Oktober 12, 2011

Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Negara–negara Afrika


Afrika merupakan Benua terbesar kedua di dunia. Pada awalnya tidak ada yang tertarik dengan benua ini termasuk bangsa-bangsa barat. Hal ini diakibatkan karena di Afrika tanahnya gersang, sulit air, tandus, dan banyak terdapat gurun pasir yang luas.Tetapi setelah bangsa barat datang ke Afrika, maka wilayah Afrika dibagi menjadi banyak wilayah kekuasaan
Sampai dengan PD I tinggal ada 2 negara yang merdeka yaitu : Liberia dan Ethiopia. Sementara negara lainya sudah dikuasai oleh bangsa barat, Misalnya : Inggris berkuasa di :Mesir, Sudan, Uganda, Kenya, dll yang semuanya merupakan daerah yang subur dan padat penduduknya. Sementara kekuasaan Prancis Meliputi :Sahara, Gueinia, Maroko Aljazair, Tunisia, dll. Adapun wilayah yang dikuasai Prancis Terbagi dalam dua Propinsi besar yaitu : Afrika barat Prancis dan Afrika Equator Prancis. Selain itu negara lainya di Afrikapun rata-rata juga sudah dikuasai bangsa barat lainya.
Kebanyakan negara-negara barat didalam menguasai Afrika tidak sampai daerah pedalaman, hanya Inggris dan Prancis yang melakukan itu. Inggris hampir menguasai seluruh daerah Afrika dari utara ke selatan, terbukti dengan dibangunya jalur kereta api dari Cape sampai ke Cairo oleh Cecil Rhodes. Prancis yang ingin menguasai dunia dari samodra ke samodra di Afrika barat berhasil menemukan lautan Atlantik dan Guinia Prancis. Niat Inggris yang ingin menguasai dari daerah utara ke selatan terhalang oleh Jerman yang menguasai daerah Tanganyika dan Afrika bagian timur berdasarkan Perjanjian Helgoland 1892. Sebaliknya cita cita Prancis juga terhalang inggris di Sudan. Dengan melihat fakta diatas maka jelas bahwa sebelum Perang Dunia I daerah Afrika terbagi bagi menjadi daerah daerah kekuasaan bangsa barat.
Di Afrika selatan menjelang perang dunia I terjadi konflik antara orang  Inggris dengan orang Prancis keturunan. Hal ini disebabkan karena Inggris ingin agar Afrika Selatan yang sudah memperoleh hak otonomi berdiri dibelakang sekutu. Sementara orang Boer yang secara psikis lebih dekat dengan Jerman ingin agar Afrika selatan memihak Jerman. Akhirnya Inggris yang menang dan Afrika Selatan berdiri di belakang sekutu.
Perang dunia I membawa perubahan peta kekuasaan di Afrika. Yaitu tersisihnya dua penguasa berdasarkan perjanjian Versailles. Negara yang kalah dalam perang harus menyerahkan daerah kekuasanya pada LBB  menjadi daerah mandat. Daerah Jerman sebagian besar dikuasai oleh Inggris dan Prancis. Tanganyika dikuasai Inggris dan Belgia berkuasa di Ruanda dan Burundi.
Selama waktu antara Perang dunia I dan II belum muncul Nasionalisme di Afrika. Baru setelah selesai perang dunia II munculah nasionalisme besar-besaran di Afrika maupun di Asia yang ingin melepaskan diri dari penjajahan bangsa bangsa Eropa dengan tujuan untuk mencapai sebuah kemerdekaan. Setelah melalui perjuangan panjang akhirnya bangsa-bangsa di Afrika banyak yang mencapai Kemerdekaan pada sekitar tahun 1960. Selain dicapai melalui perjuangan kemerdekaan juga dicapai melalui solidaritas negara-negara di Asia dan Afrika juga ada yang dicapai secara damai yaitu kemerdekaan yang diberikan langsung oleh negara yang menjajah. Hanya ada  dua negara yang tidak mau melepaskan tanah jajahanya yaitu Spanyol dan Portugis. Bekas jajahan Inggris dan Prancis terpecah menjadi negara-negara kecil yang merdeka. Adapun kelompok negara negara baru tersebut adalab sebagai berikut:
  1. Bekas jajahan Inggris : Sudan, Uganda, Kenya, Zansibar, Tanzania,  Malawi dan Zambia.
  2. Di Afrika Barat : Ghana, Senegal, Gambia, Nigeria dan Somalia.
  3. Daerah Prancis di Afrika Utara meliputi : Maroko, Aljazair, Tunisia, Mauritania, Niger, Pantai gading, Afrika Tengah, Chad, Kamerun, Togo, Malagazi, Eritrea, Congo, Gabon.

IMPERIALISME DAN POLITIK KOLONIAL BARAT DI AFRIKA

A. Sejarah dan Arti Imperialisme

Kata Imperialisme berasal dari bahasa latin yaitu ”Imperium”  yang berarti perintah. Istilah tersebut pertama kali digunakan oleh Inggris pada tahun 1870 dan 1855. Secara istilah Imperialisme berarti sebagai suatu usaha untuk memperoleh hubungan yang erat antara bagian-bagian kerajaan Inggris dengan negeri induk, baik hubungan cultural maupun mengadakan perjanjian politik dan  militer. Dalam perkembanganya kata Imperialisme mengalami perubahan arti dari semula yang berarti “ Perintah” menjadi “ Hak memerintah” atau “kekuasaan memerintah” dan berubah lagi menjadi daerah dimana kekuasaan memerintah itu dilakukan. Adapun tujuan dari Imperialisme pada awalnya ada 3 macam yaitu: Gold, Glory, Gospel. (Mencari kekayaan, Menyebarkan Agama dan kejayaan).
Imperialisme yang pertama kali dilakukan oleh bangsa barat pada abad  16. Adapun Imperialisme pada saat itu dibagi dalam 2 hal yaitu: Imperialisme tua (kuno) dan Imperialisme moderen. Imperialisme kuno dilakukan dengan cara melakukan penaklukan penaklukan negara dan bangsa lain untuk menjamin perdaganganya. Untuk kegunaanya imperialisme kuno hanya mengambil barang mentah tanpa menyajikan balasan barang jadi pada negeri jajahan. Imperialisme juga banyak dilakukan dengan expansi expansi ke negara lain. Adapun  yang menjadi pelopor dari Imperialisme kuno adalah negara Portugis dan Spanyol. Sasaran mereka adalah negara-negara dikawasan Asia, Australia, dan Amerika.
Sedangkan Imperialisme moderen yang dipelopori oleh Inggris yang telah berhasil dengan Revolusi Industrinya dan diikuti oleh negara-negara kapitalis lainya seperti Jepang dan Amerika Serikat. Imperialisme moderen dilakukan untuk memenuhi kebutuhan industri dan modalnya yang surplus dengan cara exploitasi dan penetrasi kebudayaan. Setelah berkembangbya nasionalisme berkobar di luar Eropa, imperialisme moderen bersembunyi dalam bentuk: Protecktorat, Domonion, Negara mandap, dan negara negara boneka. Dalam Imperialisme moderen maka yang diambil adalah barang mentah tetapi setelah itu disajikan pula barang dalam bentuk jadi kepada negara jajahan. Dalam bahasa mudahnya dalam Imperialisme moderen negara yang melakukan Imperialisme menjadikan negara jajahan sebagai negara pemasaran hasil industri yang mengalami surplus. Tujuan pokoknya adalah mempengaruhi dan menguasai ekonomi bangsa lain. Dengan melihat fakta diatas tentunya jelas dan dapat kita simpulkan bahwa pada hakikatnya tujuan imperialisme adalah sama. Tetapi terdapat pula corak corak khusus yang membedakan satu sama lain yaitu:
  • Adanya perbedaan corak politik kolonial. Perbedaan corak politik kolonial yang dilakukan oleh pemerintah kolonial di tanah jajahanya masing-masing.
  • Cara yang dipakai oleh bangsa terjajah untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan yang berbeda-beda juga.
2 hal itu yang membedakan  corak corak khusus imperialisme  yang satu dengan yang lain. Imperialisme moderen yang dipelopori oleh Inggris mencapai kejayaan pada tahun 1885 sampai dengan 1900. dengan adanya Imperialisme yang dilakukan oleh bangsa bangsa barat tentunya juga menimbulkan dampak yang dirasakan oleh bangsa yang terjajah antara lain adalah: Adanya kemiskinan yang terjadi di tanah jajahan, Adanya penderitaan yang tak terhingga di tanah jajahan, Imperialisme juga menyebabkan suatu bangsa yang terjajah mengalami pecah belah dan terbelakang, serta menyebabkan bangsa terjajah kehilangan keppribadian.

B. Politik Kolonial Barat di Afrika.

Ada bermacam corak ragam politik kolonial barat di Afrika, akan tetapi pada dasarnya tujuan mereka adalah sama yaitu politik pecah belah atau adu domba. Hal ini dilakukan untuk mempermudah didalam usaha untuk tetap menguasai tanah jajahan. Dalam hal ini penulis ingin menyampaikan politik kolonial yang dilakukan oleh Inggris dan Prancis di Afrika. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan kedua negara tersebut yang berhasil mendominasi negara-negara di Afrika.
Politik kolonial yang dilakukan Pranci di Afrika diantaranya :
  1. Politik Asimilasi/Percampuran
Dalam hal ini orang-orang pribumi di Afrika diperlakukan sama dengan orang Prancis, perlakuan yang sama ini diberikan disegala bidang kehidupan antara lain: Pendidikan, hukum, Sosial ekonomi maupun hak yang sama dalam Parlemen.
  1. Politik Asosiasi
Pada politik ini maka Prancis melebur orang pribumi dan mencetak kembali menjadi orang orang yang berjiwa Prancis.
  1. Politik Devide At Impera
Politik ini dilakukan dengan memecah belah penduduk pribumi sehingga lebih mudah untuk dikuasai.
  1. Politik Conversion au Cristianisme
Politik ini dilakukan dengan cara mengadakan Kristenisasi terhadap penduduk pribumi.
Sedangkan politik yang dilakukan Inggris antara lain adalah:
1.   Pola Politik C. Khodes
Politik kolonial ini dilakukan dengan penekanan kepada kepentingan imperium Inggris atau kepentingan kaum kolonis di koloni.
2.   Pola Politik D. Livingstone.
Pada politik ini menekankan kepada pertanggungan jawab sebagai pembimbing untuk bumi putera.
3.   Sistem pemerintahan In Direct rule
Dalam system pemerintahan ini adalah system pemerintahan tidak langsung yaitu melalui birokrasi-birokrasi yang ada.
4.  Membiarkan tetap berlangsungnya kebiasaan-kebiasaan yang telah berlaku di tanah jajahan.
  1. Membimbing penduduk di tanah jajahan kearah pemerintahan sendiri yang mandiri secara pelan pelan dan Evolusioner.
Jadi apabila kita bandingkan Politik kolonial dari kedua negara tersebut memang mengalami perbedaan corak, akan tetapi pada dasarnya adalah sama yaitu sama sama dilakukan untuk tetap bisa menguasai wilayah jajahan.
Berbeda dengan di Asia, di Afrika sebagian besar jatuh ke kaum kolonialis dan imperialis tanpa disertai perlawanan yang hebat, walaupun ada juga yang disertai oleh sebuah perlawanan yang hebat yang dilakukan oleh kaum nasionalis yang ada. Akan tetapi sebagian besar negara Afrika jatuh ketanah jajahan akibat dari perjanjian perjanjian yang diadakan antara kaum imperialis sendiri atau kaum imperialis dengan kepala kepala suku yang ada di Afrika.

