : Kristen, Yahudi dan Islam. Dalam Kristen dan Yahudi sesuai dengan perjanjian lama (Taurat), dimana Abraham pernah berpindah dari Ur-Kasdim yang merupakan reruntuhan kota Ur kuno dari periode peradaban Sumeria ke Haran utara dari peradaban Mesopotamia ditepi sungai Eufrat. Sedang dalam Islam merupakan tempat terjadinya Pertempuran Karbala ditepi sungai Eufrat dimana Imam Huessain beserta keluarga dan sahabat beliau mati terbunuh. Pertempuran Karbala sendiri merupakan perang antar umat islam sunni dengan syiah yang terjadi pada tahun ke-61 dalam kalender Islam.

2. Letak Geografis
Sungai Eufrat dan Tigris merupakan sungai yang bersumber dari Pegunungan Armenia (Turki), keduanya berada di daerah Mesopotamia (sekarang Irak). Mesopotamia adalah nama sebutan daerah yang diapit oleh dua sungai, meso berarti tengah dan potamos artinya sungai. Daerah ini merupakan daerah yang sering kena banjir di saat musim hujan, dengan begitu lumpur-lumpur yang dibawa air menyebabkan lahan di sekitarnya menjadi subur. Menurut para ahli daerah ini merupakan daerah utama terjadinya bencana banjir Nabi Nuh a.s.
Lembah Sungai Eufrat dan Tigris terjadi karena disebabkan oleh daerah yang mengelilinginya adalah gurun yang terbentang luas, yaitu Gurun Elbrus dan Gurun Hamad. Tampak terlihat daerah Mesopotamia adalah lahan yang paling subur dibandingkan sekelilingnya. Kesuburan tanah mendatangkan manusia untuk bertempat tinggal di daerah tersebut dengan pencahariannya bercocok tanam. Dari kondisi tersebut, muncul peradaban, bahkan para ahli mempercayai bahwamesopotamia adalah tempat asalnya peradaban manusia di dunia.

B. Peradaban Lembah Sungai Eufrat & Tigris

Mesopotamia terletak diantara dua singai besar Eufrat & Tigris yang kini menjadi Republik Islam Irak. Dalam bahasa Yunani Mesopotamia berarti “Tanah diantara Sungai-sungai”. Mesopotamia dianggap sebagai peradaban tertua didunia.  Mesopotami adalah negara kerajaan kota yang pada zaman perunggu terdapat Kerajaan Kota Sumeria yang berpusat di Akkadia dan Kerajaan Kota Assyiria yang berpusat di Babylonia.
Berbagai macam bangsa dan pemerintahan pernah menguasai daerah ini, contohnya adalah bangsa Sumeria, Babylonia Lama, Assyiria, Babylonia baru.

a. Sistem Pemerintahan Mesopotamia :

1. Sumeria

Sumeria merupakan bangsa pertama yang menguasai daerah Mesopotamia. Bangsa Sumeria mendirikan kerajaan Sumeria pada tahun 3500 SM. Bentang alam dan bentuk geografi memiliki dampak besar bagi perkembangan politik diwilayah itu.
Setiap kota dipisahkan oleh bentang gurun yang sangat luas dan rawa-rawa. Kominikasi antar kota sangatlah sulit karena setiap kota terisolir oleh bentang alam yang sulit dan sangat berbahaya. Karena bentuk geografis yang sangat sulit setiap kota menjadi negara-kota. Walau setiap kota memiliki kemerdekaannya sendiri, Sumeria tetap memiliki pusat pemerintahan yang satu dan tunggal yakni berpusat di Kota Ur.
Kekuasaan tertinggi kerajaan ini dipegang oleh seorang pendeta raja yang disebut “Patesi”. Bangsa Sumeria adalah bangsa yang maju, hal tersebut dapa dilihat dari hasil-hasil kebudayaan bangsa ini. Setiap hasil kebudayaan bangsa ini di bedakan dari segi Teknologi, Astronomi, Matematika, dan Sastra.