ARTI EXPLORASI DAN AKIBAT AKIBATNYA BAGI BANGSA BANGSA DI AFRIKA

Benua Afrika sering dikatakan sebagai “The Dark Continent” karena benua Afrika sebagian besar belum dikenal oleh dunia internasional. Daerah yang dikenal hanya sebagian kecil Afrika bagian Utara yang letaknya dekat dengan Eropa. Pada zaman Roma kuno  sebagian dari daerah Afrika utara dimasukkan dalam “Imperium Romanum”. Daerah tersebut dinamakan Africano. Pada awalnya orang orang mengira bahwa daerah ini tidak berpenduduk, dan hanya didiami oleh binatang buas.
Tahun 1453 merupakan tahun yang penting bagi sejarah dunia, yaitu jatuhnya kota Konstantinopel yang mengakibatkan runtuhnya perdagangan Eropa karena Sultan Turki menutup Bandar-bandarnya bagi kapal-kapal kaum Nasrani. Tetapi orang Eropa berusaha mencari jalan lain yang nantinya akan membawa mereka menuju dunia timur. Dalam usahanya mencari jalan baru maka daerah Afrika yang tadinya dikatakan masih dalam keadaan gelap berangsur-angsur mulai dikenal oleh dunia barat. Penjelajahan daerah Afrika pada awalnya dipelopori oleh Portugis dengan tokoh Bartolomeuz Diaz dan kemudian disusul oleh Vasco da Gama. Setelah sampai sedemikian jauh daerah Afrika yang telah dikenal oleh dunia barat barulah daerah-daerah yang letaknya masih ditepi saja. Sedangkan daerah pedalaman masih dalam keadaan “The Dark Continent”.
Daerah Afrika tersebut kemudian diduduki oleh bangsa Eropa dari berbagai negara seperti: Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dll. Sedangkan tokoh tokoh penjelajahanya antara lain adalah: Henry Morthon Staenly, David Livingstone, Baker, Gordon, de Brazza. Berkat aktivitas para penjelajah boleh dikatakan seluruh daerah Afrika sudah dikenal seluruhnya. Dengan demikian daerah Afrika tidak  merupakan dunia gelap atau “The Dark Continent”. Tetapi dengan dikenalnya seluruh Afrika berarti pula datangnya bencana bagi orang-orang asli Afrika yaitu datangnya bahaya Imperialisme(penjajahan). Dengan demikian disadari atau tidak maka para penjelahahpun turut ambil bagian dalam pembentukan imperialis kapitalis bangsanya. Selain para penjelajah yang juga berperan disini adalah para pedagang-pedagang besar. Ditulisan ini penulis akan meyajikan tokoh tokoh expedisi Afrika beserta dengan hasil hasilnya sebagai berikut:

A. Arti Expedisi Livingstone

Penemuan baru hasil dari Expedisi yang dihasilkan Livingstone dan kawan kawan sangat berarti besar bagi pengungkapan Afrika, terlebih setelah terbitnya buku-buku karya Livingstone cs, yang membuka mata bangsa Eropa tentang eloknya Afrika. Afrika merupakan sebuah benua baru dengan sumber kekayaan yang sangat luar biasa sehingga memancing minat bangsa-bangsa lain untuk menguasainya terutama bangsa barat. Tercatat ada beberapa negara yang berebut untuk menguasai Afrika, bahkan Afrika yang sangat luas itu nantinya kekuasaanya akan dibagi bagi menjadi beberapa bagian sesuai negara yang menguasainya. Berikut adalah beberapa negara yang berusaha menguasai Afrika : Jerman, Inggris, Belgia, Prancis, dll.
Untuk menghindari konflik di Afrika menyangkut perebutan kekuasaan di Afrika maka terciptalah sebuah konggres di Berlin ( Jerman ) pada tahun 1885. Adapun hasil konggres Berlin antara lain adalah;
  • Kongo dalam status Free state dalam penguasaan Belgia, Artinya semua negara boleh bertindak leluasa akan tetapi harus terbuka untuk perdagangan bebas ( Politik pintu terbuka tetap dijalankan )
  • Para peserta konggres Berlin berjanji untuk melindungi penduduk bumi putera terutama dibidang kesehatan, moril dan meteriil
  • Prancis mendapat bagian daerah di sebelah utara muara sungai Kongo dengan ibukota Brazzaville
  • Hak Portugis atas Angola diakui tetapi daerah yang ditambahkan kepada Mozambiek harus diserahkan kepada Inggris dan kemudian daerah itu disebut dengan Rhodesia
  • Antara Inggris dan Jerman dibuat persetujuan yang mengatur bahwa Zanzibar diserahkan pada Inggris dan ditukar dengan pulau Helgolandia yang letaknya dekat dengan Jerman.
B. Konflik Antara kaum Imperialis barat di Afrika.

Konflik yang terjadi saat itu tentunya tidak dapat dilepaskan dari keberadaan negara- negara imperialis dari Eropa yang sama-sama ingin menguasai wilayah Afrika. Hal ini dapat dilihat dari usaha-usaha yang dilakukan oleh bangsa Eropa sebagai berikut. Prancis ingin memperluas wilayah jajahanya dengan menaklukkan daerah Maroko kemudian membuat rencana untuk memperluas lagi kearah Pantai Atlantik sampai Samudra Indonesia. Tetapi usaha itu gagal di Sungai Nil karena bertubrukan dengan Inggris yang saat itu juga dalam usaha untuk memperluas wilayah dari Cape Town ( Afsel ) sampai Cairo ( Mesir ). Adapun benturan itu terjadi di Fasyoda di tepi Sungai Nil. Dengan adanya benturan itu maka lahirlah istilah Krisis Fasyoda. Yang berpusat di Sudan.
Yang juga tidak dapat dilepaskan dari Konflik diatas adalah mengenai terusan Suez yang dibangun oleh Ferdinand de Lesseps pada tahun 1869. Inggris mula mula menolak mentah mentah rencana dibangunya Terusan Suez karena dianggap akan mendatangkan ancaman terhadap India. Tetapi kemudian setuju dengan catatan turut memegang saham dalam PT Internasional Terusan Suez. Pada saat itu Mesir sedang mengalami kesulitan masalah keuangan sehingga mengajukan proposal kepoada Prancis , akan tetapi karena Prancis baru saja melunasi utang perangnya pada Jerman maka proposal itu tidak dapat dipenuhi oleh Prancis. Dengan mengetahui hal itu maka Inggris memanfaatkan momentum tersebut untuk membeli seluruh saham Terusan Suez dan menguasainya. Perlu dicatat bahwa Terusan Suez merupakan kunci pintu masuk ke India, dengan demikian akan memudahkan akses Inggris terhadap India.
Selain itu dengan menguasai terusan Suez dan pulau Perin maka  Laut Merah akan berada dibawah pengawasan Inggris disamping itu juga menguasai pintu pintu masuk laut tengah karena Selat Jabaltarik juga telah dikuasai. Bahkan Akhirnya negara Mesir juga berhasil dikuasai oleh Inggris dan menjadi negara persemakmuran Inggris dengan nama “Anglo Egyption Sudan”.
Sementara di Eropa saat itu juga sedang terjadi Krisis karena adanya pergeseran politik. Prancis mulai terancam dengan keberadaan Jerman dan berusaha memperbaiki hubunganya dengan Inggris. Maka pada tahun 1904 terjadilah perjanjian antara Inggris dan Prancis yang menyatakan. Prancis melupakan insiden Fashoda dan tidak akan merintangi politik Inggris di Mesir. Sementara Inggris memberikan kebebasan kepada Prancis di Maroko.
Dengan melihat uraian diatas tampak bahwa Afrika saat itu secara kekuasaan dibagi menjadi beberapa daerah jajahan. Adapun penguasa di Afrika antara lain adalah: Inggris, Prancis , Jerman, Belgia, Italia, Portugis dan Spanyol. Hanya Liberia dan Afrika Selatan saja yang Merdeka. Liberia tetap merdeka karena didirikan oleh mantan mantan budak yang telah dibebaskan dari Amerika Serikat. Sedangkan Afrika Selatan tetap merdeka karena yang memegang kekuasaan adalah orang kulit putih yaitu orang-orang Boer yang merupakan keturunan Inggris dan dibentuk dibentuk Dominion oleh Inggris. Yang tidak dapat dilupakan juga bahwa pada saat itu terjadi diskriminasi ras antara orang kulit putih dengan orang kulit gelap yang sampai sekarang terkenal dengan istilah Politik Apharteid.

C. Afrika Antara 2 Perang Dunia.
  • Daerah- Daerah bekas jajahan Jerman
Sebagai akibat dari kekalahan Jerman dalam perang Dunia I semua jajahan Jerman dikuasai oleh musuh-musuhnya termasuk didaerah Afrika. Pada saat itu sempat ada gagasan untuk membentuk sebuah Internasionalisasi jajahan dengan pemerintahan sedunia. Tetapi hal tersebut tidak dapat dijalankan karena dalam pelaksanaanya daerah-daerah tersebut tetap dikuasai oleh pemenang-pemenang perang dengan system daerah mandat. Dalam hal ini organisasi internasional yang ada pada saat itu LBB mengamanatkan pada penguasa daerah mandat untuk memperbaiki kesejahteraan serta kemajuan penduduk pribumi yang masih terbelakang. Tetapi pada saat itu yang terjadi adalah amanat tersebut tidak dapat dijalankan oleh penguasa mandat , bahkan penguasa mandat cenderung untuk tetap mengexploitasi daerah mandat  sehingga yang terjadi adalah daerah mandat menjadi semakin menderita.
  • Pergerakan Kemerdekaan di Afrika Utara sampai dengan Perang Dunia II
Dengan dikuasainya terusan Suez oleh Inggris maka membuat Inggris semakin leluasa mengexploitasi Mesir. Pada saat itu Inggris juga memperbesar penanaman modal di Mesir. Dengan keadaan mesir yang semakin terjajah maka memunculkan gerakan Nasionalisme di Mesir dibawah pimpinan Arabi Phasa. gerakan tersebut menuntut kepada Khidive agar mengadakan pembaharuan pemerintahan dari system feodalistis diganti dengan system demokratis yang nantinya akan melahirkan parlemen di Mesir. Setelah itu kemudian Arabi phasa diangkat jadi Menteri Peperangan dan angkatan perang Mesir diperkuat. Tentu saja hal itu menimbulkan kekhawatiran bagi Inggris dan Prancis yang membentuk komisi bersama untuk mengatasi masalah keuangan di Mesir. Khidive didesak oleh Inggris untuk memecat Arabi Phasa, dan saat itu tejadi kekacauan, akhirnya Arabi Phasa dipecat. Pada saat itu tentara Inggris masih ditempatkan di Mesir Untuk menjaga Terusan Suez.
Ketika Perang Dunia I pecah Khidive dipecat dan digantikan oleh Hussein Kemal sebagai Sultan. Setelah perang dunia I gerakan Nasionalisme mengalami perkembangan hebat, sehingga Inggris merubah protektorat dan memproklamirkan kemerdekaan Mesir dengan Fuad sebagai rajanya pada tahun 1922. akan tetapi tentara Inggris masih berada di Mesir dengan jabatan Komisaris Tinggi. Dengan melihat fakta itu maka sebenarnya Inggris hanya bersembunyi dibalik kerajaan Mesir dan masih tetap menguasai Mesir. Selain di Mesir Nasionalisme di Afrika juga lahir di Negara Afrika lainya antara lain Maroko, Tunisia dan Libya. Adapun tujuan dari Nasionalisme tersebut pada dasarnya adalah sama yaitu untuk mendapat kemerdekaan.
  • Politik Apartheid di Afrika Selatan
Pada saat Inggris memberikan status Dominion pada Afrika Selatan terjadi kesenjangan karena yang diberikan status Dominion hanya penduduk dengan warna kulit putih, sementara penduduk dengan warna kulit gelap tetap dijajah. Padahal fakta yang terjadi saat itu adalah penduduk warna kulit putih merupakan golongan minoritas sedangkan mayoritas penduduk Agrika selatan adalah berkulit gelap. Orang kulit putih yang ada adalah orang Boer yaitu orang keturunan Belanda dan sedikit dari orang-orang Inggris. Pada pelaksananya ternyata perbedaan warna kulit menjadikan sebuah kesenjangan di Afrika Selatan. Hal ini muncul karena adanya anggapan bahwa kulit putih lebih superior daripada kulit gelap. Pemisahan penduduk berdasar warna kulit inilah yang nantinya menjadi cikal bakal lahirlah Politik Apartheid di Afrika Selatan. Pemisahan warna kulit ini sebenarnya lahir dari ketakutan orang kulit putih sebagai minoritas terhadap orang kulit gelap ( pribumi ) sebagai mayoritas. Karena disatu sisi orang kulit putih ingin tetap menguasai Afrika Selatan.
  • Gerakan Anti Apartheid
Dengan adanya Politik Apartheid di Afrika Selatan tentunya sangat menyakitkan bagi penduduk pribumi yaitu orang-orang berkulit gelap. Hal ini karena dimana-mana orang berkulit gelap selalu didiskriminasi oleh orang kulit putih. Hal itu tentunya akan menimbulkan dendam yang mendalam pada orang- orang kulit gelap. Akhirnya datang juga kesempatan untuk unjuk perasaan setelah ratusan korban jatuh dan dunia tersentuh. Harapan mulai terbuka ketika Nelson Mandela bebas dari hukuman selama 27 tahun pada 11 februari 1990. harapan semakin lebar karena pada saat itu presiden FW de Klerk membuka dialog untuk menciptakan masa depan Afrika Selatan yang demokratis tanpa diskriminasi. Tetapi ternyata harapan itu tidak dapat segera di realisasikan karena orang Afrika sendiri pada saat itu juga terpecah. Terdapat 2 organisasi yang sama-sama ingin melepaskan diri dari politik Apartheid tetapi masing- masing punya perbedaan mengenai kepemimpinan dan rencana menentukan masa depan Afrika selatan. ANC dibawah Nelson Mandela ingin Keterbukaan sementara IFP menyatakan partainya menjadi partai non rasial. Dengan adanya perbedaan prinsip tersebut juga mempersulit Afrika untuk lepas dari Politik Apartheid karena untuk bisa lepas dari Politik Apartheid penduduk Afrika  Selatan harus Bersatu.

PERJUANGAN KEMERDEKAAN DAN HASIL-HASILNYA

A. Gerakan Kemerdekaan Mesir
  • Awal Sejarah Mesir
Mesir adalah negara tertua di dunia yaitu sejak runtuhnya raja fir’aun. Sebagai negara tertua tentu Mesir memiliki berbagai peninggalan benda-benda bersejarah yang melambangkan kebesaran negara Mesir pada saat itu seperti: Piramid, Spink,Obelisk serta bangunan bangunan lain. Adapun untuk kekuasaan yang pernah ada di mesir pada jaman dulu ada beberapa jaman antara lain: Romawi dan Yunani kuno, Babylonia, Romawi Timur dan lain lain. Yang perlu dicatat juga bahwa dari jaman ke jaman kota negara Mesir terus berbenah. Dalam bidang agama negara Mesir juga dikenal sebagai negara Islam yang kuat. Salah satu yang dapat menunjukkan kebesaran Islam di Mesir adalah adanya Universitas yang sangat terkenal sampai sekarang yaitu Universitas Al Azhar.
  • Pembukaan Terusan Suez
Gagasan mengenai Terusan Suez sebenarnya telah ada pada Cleopatra sampai Napoleon Bonaparte. Tetapi sampai saat itu belum dapat terealisasi. Adapun tujuan dari dibukanya terusan Suez adalah untuk menghubungkan laut tengah dan laut Merah demi lancarnya pelayaran. Baru pada saat ada pejuang dari Prancis Ferdinand De Lesseps gagasan itu dikabulkan. Terusan Suez mulai digali padatahun 1859. proses penggalian tersebut ternnyata memakan waktu 10 tahun dan baru selesai pada 17 November 1869. dengan dibukanya terusan Suez berarti dibukanya sejarah baru dalam dunia pelayaran di Eropa. Sementara bagi Arab dan bangsa Asia dengan dibukanya terusan Suez berarti musibah karena Expansi dari bangsa barat akan mengalir dengan begitu  hebatnya
  • Mesir pada masa Perang Dunia II
Mesir pada masa Perang Dunia II masih diselimuti awan kelam perebutan kekuasaan di Mesir antara Prancis Inggris dan mesir sendiri.Perebutan tersebut juga tidak dapat dilepaskan dari adanya Terusan Suez  yang menjadi bahan rebutan utama karena letaknya yang sangat strategis. Baru setelah muncul tokoh nasional Jendral Nadjib yang pada tanggal 26 juli 1952 berhasil menurunkan raja Farouk karena dianggap melindungi kaum koruptor yang menyengsarakan  rakyat. Setelah munculnya Jendral Najib maka pada saat itulah Revolusi Sosial di Mesir dimulai, adapun perubahan Sosial yang terjadi antara lain adalah:
  1. Pembatasan hak milik akan tanah dan yang lebih diberikan pada kaum petani yang melarat.
  2. Perwira –perwira yang bersalah akan ditangkap.
  3. Pengaruh modal asing akam dibatasi.
Dengan adanya kebijakan itu maka Jendral Nadjib semakin dicintai rakyat Mesir dan diangkat menjadi Presiden yang juga merangkap sebagai Perdana Menteri.

B. Gerakan Kemerdekaan Tunisia

Tunisia merupakan sebuah negara di Afrika bagian Utara. Tunisia juga merupakan sebuah negara protektorat Prancis yang selalu ingin merdeka penuh. Seperti kita ketahui bahwa negara Protektorat adalah sebuah negara yang diberikan status Dominion oleh negara induk. Dengan keadaan yang seperti itu  tentunya rakyat Tunisia ingin mendapatkan sebuah kemerdekaan yang penuh. Berbagai cara dilakukan baik melalui meja perundingan ataupun melalui jalur kekerasan. Akan tetapi tetap belum bisa mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan  perundingan perundingan yang ada selalu tidak menghasilkan sebuah kesepakatan bahkan cenderung merugikan rakyat Tunisia. Dalam hal ini Prancis lebih senang menggunakan cara kekerasan , tentu saja dengan peralatan yang lebih canggih hal ini tidak dapat diimbangi oleh Tunisia dan menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.
Setelah Usaha-usaha  yang dilakukan selalu gagal maka pada tahun 1952 Tunisia membawa masalah sengketa dengan Prancis ke PBB. Dengan harapan akan menemukan subuah penyelesaian sesuai yang diharapkan. Setelah melalui perjalanan panjang dan tak kenal lelah dan melalui bemacam sidang dalam PBB Akhirnya Tunisia dapat mencapai Kemerdekaan pada tahun 1956. Dengan perjuangan yang sangat keras dan juga korban jiwa yang tidak sedikit.

C. Gerakan Kemerdekaan Maroko.

Maroko merupakan sebuah bangsa di Afrika yang pada abad ke 5 menjadi propinsi dari bangsa Romawi. Penduduk asli Maroko adalah orang Barbar. Sedangkan bentuk negara Maroko adalah kekaisaran. Seperti bangsa Afrika lainya Maroko juga merupakan negara Protektorat dari Prancis. Selain dijajah Prancis Maroko juga pernah dijajah oleh Spanyol, disini terdapat tokoh perlawanan melawan Spanyol yang sangat terkenal yaitu Amir Abdul Karim pahlawan Rif yang sangat terkenal. Akan tetapi Akhirnya Abdul Karim berhasil dilumpuhkan oleh Spanyol yang bekerja sama dengan Prancis.
Sebagai negara protektorat tentunya Maroko ingin mendapatkan sebuah kemerdekaan penuh. Dan perjuangan menuju arah itu terus dilakukan baik melalui jalur perundingan atau jalur kekerasan. Jalur kekerasan Maroko selalu mengalami kegagalan karena dalam bidang persenjataan tentara Prancis jauh lebih maju. Dan cara ini yang disenangi oleh Prancis. Selain jalur kekerasan maroko juga melakukan perjuangan melalui jalur perundingan dan diplomasi. Hal ini sampai membawa masalah maroko ke sidang PBB pada tanggal 15 oktober 1952. setelah melakukan perjuangan dengan berbagai cara akhirnya pada tahun 1955 Prancis mengijinkan sultan Maroko Muhammad V kembali dari perasingan Akhirnya Maroko memperoleh kemerdekaan penuh pada tahun 1956, dan pada tahun 1957 Sultan Muhammad V memakai gelar raja hingga Wafat pada tahun 1961.

D. Gerakan kemerdekaan Sudan

Pada abad14 terdapat 2 kerajaan di Sudan yairtu Maqurra dan Alwa. Pengaruh budaya Islam Mesir begitu kuat di Sudan sebelum datangnya Inggris. Setelah datang Inggris ternyata membuat Sudan daerah rebutan Inggris dan Mesir karena memang letaknya yang strategis. Setelah terjadinya keributan itu maka muncul tokoh di Sudan yaitu Jendral Nadjib yang berhasil menggulingkan Raja Farouk. Pada saat itu diadakan Plebiciut/jajak pendapat yang hasilnya rakyat Sudan menghendaki kemerdekaan. Dan pada 1 Januari 1956 Sudan mendapatkan kemerdekaan Penuh. Akan tetapi walaupun sudah Merdeka penuh tetap tidak bisa meredakan suasana panas di Sudan karena masih terdapat pertikaian antara Sudan Utara dan Sudan Selatan.

E. Gerakan Kemerdekaan Aljazair.

Aljazair merupakan sebuah daerah dengan penduduk Orang Barbar, namun kemudian ditaklukkan oleh orang Barbarrosa dari Turky. Dan mulai saat itu dikuasai leh orang Turky. Kemudian setelah itu datanglah bangsa Prancis yang berhasil menguasai Aljazair dan menjadikan Aljazair sebagai bagian dari Prancis. Tentu saja rakyat Aljazair ingin mendapatkan kesetaraan dengan Rakyat  Prancis dalam hal hak dan kewajiban sebagai warga negara. Pada tanggal 1 Nopember 1954 muncul organisasi Front Pembebasan Nasional yang menuntut kemerdekaan penuh bagi Aljazair. Baru akhirnya pada tanggal 3 juli 1962 setelah tentara Oas lemah negara aljazair mendapatkan kemerdekaan penuh yang di proklamirkan oleh De Gaulle. Dengan Presiden pertama adalah Ahmad Beb Bella yang juga merupakan tokoh penting di negara tersebut.