Hasil kebudayaan dari Bangsa Sumeria dalam segi Teknologi adalah:
  • Keberhasilan dalam membuat alat bantu dari logam
  • Kaca dan Lampu
  • Tekstil yang berupa Tenun
  • Pengendalian banjir
  • Sistem Irigasi
  • Kereta Perang
  • Kawat gigi
Dalam Segi Astronomi Bangsa Sumeria telah mengenal sistem penanggalan kalender 12 bulan berdasarkan siklus bulan. Dalam penanggalan ini 1 tahun terdiri  12 bulan,  1 hari terdiri 24 jam, 1 jam terdiri 60 menit, 1 menit terdiri dari 60 detik. Selain itu Bangsa Sumeria juga telah mengenal Tahun Komariyah dan Samsyiah. Dalam segi Sastra hasil peninggalan kebudayaannya berupa “Huruf Hieroglyph” yang disebut “Huruf Paku”. Bangsa Sumeria juga telah mengenal suatu lingkaran adalah 360°.
Bangsa Sumeria adalah penganut Polytheisme atau kepercayaan terhadap banyaknya Tuhan atau Dewa-Dewi.  Dewa-Dewi yang disembah oleh bangsa Mesopotamia adalah :
  • Anu atau Uruk sebagai Dewa Langit atau juga Dewa Surga.
  • Enki atau Ea atau Eridu sebagai Dewa Kebaikan yang menguasai Air yang ada di bumi dan sebagai Dewa penyembuh dan pembimbing sekaligus dianggap sebagai Dewa pemberi ilmu pengetahuan dan Seni.
  • Enlil atau Hipper sebagai Dewa yang menguasai Tanah dan Bumi. Roh Baik dan Jahat dianggap taat dan patuh akan segala perintah dari Dewa ini.
  • Inanna sebagai Dewa Venus dan sebagai penguasa Barat dan Timu.
  • Utu sebagai Dewa Matahari.
  • Nanna sebagai Dewa Bulan.
Setiap Dewa diyakini memilki para pelayan dan pembantu yang disebut dewa kecil. Penyembahan terhadap setiap Dewa berlangsung di sebuah candi yang berundak-undak dengan pusat yang memiliki gang-gang disetiap sisinya yang mengapit yang digunakan sebagai kamar para imam. Candi ini dinamakan Ziggurat.
Perang menjadi hal yang sering antar negara-negara kota Sumeria. Senjata yang dipakai oleh bangsa Sumeria tombak dengan anyaman perisai. Tentara bertomabak ini disebut dengan ifanteri phalanx.
Peradaban Bangsa Sumeria berakhir pada tahun 2350 SM karena adanya serangan dari bangsa Akkadia yang dipimpin Sargon.

2. Akkadia

Bangsa Akkadia adalah bangsa kedua yang menguasai Mesopotamia pada tahun 2300 SM. Pusat pemerintahan Kerjaan Akkadia adalah kota Akkad. Bangsa ini berasal dari daerah padang pasir yang terletak di daerah utara Mesopotamia. Dibawah kepemimpinan Sargon, bangsa Akkadia semakin bertambah kuat dan melakukan serangan besar ke Kerajaan Sumeria hingga berhasil menduduki seluruh daerah Mesopotamia. Keberhasilan menduduki Mesopotamia ini membuat bangsa Akkadia tidak lagi menjadi bangsa pengembara namun kini telah menetap di daerah Mesopotamia. Bangsa Akkadia mengambil dan meniru semua hasil kebudayaan dari bangsa Sumeria. Bahka mereka berintegrasi dengan penduduk yang ditaklukkan.
Ekonomi bangsa Akkadia bersumber pada sistem pertanian. Terdapat dua pusat utama pertanian di Akkadia, yaitu:
  • Daerah Selatan, menggunakan sistem pertanian irigasi.
  • Daerah Utara, dikenal dengan daerah Upper yang menggunakan sistem pertanian hujan musiman.
Bangsa Akkadia juga penganut Polytheisme. Agama yang dianut bangsa Akkadia sama dengan agama yang dianut dengan bangsa Sumeria karena adanya integrasi antar penduduk Akkadia dengan Sumeria. Hasil kebudayaan dari bangsa ini adalah ukiran dari lilin dan pengecor perunggu. Bangsa Akkadia juga sudah mengenal wiracarita atau serita kepahlawanan seperti Adopa, Etana, dan Gilgamesh. Semua wiracarita di ceritakan dalam bentuk syair. Bangsa ini juga telah memiliki layanan pos dengan segel yang biasanya bergambar Raja Sargon atau putrnya Naram-sin. Pemerintahan Kerjaan Akkadia berakhir sekitar tahun 2080 SM.