F. Gerakan Kemerdekaan Ghana.

Tahun 1471 tentara Portugis datang ke pantai Emas di Ghana. Dinamakan Pantai Emas karena memang daerahnya kaya akan emas selain itu daerah itu juga penghasil budak belian orang Negro yang akan dikirim ke Amerika tengah. Bahkan bangsa Portugis sempat mendirikan benteng Elmina yang sangat terkenal disana. Belanda dan Inggris sempat bergantian menguasai daerah tersebut. Akan tetapi Akhirnya yang berkuasa adalah Inggris. Akan tetapi disana terdapat sebuah Suku yang tidak setuju dengan kekuasaan Inggris yaitu suku Asjanti yang selalu mengadakan Pemberontakan.
Karena berada dibawah kekuasaan Inggris tentunya rakyat Ghana ingin mendapatkan kemerdekaan. Perjuangan banyak dilakukan melalui perundingan-perundingan. Pada tahun !951 diadakan pemilihan Umum yang pertama dan Dr Kwame Nkrumeh diangkat sebagai Perdana Mentri  akan tetapi saat itu Ghana masih berada dalam Dominion Inggris baru pada tahun 1957 diadakan pemilu yang ke 2 yang disetujui oleh Inggris  dengan anggota perlemen orang Negro Asli. Dengan kenyataan itu Inggris dapat menerima dan pada tanggal 6 Maret 1957 Kemerdekaan Ghana di proklamirkan dengan perdana mentri Dr Kwame Nkrumeh.

G. Gerakan Kemerdekaan Kongo

Congo merupakan sebuah negara Jajahan Belgia dengan nama Belgia-Congo . Explorasi Congo tidak bisa dilepaskan dari 2 tokoh Penting Yaitu Henry Morton Staenly sebagai Peneleti. Karena dari hasil Penelitianya maka keadaan Congo dengan segala kelebihanya dapat terungkap . bahkan dalam temuanya H.M. Staenly juga menemukan Dinamit yang sebelumnya belum terklenal. Karena itulah rakyat Congo menjuluki Staenly “Boela Matari” atau Penghancur Padas.
Adapun untuk tokoh yang ke 2 adalah Raja Belgia saat itu Yaitu Leopold II. Dalam hal ini Leopold II berperan mendanai Penelitian yang dilakukan oleh Staenly  di Afrika. Raja Leopold II punya sebuah pemikiran bahwa Belgia sebagai  negara industri suatu saat pasti akan mengalami kelebihan Hasil Industri, untuk itu perlu dicari adanya daerah pemasaran baru. Setalah bekerja sama dengan Staenly akhirnya ditemukanlah Congo dan mulai 1908 Congo resmi jadi jajahan Belgia.  Sebagai jajahan Belgia tentunya Pendidikan di Congo jga memprihatinkan karena  baru pada tahun 1954 berdiri sebuah Universitas di Congo. Itupun dengan syarat tidak boleh mengadakan pendidikan hukum. Tentunya hal ini sangat memprihatinkan . dengan keadaan yang seperti ini membuat Nasionalisme rakyat Congo Meningkat. Mereka menuntut agar Congo diberi kemerdekaan penuh. Perjuangan banyak dilakukan melalui meja perundingan tetapi juga selalu gagal. Sampai akhirnya diadakan KMB (Konfrensi Meja Bundar ) pada tahun 1960. Pada moment KMB inilah secara resmi Belgia menyerahkan kemerdekaan penuh pada Congo. Dan pada tanggal 30 Juni 1960 Congo memperoleh kemerdekaan secara penuh setelah melalui perjuangan yang tak kenal lelah.

H. Perjuangan Kemerdekaan Lybia

Lybia merupakan daerah yang staregis sehingga jadi incaran negara-negara lain untuk menguasainya. Ini dapat dilihat dari sejarah Lybia dari abad ke 2 sampai dengan abad 19 yang sering berganti yang menguasainya. Akan tetapi yang paling terkenal menguasai Lybia adalah Italia. Pada perlawanan rakyat Lybia terhadap Italia juga melahirkan sebuah gerakan Islam yang bernama gerakan Sanussy. Gerakan Sannusy adalah suatu gerakan agama yang bertujuan mengembangkan ajaran ajaran Islam dan menanamkan cara-cara beribadah menurut Sanusy. Gerakan ini didirikan oleh Sayyid Muhamad Ali As-Sanusy. Gerakan ini yang secara gigih mengadakan perlawanan terhadap penguasa Lybia pada saat itu yaitu Italia tetapi usaha tersebut juga selalu gagal.
Tujuan Italia menguasai Lybia adalah untuk menguasai Laut Tengah sebagai usaha awal untuk memdirikan kerajaan Romawi baru di Afrika. Untuk menjalankan hal tersebut Italia menggunakan cara kekerasan dengan melebur Lybia sama sekali dan dijadikan suatu daerah Italia atau kerajaan Romawi baru. Untuk melaksanakan hal itu maka Italia memilih hari bersejarah yaitu hari kaum fasic “Maka ke Roma”. Pada saat itu dipindahkanlah1800 keluarga dari Italia ke Lybia yang dipimpin oleh Marsekal Bolbo, gubernur Jendral Lybia yang baru. Mereka benar-benar megadakan Explorasi yang besar besaran terhadap penduduk pribumi dengan harapan agar penduduk pribumi akan menyerah pada Italia. Akan tetapi hal itu tidak bisa membunuh senangat Nasionalisme rakyat Lybia yang ingin merdeka.
Setelah perang dunia II selesai maka berakhirlah kekuasaan Italia di Lybia, tatapi hal tersebut tidak lantas membuat Lybia secara otomatis merdeka karena seteh itu Lybia jadi rebutan negara negara sekutu untuk dikuasai. Karena permasalahan tidak kunjung selesai maka permasalahan Lybia akhirnya sampai juga ke meja PBB. Sampai akhirnya muncula seorang tokoh asal Belanda yang juga pegawai PBB yaitu Dr Adrian Pelt. Dr Adrian Pelt diberi tugas oleh PBB untuk mengurusi kemerdekaan Lybia. Walaupun mendapat halangan dan banyak kesulitan akhirnya lewat perjuangan yang keras  dengan membentuk Markas Besar di Tripolitania, Dr Adriaa Pelt dapat  mengatasi segala permasalahan di Lybia. Dan pada tanggal 24 Desember 1951 Kemerdekaan Lybia diproklamirkan dengan raja pertama adalah Idris As Sanusy Amir Cyrenika.

I. Pembentukan Republik Afrika Selatan

Afrika Selatan adalah negara di benua Afrika yang terletak di bagian paling selatan.  Negara ini mulai terkenal sejak ditemukanya Tanjung Harapan oleh Bartolomeuz Diaz. Adapun untuk penduduk selain bangsa kulit hitam disana juga tinggal orang-orang kulit putih keturunan dari bangsa belanda yaitu orang Boer. Pada dasarnya orang Boer ini tidak suka dengan Inggris  akhirnya orang Boer ini mengadakan migrasi yang besar-besaran ke daerah-daerah yang belum dikuasai oleh koloni Inggris. Saat pindah mereka menggunakan alat transportasi berupa pedati yang ditarik oleh Lembu. Peristiwa ini sampai sekarang sangat terkenal dan dikenal sebagai ” The Great Trek”, terjadi pada tahun 1836-1940. Usaha yang dilakukan bangsa Boer untuk mengadakan perlawanan pada Inggris selalu gagal dan akhirnya Afrika Selatan menjadi Domonion Inggris pada tahun 1910.
Pada tahun 1958 mulai diterapkan politik Apartheid di Afrika selatan oleh Pemimpin partai Nasional Dr Malam. Tahun 1958 Partai Nasional dipimpin oleh Hendrik F. Verwoerd yang juga memperteguh Apartheid . pada saat itu muncul suara dari Penduduk  kulit putih yang merupakan minoritas untuk melepaskan Afrika Selatan dari Inggris. Dan pada tanggal 31 mei 1961 negara Afrika Selatan resmi Merdeka dengan nama Republik Afrika Selatan.

J. Gerakan Kemerdekaan Negara-negara Afrika lainya
  1. Kenya dan Tanganyika
Sejarah Kenya dimulai sejak abad ke-7 m. Dimulai dari orang orang Arab yang tinggal di sepanjang pantai. Kemudian datanglah orang Eropa, bangsa Eropa yang pertama datang adalah Portugis dibawah pimpinan Vasco da Gama. Perkembangan setelah itu adalah Kenya berada dibawah Protektorat Inggris tentu saja dalam hal ini rakyat Kenya juga ingin merdeka secara penuh. Pada masa perjuangan inilah muncul gerakan “Mau-mau” yang mngejutkan masyarakat Eropa pada tahun 1952. Gerakan Mau-mau adalah  Sebuah organisasi rahasia yang terutama diikuti  oleh masyarakat Kikuyu dengan tujuan Untuk mengusir Pemjajah dari Kenya. Dengan juru bicara Jomo Kenyatta. Akhirnya Kenya berhasil merdeka pada tanggal 12 Desember 1963 dan Jomo Kenyatta diangkat sebagai perdana Menteri pertama.
Gerakan kemerdekaan juga muncul di Tanganyika dengan tokoh Yulis Nyrere seorang pemimpin Tanganyika African National Union ( TANU ). Mei 1961 Tanganyika Memperoleh hak mengatur pemerintahan dan pada Desember 1961 Tanganyika resmi merdeka.
  1. Kamerun
Nama Kamerun pertama diungkapkan oleh bangsa Portugis “Rio Dos Camaoes”.Sebelum PD I Kamerun merupakan derah protektorat Jerman. Setelah Jerman kalah dalam PD I maka Kamerun dibawah mandat LBB. Dalam hal ini LBB menyerahkan pada Inngris dan Prancis. Kamerun dibawah Prancis merdeka tahun 1960, sedangkan kamerun dibawah Inggris merdeka 1961. baru pada 1972 setelah keluar undang-undang Kamerun dapat bersatu dengan nama Republik Persatuan Kamerun dengan Presiden merangkap sebagai kepala pemerintahan
  1. Republik Somalia.
Sejarah Somalia dimulai sejak abad ke 7 m dari orang orang Arab sebagai cikal bakalnya. Sejarah moderen Somalia dimulai sejak dikuasai oleh Inggris yang secara bergantian  menguasai Somalia dengan Italia. Orang Somalia Inggris mulai memperjuangkan kemerdekaanya dan berhasil pada juni 1960 disusul 1 bulan kemudian Somalia Italia. Dan keduanya bergabung membentuk Republik Somalia. Republik ini merupakan negara Demokrasi Parlementer sampai tahun 1969 saat presiden terbunuh dan kekuasaan diambil alih oleh militer.
  1. Angola
Orang Eropa pertama yang datang di Angola adalah Diogo Cao dari Portugis, sehingga mulai saat itu Portugis yang menguasai Angola. Pada saat bersamaan Inggris yang sedang memperluas wilayah juga ingin menguasai Angola sehingga diadakan perjanjian dengan Inggris yang mengatur wilayah perbatasan. Setelah PD II Portugis mengubah status hukum tanah jajahan jadi Propinsi Sebrang Laut. Setelah terjadi kekacauan di Portugis  maka portugis memberikan kemerdekaan pada Angola pada tahun 1975. Walaupun begitu bukan berarti masalah Angola selesai Karena setelah merdekapun masih terjadi banyak kekacauan di Angola.
  1. Mozambik
Sama halnya dengan Angola Mozambik juga daerah bekas kekuasaan Portugis. Portugis juga menjadikan Mozambik sebagai propinsi sebrang laut. Budaya portugis juga sangat kental berlaku disana. Sama halnya dengan negara lain rakyat Mozambik juga menuntut kemerdekaan penuh pada Portugis. Sehingga munculah gerakan pemberontakan pada tahun 1964 yang disebut Fremilo ( front pembebasan Mozambik ).dengan wadah Fremilo rakyat Mozambik terus memperjuangkan kemerdekaan. Akhirnya setelah terjadi kekacauan di pemerintah Portugis maka Mozambik resmi merdeka pada tanggal 25 juni 1955 dengan Presiden pertama Samora Mackel yang juga tokoh Fremilo. Selain itu tokoh-tokoh Fremilo juga banyak diangkat sebagai pejabat pemertintah.

Masalah Yang Dihadapi Negara-Negara Afrika Pasca Kemerdekaan

Setelah melalui perjuangan yang panjang akhirnya negara-negara Afrika berhasil mencapai Kemerdekaan. Tetapi perjuangan tidak selesai sampai disitu karena setelah itu masih muncul berbagai persoalan baru antara lain sebagai berikut:
  • Masalah Politik
Di Afrika sulit tercapai persatuan nasional karena sejak awal bangsa Afrika terdiri dari bermacam-macam ras, suku serta kelompok etnis. Selain itu perpaduan pengaruh politik kolonial membentuk kepribadian bangsa yang berbeda pula. Hal itulah yang menyebabkan di Afrika sering terjadi perang perebutan kekuasaan dan perang saudara. Sehingga menyebabkan proses demokrasi di Afrika sangat tipis. Selain itu Afrika juga tercatat sebagai Benua yang paling bergejolak.
  • Masalah Sosial Ekonomi
Masalah ekonomi juga menjadi masalah yang serius di Afrika .pada awalnya ekonomi negara-negara Afrika bagus dan mapan karena lepas dari tangan penjajah. Tetapi disatu pihak juga terdapat hal yang memprihatinkan karena banyak terdapat pihak yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan untuk kepentingan pribadi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya bantuan luar negeri yang di korupsi sehingga menyebabkan kemiskinan dimana-mana.
Dalam bidang sosial juga terjadi kendala serius karena  peningkatan status sosial sukar dilaksanakan hal ini karena adanya warisan dari kolonial berupa ajaran feodal yang tidak mudah lenyap. Hal ini dapat dilihat dibanyak negara dimana hasil kemakmuran hanya dinikmati oleh segelintir orang saja yang saat itu kebetulan sedang berkuasa. Sementara raktyat banyak masih menderita.

September 26, 2011

Kebijakan Deandels & Reaksi Wilaya Jawa Bagian Tengah


KEBIJAKAN-KEBIJAKAN DAENDELS YANG MENDORONG MASYARAKAT UNTUK MELAKUKAN PERLAWANAN ATAS PEMERINTAHANYA.

Kebijakan pemerintah Kerajaan Belanda yang dikendalikan oleh Prancis sangat kentara pada masa Gubernur Jenderal Daendels (1808 – 1811). Kebijakan yang diambil Daendels sangat berkaitan dengan tugas utamanya yaitu untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan pasukan Inggris.
Dalam upaya mempertahankan Pulau Jawa, Daendels melakukan hal-hal berikut.
·         Membangun ketentaraan, pendirian tangsi-tangsi/ benteng, pabrik mesiu/senjata di Semarang dan Surabaya serta rumah sakit tentara.
·         Membuat jalan pos dari Anyer sampai Panarukan dengan panjang sekitar 1.000 km.
·         Membangun pelabuhan di Anyer dan Ujung Kulon untuk kepentingan perang.
·         Memberlakukan kerja rodi atau kerja paksa untuk membangun pangkalan tentara.

Berikut ini kebijakan-kebijakan yang diberlakukan Daendels terhadap kehidupan rakyat.
·         Semua pegawai pemerintah menerima gaji tetap dan mereka dilarang melakukan kegiatan perdagangan.
·         Melarang penyewaan desa, kecuali untuk memproduksi gula, garam, dan sarang burung.
·         Melaksanakan contingenten yaitu pajak dengan penyerahan hasil bumi.
·         Menetapkan verplichte leverantie, kewajiban menjual hasil bumi hanya kepada pemerintah dengan harga yang telah ditetapkan.
·         Menerapkan sistem kerja paksa (rodi) dan membangun ketentaraan dengan melatih orangorang pribumi.
·         Membangun jalan pos dari Anyer sampai Panarukan sebagai dasar pertimbangan pertahanan.
·         Membangun pelabuhan-pelabuhan dan membuat kapal perang berukuran kecil.
·         Melakukan penjualan tanah rakyat kepada pihak swasta (asing).
·         Mewajibkan Prianger stelsel, yaitu kewajiban rakyat Priangan untuk menanam kopi.
( Drs.Rusmandi Parsage:2004)

Dalam melaksanakan pemerintahannya di Indonesia, Daendels memberantas sistem feodal yang sangat diperkuat VOC. Untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan, hak-hak bupati mulai dibatasi terutama yang menyangkut penguasaan tanah dan pemakaian tenaga rakyat.
Selama memerintah, Daendels dikenal sebagai gubernur jenderal yang “bertangan besi”. Ia memerintah dengan menerapkan disiplin tinggi, keras, dan kejam. Bagi rakyat atau penguasa lokal yang ketahuan membangkang, Daendels tidak segan-segan memberi hukuman. Hal ini dapat dibuktikan saat Daendels menjalankan kerja rodi untuk membangun jalan raya Anyer – Panarukan sepanjang 1.000 km. Dalam pembangunan tersebut, rakyat dipaksa kerja keras tanpa diberi upah atau makanan, dan apabila rakyat ketahuan melarikan diri akan ditangkap dan disiksa. Rakyat sangat menderita.
Pengaruh kebijakan pemerintah kerajaan yang diterapkan oleh Daendels sangat berbekas dibanding penggantinya, Gubernur Jenderal Janssens yang lemah. Langkah-langkah kebijakan Daendels yang memeras dan menindas rakyat menimbulkan:

a.     kebencian yang mendalam baik dari kalangan penguasa daerah maupun rakyat,
b.    munculnya tanah-tanah partikelir yang dikelola oleh pengusaha swasta,
c.     pertentangan/perlawanan penguasa maupun rakyat,
d.    kemiskinan dan penderitaan yang berkepanjangan.
(Prof.Dr.M.Habib Mustopa dkk/yudistira:2006)
Sebagai penganut jacobism, Daendels menghancurkan kekuatan raja-raja Jawa. Setelah Banten, ia mencoba mengatasi kesultanan Yogyakarta. Mangkunegara II di Surakarta telah memutuskan untuk bekerjasama dengan Belanda. Atas perintah Daendels pada 1808, Mangkunegara II mendapat pangkat kolonel dan membentuk Legiun Mangkunegara beranggotakan 1.150 prajurit serta mendapat bantuan 10.000 ryksdaalders pertahun. Sementara itu, Saudara ipar Sultan Hamengkubuwana II, Raden Rangga melancarkan pemberontakan atas Daendels yang secara diam-diam mendapat dukungan dari Sultan Hamengkubuwana II. Dengan 3.200 pasukan, Daendels dapat mengatasi pemberontakan. Pangeran Rangga terbunuh dan Sultan Hamengkubuwana II diturunkan dari tahta serta digantikan oleh putra mahkota. Atas pembangkangan itu, dua orang pangeran, Natakusuma dan Natadiningrat, dikirim ke penjara Cirebon.

PERGERAKAN RAJA JAWA ATAS SIKAP DEANDELS

Dalam upaya melakukan reorganisasi pemerintahan di Pantai Timur Laut Jawa, ia membubarkan pemerintahan Pantai Timur Laut Jawa dan menurunkan pejabatnya yang waktu itu dijabat oleh Nicolaas Engelhard. Langkah politik pertama Daendels khususnya terhadap raja-raja pribumi ditunjukkan dengan tuntutannya bahwa semua raja pribumi di Jawa tunduk kepada Raja Belanda, Louis Napoléon, yang berada di bawah perlindungan Kaisar Napoléon Bonaparte. Oleh karena itu, raja-raja pribumi harus menyatakan untuk tunduk, setia dan meminta perlindungan kepada raja Belanda dan Kaisar Prancis.

Bertolak dari kebijakan ini, Daendels mengubah hubungan antara pemerintah kolonial dan raja-raja Jawa sama seperti dengan raja Belanda, karena pemerintah Belanda di Batavia mewakili raja Belanda. Oleh karena itu, hubungan itu harus ditinjau kembali dan disesuaikan dengan status mereka. Langkah yang diambil oleh Daendels untuk mewujudkan maksud ini adalah dengan mengeluarkan peraturan baru. Daendels mengeluarkan dua peraturan penting, pertama adalah menghapuskan jabatan residen di masing-masing kerajaan Jawa dan menggantikannya dengan pejabat baru, yaitu minister. Berbeda dengan residen yang merupakan pegawai pemerintah kolonial, minister adalah utusan dari Raja Belanda di Batavia yang mewakili kepentingan penguasa Belanda di kraton-kraton Jawa. Dengan demikian minister memiliki kekuasaan penuh sebagai pemegang mandat dan wakil dari Gubernur Jenderal di Batavia.

Yang kedua, berkaitan dengan perubahan pertama, adalah dikeluarkannya peraturan baru oleh Daendels tentang tata upacara penyambutan minister di setiap kraton Jawa. Karena statusnya sebagai wakil penguasa Eropa, minister harus diperlakukan sejajar dengan raja Jawa dalam hal status dan kedudukannya. Minister berhak memakai simbol-simbol kekuasaan serta kebesaran seperti yang dipakai oleh raja-raja Jawa di dalam kraton. Minister juga tidak perlu melakukan aturan menurut tradisi Jawa yang merendahkan martabatnya seperti melepas topi, bersila dan duduk lebih rendah dari raja atau mempersembahkan sirih dan tuak kepada raja Jawa. Daendels memerintahkan agar segera menggantikan peraturan tata upacara lama dengan yang baru di kraton Jawa.15

Di Kesunanan Surakarta, Sunan PB IV segera menyanggupi untuk melaksanakannya. Sebaliknya di Kraton Yogya, peraturan baru yang hakekatnya mirip dengan tuntutan van Overstraten tahun 1792 itu ditolak oleh Sultan HB II. Pieter Engelhard, Minister pertama di Yogyakarta, tetap diperlakukan seperti residen Belanda sebelumnya. Ketika Pieter Engelhard menuntut agar peraturan itu dilaksanakan, Sultan HB II tidak bersedia menemuinya. Engelhard melaporkan hal ini kepada Daendels pada kesempatan kunjungan Daendels ke Semarang. 