3. Babylonia Lama
Babylonia Lama berhasi menguasai Mesopotamia setelah menakhlukkan Kerajaan Akkadia. Bangsa Babylonia mulai membangun. kerajaan Babylonia Lama pada tahun 1850 SM. Bangsa Babylonia Lama di kenal dengan bangsa Amorit. Bangsa Babylonia penganut Polytheisme dengan Dewa tertinggi dan Dewa utama yang bernama Dewa Marduk atau Shamush. Ibu Kota Kerajaan Babylonia berpusat di kota Babel. Raja yang terkenal pada era kerajaan Babylonia lama adalah Raja Hammurabi yang berhasil membangun sebuah Imperium. Kesuksesan lain yang dihasilkan Raja Hamurabi adalah menyusun undang-undang Hamurabi. Hukum yang dibuat oleh Raja Hamurabi menegaskan hukuman yang setimpal dan adil bagi pelanggar hukum. Hukum yang dibuat Raja Hamurabi disebut Piagam Hamurabi.  Piagam Hamurabi dipahat pada sebuah batu besar dengan ukiran gambar pada bagian atasnya.
Piagam tersebut seluruhnya ada 282 hukum, akan tetapi terdapat 32 hukum diantaranya yang terpecah dan sulit untuk dibaca. Isinya adalah pengaturan atas perbuatan kriminal tertentu dan ganjarannya.
Hammurabi selain merupakan raja, adalah juga seorang pemimpin agama masyarakat Babilonia. Dengan demikian, Piagam Hammurabi merupakan suatu aturan resmi yang dijalankan oleh masyarakat dan pemerintahan Babilonia. Diperkirakan bahwa dahulu hukum-hukum yang diterbitkan dibuat menjadi piagam (dalam bentuk prasasti) dan diperlihatkan kepada khalayak ramai untuk memperoleh persetujuan. Jadi hukum-hukum bukan dibuat oleh pemerintah semata-mata agar sesuai dengan pendapatnya sendiri. Dalam pengertian ini, Piagam Hammurabi dapat dianggap sebagai pendahulu dari sistem hukum resmi seperti yang saat ini berlaku pada masyarakat modern.
Setelah Wafatnya Raja Hamurabi, Kerjaan Babylonia yang maju dan besar mulai melemah karena adanya besar-besaran dari bangsa Hatti dari arah barat. Serang yang besar tersebut menghancurkan dan meruntuhkan Kerajaan Babylonia Lama. Hingga penguasaan Mesopotamia oleh bangsa Assyria, Bangsa Babylonia berpindah kedaerah selatan Mesopotamia. Bangsa Babylonia mulai mengembangkan kembali Kerajaannya di Mesopotamia selatan, Bangsa Neo-Babylonia ini dikenal dengan Chaldea.

4. Kerajaan Assyria

Bangsa Assyria adalah bangsa penganut polytheisme yang berhasil menguasai seluruh daerah Mesopotamia (kecuali Mesopotamia selatan yang masih dibawah kuasa Neo-Babylonia). Bangsa Assyria menyembah dewa Assyur atau dewa matahari namun masyarakat Assyria mulai menganut agama Kristen yang berpusat di Gereja Timur karena adanya pengaruh dari Kekaisaran Roma.
Pada abad ke-7 Bangsa Arab mulai masuk Assyria. Pada masa ini Assyiria mengalami Arabisasi dan Islamisasi namun bangsa Pri-bumi Assyria yang telah menganut Kristen melakukan perlawan untuk mempertahankan etnis Mesopotamia, warisan, identitas, nama dan Mesopotamia Aram dialek sebagai bahasa ibu. Masa masuknya pengaruh Islam-Kristen ini disebut Neo-Assyria.
Raja-raja yang pernah berkuasa  di kerajaan Assryia adalah Raja Sargon II (kelanjutan Raja Sargon Akkadia), Raja Sennacherib, dan Raja Assurbanipal. Bangsa Assyria telah menguasai ilmu Astrologi, yaitu ilmu perbintangan dan ilmu Astronomi, yaitu ilmu tengtang benda-benda angkasa. Bangsa ini juga mengenal pemagian tahun menjadi 365 1/4 hari.
Bangsa Assyria lambat laun mulai melemah karena adanya pergolakan politik, etnis dan agama antara Islam Arab dengan Kristen Roma. Hal ini diketahui oleh Neo-Babylonia atau Chaldea. Bangsa ini mulai menyerang Kerjaan Assyria. Penyerangan sampai puncaknya pada tahun 612 SM hingga membuat kerajaan ini kehilangan ibu kotanya yaitu Niniveh.

5. Kerajaan Neo-Babylonia

Kerajaan Neo-Babylonia juga dikenal dengan Era Chaldea atau Era Kasdim. Setelah berhasil menguasai Mesopotamia dari Kerajaan Assyria, Bangsa Chaldea yang berada dibawah kepemimpinan Raja Nabopalassar mulai membangun kembali Kerajaan Babylonia yang baru.
Kerajaan Neo-Babylonia terletak di tepi sungai Eufrat dengan ibu kotanya yaitu Babylonia. Raja Nabopalassar kemudian digantikan oleh anaknya yang bernama Raja Nebokadnezar. Raja Nebokadnezar memimpin selama 43 tahun.
Selama kepemimpinan Raja Nebokadnezar Kerajaan Neo-Babylonia mengalami masa kejayaan.
Keberhasilan yang diraih Raja Nebokadnezar adalah sebagai berikut.
  • Berhasil meruntuhkan kerjaan Yerussalem yang dikuasai Bangsa Yahudi yang terletak di Tanah Kanaan dengan ditandai hancurnya Bait Allah yang merupakan rumah Allah yang dibangun Raja Salomo (Nabi Sulaiman a.s.)
  • Berhasil menguasai kota besar di sekitar Kota Yerussalem yaitu Damaskus.
  • Membuat jalan dan jembatan untuk memperlancar hubungan dan lalu lintas antar kota.
  • Membangun Taman Gantung Babel dan Menara Babel (Keduanya hancur akibat serangan dari bangsa Persia).
  • Membagi katulistiwa yang mengelilingi bumi menjadi 360°.
Bangsa Neo-Babyloni mengalami keruntuhan akibat serangan dari bangsa Persia dari arah Timur dan Utara pada tahun 539 SM.