Setelah mendengar laporan Engelhard tentang sikap Sultan HB II, Daendels bermaksud untuk datang sendiri ke Yogya dengan maksud memaksa Sultan HB II untuk melaksanakannya. Ketika Sultan HB II mendengar berita bahwa Daendels bermaksud datang ke Yogyakarta dengan membawa sejumlah besar pasukan, Patih Danurejo II diperintahkan untuk menemuinya dan menyampaikan bahwa Sultan bersedia menerapkan aturan itu. Pertemuan Daendels dan Danurejo II berlangsung di Kemloko. Ketika mendengar laporan Danurejo II, Daendels membatalkan maksudnya untuk berkunjung ke Yogyakarta dan kembali ke Batavia melalui Surakarta.16

Persoalan kedua yang menimbulkan ketegangan antara Daendels dan Sultan HB II adalah tuntutan Daendels untuk pengambilalihan hak pengelolaan hutan dan penyerahan monopoli penebangan kayu milik raja-raja Jawa. Daendels menghendaki agar monopoli  penebangan kayu dikuasai oleh pemerintah mengingat persediaan kayu di hutan-hutan pemerintah tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur pertahanan Jawa. Bagi Kesunanan Surakarta yang tidak memiliki banyak hutan, tuntutan itu bukan merupakan masalah. Sebaliknya, bagi Kesultanan Yogyakarta hal ini menjadi masalah besar, mengingat kayu menjadi salah satu sumber pendapatan utama kraton Yogyakarta.

Wilayah hutan Yogyakarta terletak di Monconegoro wetan, yaitu daerah Madiun sampai ke Mojokerto (dahulu bernama Japan). Wilayah ini diperintah oleh menantu Sultan HB II yang sekaligus menjadi panglima pasukan Kesultanan Yogyakarta, Raden Ronggo Prawirodirjo. Ketika Ronggo mendengar tuntutan Daendels, ia mengusulkan kepada Sultan HB II agar menolak tuntutan itu. Ronggo siap menjamin keselamatan Sultan dan Kesultanan apabila Daendels marah terhadap penolakan tersebut. Ronggo yang dianggap sering mengganggu penduduk di Delanggu (perbatasan Kraton Surakarta dan Yogyakarta) dianggap sebagai pemberontak oleh Daendels. Oleh karena itu, ia mendesak sultan untuk segera menyerahkan Ronggo kepada Daendels pada bulan November 1810.

Ronggo yang merasa memperoleh dukungan dari kraton Yogyakarta, khususnya dari kalangan kerabat kraton (Pangeran Notokusumo, Tumenggung Notodiningrat dan Tumenggung Sumodiningrat) menolak menyerahkan diri. Akibat tekanan yang terus menerus, akhirnya HB II bersedia memenuhi tuntutan Daendels untuk mengirim Ronggo, Notokusumo dan Notodiningrat ke Batavia.  Di tengah perjalanan, Ronggo memisahkan diri dengan rombongan untuk kembali memberontak. Ronggo kembali ke Madiun dengan membakar desa-desa wilayah Kesunanan Surakarta. 

Ketika pada akhir November 1810 Daendels mendengar berita kembalinya Ronggo ke Madiun, ia memerintahkan agar pasukan gabungan dibentuk di bawah Letnan Paulus dengan tujuan menangkap Ronggo hidup atau mati. Melalui Pieter Engelhard (Minister Yogyakarta), Daendels mendesak Sultan HB II agar ikut mengirim pasukan. Sultan HB II kemudian mengirim pasukan di bawah pimpinan Tumenggung Purwodipuro. Pasukan dari Yogyakarta mulai berangkat ke Madiun pada awal Desember 1810. Pasukan gabungan Belanda, Kesultanan, Kesunanan dan Legiun Prangwedanan ini berhasil merebut pusat pertahanan Ronggo di Maospati pada tanggal 5 Desember 1810. Ronggo yang terdesak mundur bersama sisa pasukannya melarikan diri ke Kertosono. Setelah dilakukan pengepungan oleh Letnan Paulus, akhirnya Ronggo berhasil ditembak mati pada tanggal 19 Desember 1810 dan jenazahnya dibawa ke Yogyakarta. 20 Atas perintah Daendels, jenazah Ronggo dipamerkan di alun-alun Yogyakarta sebagai peringatan bagi setiap orang yang menentang perintahnya.

Setelah Ronggo terbunuh, Daendels melihat bahwa pemerintah kolonial telah mengalami kerugian yang besar akibat dari pemberontakan yang dilakukan oleh ronggo, dan curiga keterlibatan Sultan HB II dalam peristiwa tersebut. Oleh karena itu, Daendels memutuskan untuk berangkat ke Yogyakarta dengan membawa 3.300 tentara. Pasukan sejumlah itu dibawa oleh Daendels untuk memaksa sultan agar bersedia melakukan perubahan di Kraton sekaligus menurunkan Sultan HB II dan mengangkat putranya menjadi sultan.

Berita kekalahan Ronggo baru diterima oleh Sultan tanggal 26 Desember 1810. Kematian Ronggo dilaporkan kepada Gubernur Jenderal yang saat itu sudah sampai di Kemloko yang jaraknya beberapa kilometer dari Yogyakarta. Dari Kemloko Daendels membalas surat HB II yang intinya sultan tidak perlu merasa takut karena ia hanya membawa 3.200 tentara yang digunakan untuk melindungi sultan dari musuh-musuhnya. Dalam surat itu juga dijelaskan bahwa 15 hingga 16 ribu tentara telah disiapkan untuk menuju ke Yogyakarta. 

Pada tanggal 28 Desember sultan membalas surat Daendels yang intinya sultan bersedia menjalankan nasehat persahabatan Daendels. Setelah sampai di Yogyakarta, Daendels mengadakan pembicaraan dengan para pangeran kraton Yogyakarta yang intinya meminta dukungan untuk menurunkan Sultan HB II dari tahtanya dan menggantikannya dengan putra mahkota RM Surojo. 

Pada tanggal 31 Desember 1810 Sultan HB II turun tahta. Ia tetap diizinkan tetap tinggal di kraton Yogyakarta. Putra mahkota diharuskan untuk menandatangani beberapa perjanjian dan kontrak politik baru. Dalam kontrak itu disebutkan bahwa penguasa penyambutan Minister, membayar biaya pengiriman pasukan, menyerahkan hak monopoli kayu dan pertukaran beberapa daerah Kesultanan dengan wilayah pemerintah. Selain itu, Daendels juga menuntut agar Pangeran Notokusumo dan Tumenggung Notodiningrat diserahkan kepadanya. Kedua orang ini kemudian dibawa oleh Daendels sebagai tawanan perang dan dimaksudkan akan dihukum mati. Untuk sementara keduanya ditawan di Cirebon di bawah pengawasan Residen Waterloo.

Perjanjian baru yang dibuat pada bulan Januari 1811 ini tidak sempat dilaksanakan, mengingat pada bulan Mei 1811 Daendels digantikan oleh Jan Willem Janssens. Janssens memusatkan perhatian pada pertahanan Jawa dari serangan Inggris. Meskipun dibantu oleh pasukan dari raja-raja Jawa, pertahanan Janssens tidak mampu menghadapi serbuan Inggris yang mendaratkan pasukannya pada tanggal 4 Agustus 1811. Setelah bertahan sekitar satu setengah bulan, Janssens menyerah pada tanggal 18 September 1811 di Tuntang. Sejak itu Jawa berada di bawah penguasaan kolonial Inggris dengan Thomas Stamford Raffles sebagai letnan gubernur jenderal.
(Silsila Raja Jawa dan Perang jawa)

September 07, 2011

10 Stadion Terbesar Eropa

STADION sepak bola tidak hanya sebagai tempat latihan atau berlangsungnya pertandingan besar sebuah kejuaraan. Stadion juga merupakan simbol atau identitas dari sebuah klub sepak bola.
Eropa yang selama ini dikenal sebagai kiblat sepak bola tentu banyak memiliki stadion-stadion yang terkenal dan megah. Lalu stadion Eropa mana saja yang masuk dalam 10 stadion terbesar saat ini?
 
1. Camp Nou (Kota Barcelona, Spanyol)
Dibangun: 1957
Kapasitas: 98.934
Markas: Barcelona
Inilah stadion rival nomor satu Real Madrid. Saat ini, Camp Nou menjadi stadion terbesar di Eropa dengan kapasitas lebih dari 98 ribu tempat duduk. Dekatnya
tribun penonton dengan lapangan hijau dan ukurannya yang impresif, membuat
stadion milik El Barca ini dikenal sebagai stadion yang paling terasa atmosfernya.
Aslinya stadion ini bernama L’Estadi. Stadion ini sendiri dirancang oleh arsitek
Josep Soteras Mauri dan Francesc Mitjans Miro.
2. Wembley (Kota London, Inggris)
Dibangun: 2007
Kapasitas: 90.000
Markas: Timnas Inggris
Merupakan stadion legendaris dari negeri Ratu Elizabeth. Stadion ini dimiliki oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan digunakan sebagai markas timnas The Three Lions. Wembley juga menjadi tempat berlangsungnya pertandingan final kompetisi domestik Inggris, seperti Piala FA dan Community Shield.
Stadion ini dibangun tahun 1923 dengan kapasitas 76.000 tempat duduk. Tahun 2003 lalu, Wembley menjalani renovasi untuk kemudian dibuka kembali tahun 2007.
3. Luzhniki (Kota Moskow, Rusia)
Dibangun: 1956
Kapasitas: 84.745
Markas: Torpedo Moskow dan Spartak Moskow
4. NSK Olimpiyskiy (Kota Kiev, Ukraina)
Dibangun: 1948
Kapasitas: 83.160
Markas: Timnas Ukraina, Dynamo Kiev dan Arsenal Kiev
5. Giuseppe Meazza (Kota Milan, Italia)
Dibangun: 1927
Kapasitas: 85.700
Markas: AC Milan dan Inter Milan
Stadion ini juga dikenal dengan nama San Siro. Stadion ini menjadi markas bersama dua klub papan atas Kota Milan, yaitu AC Milan dan Inter Milan.
Tahun 1980 stadion ini resmi mulai menggunakan nama Giuseppe Meazza yang merupakan pemain kenamaan yang pernah bermain bagi Inter atau pun Milan. Ia juga adalah pemain timnas Italia pada era tujuh puluhan.
6. Croke Park (Kota Dublin, Irlandia Utara)
Dibangun: 2002
Kapasitas: 82.300
Markas: Timnas Irlandia
7. Stadio Olimpico (Kota Roma, Italia)
Dibangun: 1953
Kapasitas: 82.922
Markas: AS Roma dan SS Lazio
8. Signal Iduna Park (Kota Dortmund, Jerman)
Dibangun: 1974
Kapasitas: 81.264
Markas: Borussia Dortmund
9. Estadio Santiago Bernabeu (Kota Madrid, Spanyol)
Dibangun: 1947
Kapasitas: 80.354
Markas: Real Madrid
Merupakan home base milik El Real. Stadion ini mulai dibangun tanggal 27 Oktober 1944. Aslinya bernama Estadio Chamartin, mengacu kepada nama stadion Madrid sebelumnya. Tahun 1947 stadion ini resmi diinaugurasi.
Nama Santiago Bernabeu mulai dipakai tahun 1955. Nama ini dipilih untuk menghormati atas jasa Presiden Santiago Bernabeu. Stadion kebanggaan Madrid ini bahkan telah mendapat penghargaan lima bintang dari UEFA.
10. Stade de France (Kota Saint-Denis, Perancis)
Dibangun: 1998
Kapasitas: 79.959
Markas: Timnas Perancis
Namanya menjadi terkenal setelah menjadi tempat berlangsungnya parati final Piala Dunia 1998 antara Perancis dan Brasil. Stade de France tidak hanya menjadi markas Les Blues saja, stadion ini juga digunakan sebagai markas timnas rugby Perancis.

Agustus 16, 2011

Vulkanologi

Vulkanologi merupakan studi tentang gunung berapi, lava, magma, dan fenomena geologi yang berhubungan. Seorang ahli vulkanologi adalah orang yang melakukan studi pada bidang ini. Istilah vulkanologi berasal dari Bahasa Latin Vulcan, dewa api Romawi.
Para ahli vulkanologi sering mengunjungi gunung berapi, terutama yang masih aktif, untuk mengamati letusan gunung berapi, mengumpulkan produk letusan termasuk contoh tephra (seperti abu, ash atau batu apung, pumice), batuan, dan lava. Tujuan utama dari penyelidikan adalah perkiraan letusan; pada saat ini belum ada cara yang akurat untuk melakukan hal ini, tetapi memperkirakan letusan, seperti halnya memperkirakan gempa bumi, dapat menyelamatkan banyak jiwa. Seorang ahli vulkanologi mempelajari pembentukan gunung berapi dan letusannya saat ini serta sejarah letusannya.

1 PENGENALAN GUNUNGAPI

Vulkanologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kegunungapian dan merupakan mata rantai yang tak terpisahkan dengan ilmu geologi.
Gunung api mempunyai pengertian yang cukup kompleks, yaitu :
1. Merupakan bentuk timbulan di permukaan bumi yang dibangun oleh timbunan rempah gunungapi.
2. Dapat diartikan sebagai jenis atau kegiatan magma yang sedang berlangsung.
3. Atau merupakan tempat munculnya batuan leleran dan rempah lepas gunungapi yang berasal dari dalam bumi.
Sebuah gunungapi disebut aktif apabila kegiatan magmatisnya dapat dilihat sacra nyata. Leleran lava dari kawah puncak atau kawah samping, adanya awan panas letusan dan awan panas guguran, lahar letusan dan lain sebagainya mencirikan bahwa gunung api tersebut masih aktif. Morfologi gunung api aktif biasanya menampakan bentukan kerucut sempurna. Apabila gejala kegiatan magmatisnya tidak teramati, suatu gunungapi dapat dikelompokan menjadi gunung api padam. Tetapi keadaan seperti ini bukan berarti bahwa gunung api tersebut mati, sebab pada suatu saat gunungapi itu dapat aktif kembali. Kenampakan gejala panas bumi di permukaan seperti daerah ubahan hidrotermal, kubangan Lumpur panas, hembusan fumarol dan mata air panas memang sering dikaitkan dengan gejala padamnya suatu gunungapi. Sebagai contoh kontras, jalur panas bumi di Indonesia ternyata merupakan tempat kedudukan gunungapi aktif, sebab gas-gas belerang akan dijumpai melimpah di daerah gunungapi aktif.

PROSES TERBENTUKNYA GUNUNG API

1. Pemekaran kerak benua, lempeng bergerak saling menjauh sehingga memberikan kesempatan magma bergerak ke permukaan, kemudian membentuk busur gunung api tengah samudra.
2. Tumbukan antar, dimana kerak samudra menunjam dibawah kerak benua. Akibat gesekan antar kerak tersebut terjadi pelebuaran dan batuan.
3. Kerak benua menjauh satu sama lain secara horizontal, sehingga menimbulkan rekahan atau patahan. Patahan atau rekahan tersebut menjadi jalan ke permukaan lelehan batuan atau magma sehingga membentuk busur gunungapi tengah benua atau banjir lava sepanjang rekahan.
4. Penipisan kerak samudera akibat pergerakan lempeng memberikan kesempatan bagi magma menerobos ke dasar samudera, terobosan magma ini merupakan banjir lava yang membentuk deretan gunungapi perisai.
Penampang diagram yang memper lihatkan bagaimana gunungapi terbentuk di permukaan melalui kerak benua dan kerak samudera serta mekanisme peleburan batuan yang menghasilkan busur gunungapi, busur gunungapi tengah samudera, busur gunungapi tengah benua dan busur gunungapi dasar samudera. (Modifikasi dari Sigurdsson, 2000).
Di Indonesia (Jawa dan Sumatera) pembentukan gunungapi terjadi akibat tumbukan kerak Samudera Hindia dengan kerak Benua Asia. Di Sumatra penunjaman lebih kuat dan dalam sehingga bagian akresi muncul ke permukaan membentuk pulau-pulau, seperti Nias, Mentawai, dll. (Modifikasi dari Katili, 1974).
 
1.2 SEJARAH GUNUNGAPI

Sejarah perkembangan pengetahuan kegunungapian bermula dari pengertian manusia terhadap gejala tersebut meskipun terbatas dalam tingkatan yang sangat sederhana dan bersifat animistic. Peradaban tentang pengetahuan gunungapi berawal dari perilaku manusia dan manusia purba yang mempunyai hubungan dekat dengan gunungapi.Itu ditandai dengan adanya penemuan fosil tulang-tulang manusia purba yang ditemukan di Afrika dan Indonesia. Sebagai contoh banyak ditemukan kerangka manusia di kota Pompeii dan Herculanum yang terkubur oleh endapan akibat letusan Vesuvius pada 79 Masehi. Bangsa Poline beranggapan bahwa kegiatan gunungapi berada dibawah tangan kekuasaan Dewa Pele. Sedangkan Legenda orang Indian di Oregeon Amerika Serikat mengisahkan adanya konflik antara dewa api yang bermukim di Mount Mazama dengan dewa salju yang bertempat di Mount Shata. Pertempuran keduanya menyebabkan hancurnya MountMazama, dan membentuk apa yang sekarang yang disebut Creater Lake. Cerita Senada juga ditemukan dalam kisah atau legenda orang Yunani dan Romawi kuno. Penalaran ilmiah tentang gunung api mungkin dimulai oleh Empedocles (492 – 432), Dimana ia mulai merintis kegunungapian secara jelas. Didekat puncak Mount Etna ia menghabiskan waktunya selama beberapa tahun untuk mengamati dan meyakini bahwa di perut bumi terdapat larutan panas pembentuk gunungapi. Setelah Empedocles, muncul beberapa pengamat seperti Strabo (1600), Martin Lister(1638-1711), Charles Lyell dan Scrope.
Pada tahun 1827, Scroplah yang meletakan dasar pengertian Vulkanologi modern. Didalam teorinya, Scrope berpendapat bahwa kegiatan vulkanik adalah arti dan fungsi gas yang terkandung dalam magma. Dan baru beberapa dekade kemudian, Vulkanologiwan Frank A. Perret mendukung pendapat Scrope, dimana Perret berpendapat bahwa adalah gas adalah agen aktif atau motor penggerak magma. Sejak itu penelitian kegunungapian mengalami perkembangan pesat, dimana banyak muncul peneliti-peniliti baru. Perkembangan ilmu gunung api abad 20 dirintis oleh Thomas A. Jaggar, seorang profesor Geologi dari Masschusset Institute of Technology (MIT), dan Frank A. Perret, seorang insnyur listrik sahabat T.A. Edison. Dan sejarah ilmu gunung apitidak pernah terpisah dari sejarah kegiatan pengamatan. Pusat pun mulai didirikan dimana-mana, seperti di Hawaii(Hawaiian Vulcano Observatory) dan negara-negara lain pun mulai banyak mendirikan pusat-pusat pengamatan gunungapi.

1.3 TEKTONIK DAN VULKANISMA

Berbagai proses geologi, secara fisis maupun kimiawi, antara lain bermula dari adanya gangguan kesetimbangan sistem yang selanjutnya akan mengarah pada pemulihan kesetimbangan baru. Adanya gangguan kesetimbangan sistem dan beberapa kejadian yang diakibatkannya akan membentuk hubungan yang timbal balik cdan saling pengaruh mempengaruhi. Kesetimbangan sistem isostatik, kesetimbangan gaya tarik bumi, kesetimbangan panas bumi dan lain sebagainya merupakan beberapa contoh kesetimbangan geologi. Kesetimbangan isostatik akan tercapai apabila massa batuan di atas permukaan bidang kompensasi telah sama dan normal,sehingga tidak ada penyimpangan regional. Kesetimbangan yang mempengaruhi magma anatar lain kesetimbangan termal, kesetimbangan hidrostatik, kesetimbangan termodinamika, kesetimbangan fisika, kimia dan lainya. Selama dapur magma belum membeku maka senantiasa akan terjadi gangguan kesetimbangan, misal berupa hilangnya panas, pembentukan kristal, naiknya tekanan gas dan uap, pergerakan magma, letusan dan lain sebagainya. Sistem hidrostatik dikatakan setimbang apabila berta jenis magma membesar ke arah dalam. Suatu penyimpangan terhadap berat jenis, biarpun kecil. Gangguan kesetimbangan pada magma yang berada dibawah permukaan bumi anatara lain akan menyebabkan terjadinya arus terputar yang segera diikuti proses lanjutan berupa pembentukan cekungan (geosinklin), tegangan pada kerak benua yang berakhir dengan pembentukan lurah, retakan dan sesar; orogenesa, tektogenesa dan gejala penerobosan magma ke permukaan bumi.
Sehingga jelaslah bahwa tektonik dan vulkanisme merupakan ekspresi gaya-gaya dalam bumi yang dihuibungkan dengan proses pengalihan tenaga ke permukaan. Sementara tektonik merupakan manisfestasi gejala aspek mekanik yang ditimbulkan ; maka vulkanisme adalah manisfestasi aspek kimiawi dari proses pemindhan tenaga tersebut.
Ada tiga lingkungan gunungapi yang dapat dibedakan dengan jelas :
1. Lingkungan tipe busur kepulauan (typical island-arc environment), dimana gunungapi terdapat di bagian puncak punggungan pegunungan yang membusur. Magma basalan dari bagian atas selubung bumi yang terletak dibawah suatu punggungan akan naik sepanjang rekahan yang memotong lapisan granit. Dan sewaktu magma menerobos lapisan tersebut akan terjadi perubahan komposisi,disamping proses difrensiasinya sendiri berjalan tanpa halangan berarti.
Di permukaan akan terbentuk gunungapi andesitan.
2. Lingkungan tipe samodra (typical ocean environment), di mana gunungapi muncul dan tersebar berderet di sepanjang puncak punggungan yang mempunyai sistem reakahan pada kerak samodranya. Melalui rekahan yang memotong lapisan basalan, magma primer yang basa bergenerasi ke atas dari asalnya yaitu selubung bumi yang berada di bawah punggungan tersebut. Dan karena hampir tidak menjumpai lapisan granitan, maka magma yang berdiferensiasi selama perjalanannya ke atas tidak mengalami perubahan yang bersifat basalan.
3. Lingkungan tipe benua (typical continental envoronment, di mana pada jalur pegunungan yang tak stabil terdapat lapisan kerak granitan yang tebal. Magma yang bergenerasi dekat dengan dasar akar p[egunungan, kemudian naik secara perlahan melalui rekahan pada kerak granitan dan muncul di permukaan sebagai gunungapi andesitan dan riolitan.

Agustus 02, 2011

30 Pahala Dalam Sholat Tarawih

Ngomong-ngomong soal bulan ramadhan takan pernah habisnya apa lagi soal pahala yang ada pada bulan tersebut, dari tidur sampai bau mulut juga ada balasanya.
Salah satu hal yang gak bakal terlewatkan di bulan ini yakni Sholat Tarawih, ia sholat tersebut cuma ada di bulan romadhan lo kalau kata orang kalau gak terawih puasa kurang afdol, tapi tau gak anda...??? ada pahala yang terkandung besar dalam tiap sholat yang kita kerjakan, mau tau..???? ini jawabanya.

Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:

malam pertama, Orang mukmin keluar dari dosanya seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.

malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika
keduanya mukmin.


malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat”.

malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).

malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.

malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.

malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin a.s.

malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allag Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi SAW.

Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.

malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.

malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.

malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.

malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.

malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.

malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.

malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.

malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”

malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.

malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).

malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.

malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.

malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.

malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.

malam kedua puluh lima, Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.

malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.

malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.

malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.

malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.

malam ketiga puluh, Allah berfirman:”Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari iar Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku”
(HR Majalis).

Demikianlah, keutamaan shalat tarawih yang disebutkan oleh Rasulullah SAW.

Juli 18, 2011

Sejarah Penggunaan Nama " INDONESIA "

Nama Indoneisa untuk pertama kalinya muncul di dunia yaitu terdapat pada tulisan James Richardson Logan halaman 254 (1819-1869). Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago. Logan adalah orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Pada saat mengusulkan nama Indonesia Logan tidak menyadari dan tidak menduga ternyata nama Indonesia itu menjadi nama bangsa dan Negara yang mana jumlah penduduknya merupakan peringkat keempat terbesar di dunia. Dari situlah James Richardson Logan secara konsisten menggunakan namaIndonesia dalam karya ilmiahnya, dan dengan seiring perjalanannya waktu pemakaian nama Indonesia menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Inilah yang menjadi titik awal mula nama Indonesia di dunia.
Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilahIndonesia di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah Indonesia itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilahIndonesia itu dari tulisan-tulisan Logan.
Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah Indonesia adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.
Pada dasawarsa 1920-an, nama Indonesia yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga namaIndonesia akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.
Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut -Hindia Belanda-. Juga tidak -Hindia- saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami namaIndonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orangIndonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya.
Sementara itu, di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai KomunisIndonesia (PKI). Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan namaIndonesia. Akhirnya nama Indonesia dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita sebut Sumpah Pemuda.
Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat, DPR zaman Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar namaIndonesia diresmikan sebagai pengganti nama Nederlandsch-Indie. Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah.
Maka kehendak Allah pun berlaku. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama Hindia Belanda untuk selama-lamanya. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, lahirlah RepublikIndonesia.

Juli 04, 2011

Para Korban 'Diktator' Fergie

Masih ingat dengan sederet bintang-bintang seperti Paul Ince, Jaap Stam, David Beckham, Roy Keane, hingga Ruud van Nistelrooy? Bagi para pecinta Manchester United tentunya masih ingat saat kelimanya terpaksa cabut dengan tidak hormat dari Old Trafford karena pengaruh kediktatoran Manajer Sir Alex Ferguson.
Ya, mereka memang beberapa dari nama besar di MU yang terpaksa menjadi korban 'kekejaman' Fergie. Pegaruh Fergie di MU memang cukup dominan. Bahkan ketimbang jajaran direksi, bisa jadi Fergie memiliki kekuatan yang tak kalah superior.
Sedikit saja salah sikap, atau sekadar menyinggung perasaan sang manajer, alamat pemain itu harus seera mengepak koper untuk segera hengkang dari ld Trafford. Kini, kondisi itu tengah mengancam kelangsungan karier Wayne Rooney bersama Red Devils.
Akibat munculnya kabar perseteruannya dengan Fergie, Rooney diyakini hanya tinggal menghitung hari-hari terakhirnya di Old Trafford. Nasibnya hampir dipastikan bakal seperti lima pendahulunya yang telah lebih dulu menjadi korban otoritas Fergie di Old Trafford.
Situasi yang dialami Rooney bermula dari skandal seks yang membuatnya disingkirkan Fergie dari tim utama. Dengan dalih Rooney mengalami cedera, Fergie-pun semakin jarang memainkan Rooney sebagai starter.
Merasa jengah dengan kondisi itu, Rooney akhirnya berontak. Dia menegaskan tidak sama sekali mengalami cedera pergelangan kaki seperti yang dituduhkan Fergie. Kontan ucapan itu membuat hubungannya dengan Fergie semakin retak. Dan kini, Rooney sudah mulai bersiap-siap keluar dari Theater of Dream. 
Kondisi hampir mirip denga Rooney juga dialami oleh Ince, Stam, Beckham, Keane, dan Van Nistelrooy. Meski dengan kasus yang berbeda-beda, namun pada dasarnya mereka harus mental karena Fergie sudah tak mengehendakinya di Old Trafford.
 
Berikut kasus-kasus mereka dengan Fergie yang memaksanya pergi dari MU:

1. Paul Ince (1989-1995) 
Meski statusnya saat itu sebagai pemain kunci, namun sikap keras Ince membuatnya kerap bersitegang dengan Fergie di beberapa kesempatan. Alhasil, hubungan keduanya perlahan-lahan semakin dingin, dan hampir tak ada komunikasi. Fergie-pun menjual paksa Ince ke Inter Milan pada 1995 dengan nilai 7,5 juta pounds.
Bahkan, saat Ince memutuskan kembali dari Italia dan ingin bermain lagi di Inggris bersama MU, Fergie menolak. Saking kesalnya dengan sikap mantan mentornya itu, Ince memutuskan bermain untuk rival abadi Setan Merah, Liverpool, selama dua tahun. Hingga akhirnya dia pensiun pada 2007 silam.


2. Jaap Stam (1998-2001) 

Semasa bermain bersama MU, Stam merupakan salah satu defender terbaik Eropa. Sayang, akibat satu kesalahan kecil yang dianggap cukup fatal, kariernya di Old Trafford harus punah.
Dalam aurobiografi yang dirilisnya pada 2001, Stam memuat pernyataan yang secara langsung mengkritik Fergie serta beberapa rekan setimnya. Imbasya, dia terpaksa mengepak koper karena dipaksa pergi ke Lazio dengan harga 16,5 juta pounds.






3. David Beckham (1993-2003)
Menjelang akhir kariernya di MU, Beckham memang tengah mengalami cedera cukup serius, yakni pada awal 2003. Setelah pulih, dia sempat kesulitan merebut tempatnya dari Ole Gunnar Solskjaer. Pada Februari 2003, media di Inggris memuat gambar pelipis mata kiri Beckham yang terluka.
Diyakini luka tersebut didapat Becks setelah terkena sepatu Fergie yang ditendangkan ke arahnya saat melampaskan rasa kesal akibat kekalahan dari Arsenal di Piala FA. Sebelumnya media memang sudah melihat gelagat perpecahan hubungan antaa keduanya. benar saja, tak lama setelah insien itu, Becks terbang ke Spanyol untuk bergabung dengan Real Madrid seharga 25 juta pounds. Cukup murah untuk pemain sekaliber dia saat itu.

4. Roy Keane (1993-2005)

Kapten MU ini memang dikenal sebagai pemain yang kerap melontarkan kata-kata pedas baik di lapangan maupun di luar. Tak heran jika keharmonisan hubunan dengan Fegie akhirnya pecah pada 2005 silam.
Akibat komentar pedasnya dengan mengkritik penampilan rekan-rekannya, dia masuk ke dalam daftar hitam di mata Fergie. tak ada toleransi meski dia sudah 12 tahun mengabdi di Old Trafford sebagai kapten. Pada 2005, dia dilepas dengan status bebas transfer, hingga bergabung ke Glasgow Celtic.




5. Ruud van Nistelrooy (2001-2006)
Striker asal Belanda ini memang berstatus top skorer MU sepanjang sejarah. Namun, akibat ketegangan yang diciptakannya dengan bintang muda, Cristiano Ronaldo. Insiden itu muncul setelah Fergie tak memainkannya di final Piala Liga melawan Wigan Athletic, Ruudtje mulai diasingkan. Saat itu Fergie memang berdalih karier Ruudtje sudah habis, dan tidak setajam sebelumnya.
Pada akhirnya, dia dilego ke Madrid menyusul Beckham dengan harga sekitar 8,7 juta pounds. Di Madrid, dia menunjukkan kepada Fergie kalau dirinya belum habis, dan menjadi salahsatu bomber tersubur di Liga BBVA.
 

Juli 02, 2011

Badge of Honour Liga Champions

Ini merupakan simbol atau tanda penghargaan yang diberikan UEFA kepada klub-klub Eropa yang berhasil menjuarai kompetisi Liga Champions sebanyak lima kali. Badge of Honour juga diberikan kepada klub yang berhasil menjuarai selama tiga musim berturut-turut.

Simbol ini mulai diperkenalkan pada musim kompetisi 2000-01. Badge of Honour berupa gambar trofi piala Liga Champions. Di atas gambar trofi terdapat angka yang merepresentasikan jumlah gelar Liga Champions yang telah diraih oleh klub.

Letak Badge of Honour ada di lengan sebelah kiri kaus para pemain yang klubnya berlaga di kompetisi elite Eropa tersebut. Simbol ini berbentuk oval dan berwarna biru laut. Karena tak semua tim bisa memenangi Liga Champions, tentu saja akan menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan tersendiri bagi tim-tim yang bisa menjadi jawara dan mendapatkan Badge of Honour.

Real Madrid
Tidak dapat dipungkiri, inilah klub tersukses dalam sejarah penyelenggaraan Liga Champions. Klub raksasa asal Spanyol ini mencatat rekor yang sangat mengesankan, sembilan kali juara. Hingga kini rekor tersebut masih dipegang oleh klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu Madrid bahkan juga membukukan sukses meraih lima kali juara pada lima musim berturut-turut yaitu pada tahun 1956, 1957, 1958, 1959 dan 1960.

AC Milan
Inilah pesaing serius Madrid dalam urusan gelar juara Liga Champions. Milan telah mengoleksi tujuh gelar juara yang diraihnya pada musim 1962-63, 1968-69, 1988-89, 1989-90, 1993-94, 2002-03, dan 2006-07. Mereka kini menjadi kolektor gelar Liga Champions kedua terbanyak.

Liverpool
The Reds merebut gelar juara sebanyak lima kali. Mereka meraihnya pada musim 1976-77, 1977-78, 1980-81, 1983-84, dan 2004-05. Tak heran mereka berhak mengenakan symbol kehormatan tersebut.

Ajax Amsterdam
Di antara klub Belanda yang pernah berlaga di Liga Champions, boleh dibilang tim Ajax Amsterdam adalah klub yang paling sukses. Tiga gelar berhasil mereka raih selama tiga musim berturut-turut, yaitu musim 1970-71, 1971-72, dan 1972-73. Prestasi ini membuat mereka diberi kehormatan mengenakan Badge of Honour oleh UEFA. Namun jumlah raihan gelar Ajax sekarang empat. Mereka berhasil menambahnya menjadi empat pada tahun 1994-95 dengan mengalahkan AC Milan di partai puncak.

Bayern Muenchen
Bayern memang belum mengoleksi lima gelar juara. Sekarang mereka baru mengumpulkan empat trofi yang direbutnya pada musim 1973-74, 1974-75, 1975-76, dan 2000-01. Namun karena pernah merebutnya selama tiga kali beruntun pada tahun 1974 hingga 1976, kostum FC Hollywood kini dihiasi Badge of Honour.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Blog Themes | Bloggerized by andri pradinata - Gold Blogger Themes | AP14