6. Kerajaan Persia (Persia Empire)
Kerajaan Persia adalah sebuah kerajaan luas yang terletak di sebelah timur sungai Tigris dengan ibu kotanya Persepolis. Kerajaan Persia mulai dibangun pada saat kepemimpinan Raja Cyrus dengan memperluas wilayah Persia hingga ke barat yaitu mesir serta Mesopotamia dan ke timur yaitu sebelah barat India. Raja Cyrus memiliki gelar agung yaitu “Cyrus The Great”. Raja Cyrus terlahir pada tahun 576 SM di provinsi Persis sebagai keturunan penguasa lokal yang merupakan bawahan raja Media.
Raja Cyrus sangat berhasil dalam memperluas wilayah Persia. Daerah-daerah kekuasan pada masa pemerintahan Raja Cyrus sebagai berikut.
  • Kerajaan Media (wilayah Iran sekarang ini) dan provinsi Persis di barat daya Iran.
  • Kerajaan Babilonia di Mesopotamia (wilayah Irak sekarang ini).
  • Suriah dan Palestina.
  • Mesir.
  • beberapa daerah di timur laut dari kerajaan Media (Asia Tengah), didapatnya dari menaklukkan Massage Tae, suku nomad yang hidup di Asia Tengah sebelah timur laut Kaspia.
  • Kerajaan Lidia di Asia Kecil (wilayah Turki sekarang ini).
  • sebagian negara Pakistan dan Afganistan sekarang ini.
  • Sedikit daerah India.
Raja Cyrus juga pernah mendapat berbagai keberhasilan dalam memerintah. Berikut keberhasilan Raja Cyrus semasa memerintah.
  • Pembangunan kembali kota-kota yang hancur akibat perang terutama Kota Yerussalem.
  • Pembebasan orang-orang Ibrani di tanah Kanaan.
  • Kebebasan beragama di Persia dan daerah jajahan ditegakkan.
  • Pembangunan kembali tempat-tempat suci bangsa Babel.
Raja Cyrus wafat dalam pertempuran melawan bangsa Tura. Kepemimpinan kemudian digantikan oleh anaknya yang bernama Cambysses. Pada tahun 525 SM Cambysses berhasil menakhlukkan negeri Mesir. Setelah raja Cambysses meninggal kepemimpinan digantikan anaknya yang bernama Darius. Dibawah kepemimpinan Raja Darius Kerajaan Persia mencapai masa kejayaan. Pada masa itu juga Raja Darius membangun sebuah istana megah dan indah di kota Suza. Selain itu Raja Darius juga memiliki sebuah kerajaan di ibu kota Persepolis yang terkenal akan tangga raksasa untuk memasuki istana tersebut.




Keberhasilan Raja Darius adalah sebagai berikut.
  • Membuat jalan raya yang menghubungkan Persepolis dengan daerah-daerah sekitarnya.
  • Membangun pos-pos pertahanan militer.
  • Membagi seluruh wilayah Persia beserta jajahannya menjadi 20 Ksatrapi yang berbentuk negara perwalian merdeka dengan seorang wali negara yang disebut Ksatrap.
  • Pemerintahan bersifat Desentralisasi dan diatur dengan adat lama sehingga tak menimbukan perpecahan.
Agama yang dianut Bangsa Persia adalah agama Zorotheisme dengan nabi mereka yaitu Zoroaster. Agama ini adalah agama yang menganut kepercayaan terhadap Dewa-Dewi dengan pemujaan terhadap kesempurnaan alam. Agama ini memiliki kitab suci Awesta. Dewa tertinggi adalah Ahura Mazda sebagai dewa Langit. Agama ini tidak memiliki tempat-tempat sebagai tempat ibadah seperti halnya candi, kuil atau sinagoga. Kepercayan lain yang dianut oleh kaum minoritas adalah kepercayaan lama Babylonia di bekas daerah Babylonia, Kristen dan Yahudi ditanah kanaan.
Kerajaan Persia hancur karena banyaknya pemberontakan oleh bangsa-bangsa jajahan seperti Yahudi dan adanya serangan dari Iskandar Zulkarnaen atau Alexander the Great dari kerajaan Macedonia.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Blog Themes | Bloggerized by andri pradinata - Gold Blogger Themes | AP14