Andriy Shevchenko
Andriy Shevchenko, Pesepak Bola asal ukraina merupakan leganda hidup sepak bola Ukraina membawa ukraina ke piala dunia 2006 jerman dan lolos di penyisihan grup dan merupan striker terbaik eropa bersama tim besar AC Milan .
Pemuda Indonesia
Masa Mudah adalah masa emas kehidupan manusia, banyak hal hal besar yang dilakukan pemudah dalam sejarah pemudah adalag golongan pembawah roda perubahan, Catatan catan sejarah juga tak lepas dari kegemilangan parah pamuda untuk sebuah perubahan dan Indonesia sebagai contoh dari Sumpah Pemudah 1928 Proklamasi 1945 dan reformasi 1998 adalah hasil gerakan Pemuda untuk perubahan dan perbaikan.
Indonesia di Dunia
indonesia sebagai pusat dunia INDONESIAN SENTRIS, kita mempunya letak strategis itu di akui sejak masa lalu jadi kenapa kita harus takut tertinggal, bangkitkan ekonomi Indonesia bukan hal yang mustahil, Indonesia Bisa.
SOEKARNO
Soekarno Bapak pendiri bangsa Presiden terbaik yang pernah mempin Indonesia dan sang Proklamator bangsa walau riwayat akhir hayatnya tak sebanding perjuangan bagi bangsa ini.
Pagaralam
Pagaralam Kota wisata di Sumatera Selatan, menyimpan potensi alam dan energi, penuh nilai sejarah disini kita juga melihat hasil perdana dahulu dari peninggalan situs situs megalitikum yang tersebar di berbagai wilayah dan di dukung suasan alam yang sejuk sangat cocok bagi tempat refresing dari kehidupan hirup pikuk kota yang bising.
Jas Merah
Bagi Penggila sejarah Indonesia mungkin Kata-kata Ini bukan hal yang asing di dengar, setidaknya kata ini memotivasi para sejarah wan yang di anggap kuno di era Moderenisasi ini banyak makna yang tersirat di balaik kata-kata tersebut orang besar tidak akan menjadi tanpa ada masa lalu yg mereka lalui, bangsa yang besar juga takan pernah melupakan masa lalu dan belajar dari pengalan masa lalu. SALAM JAS MERAH..!!.
Jembatan Ampera
Setidaknya warga Sumatera Selatan Harus berterima kasih terhadap Soekarno dan Jepang yang telah memberikan pampasan perang sebagai ganti 3,5 tahun ikut menikmati kekayaan alam Indonesia, Ampera jadi Icon utama palembang saat ini menghubungkan dua wilayah yang dulu terpisah dengan istilah wilaya Iliran dan Uluan.
September 26, 2011
Kebijakan Deandels & Reaksi Wilaya Jawa Bagian Tengah
September 07, 2011
10 Stadion Terbesar Eropa
Eropa yang selama ini dikenal sebagai kiblat sepak bola tentu banyak memiliki stadion-stadion yang terkenal dan megah. Lalu stadion Eropa mana saja yang masuk dalam 10 stadion terbesar saat ini?
1. Camp Nou (Kota Barcelona, Spanyol)
Dibangun: 1957
Kapasitas: 98.934
Markas: Barcelona
Inilah stadion rival nomor satu Real Madrid. Saat ini, Camp Nou menjadi stadion terbesar di Eropa dengan kapasitas lebih dari 98 ribu tempat duduk. Dekatnya
tribun penonton dengan lapangan hijau dan ukurannya yang impresif, membuat
stadion milik El Barca ini dikenal sebagai stadion yang paling terasa atmosfernya.
Aslinya stadion ini bernama L’Estadi. Stadion ini sendiri dirancang oleh arsitek
Josep Soteras Mauri dan Francesc Mitjans Miro.
2. Wembley (Kota London, Inggris)
Dibangun: 2007
Kapasitas: 90.000
Markas: Timnas Inggris
Merupakan stadion legendaris dari negeri Ratu Elizabeth. Stadion ini dimiliki oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan digunakan sebagai markas timnas The Three Lions. Wembley juga menjadi tempat berlangsungnya pertandingan final kompetisi domestik Inggris, seperti Piala FA dan Community Shield.
Stadion ini dibangun tahun 1923 dengan kapasitas 76.000 tempat duduk. Tahun 2003 lalu, Wembley menjalani renovasi untuk kemudian dibuka kembali tahun 2007.
3. Luzhniki (Kota Moskow, Rusia)
Dibangun: 1956
Kapasitas: 84.745
Markas: Torpedo Moskow dan Spartak Moskow
4. NSK Olimpiyskiy (Kota Kiev, Ukraina)
Dibangun: 1948
Kapasitas: 83.160
Markas: Timnas Ukraina, Dynamo Kiev dan Arsenal Kiev
5. Giuseppe Meazza (Kota Milan, Italia)
Dibangun: 1927
Kapasitas: 85.700
Markas: AC Milan dan Inter Milan
Stadion ini juga dikenal dengan nama San Siro. Stadion ini menjadi markas bersama dua klub papan atas Kota Milan, yaitu AC Milan dan Inter Milan.
Tahun 1980 stadion ini resmi mulai menggunakan nama Giuseppe Meazza yang merupakan pemain kenamaan yang pernah bermain bagi Inter atau pun Milan. Ia juga adalah pemain timnas Italia pada era tujuh puluhan.
6. Croke Park (Kota Dublin, Irlandia Utara)
Dibangun: 2002
Kapasitas: 82.300
Markas: Timnas Irlandia
7. Stadio Olimpico (Kota Roma, Italia)
Dibangun: 1953
Kapasitas: 82.922
Markas: AS Roma dan SS Lazio
8. Signal Iduna Park (Kota Dortmund, Jerman)
Dibangun: 1974
Kapasitas: 81.264
Markas: Borussia Dortmund
9. Estadio Santiago Bernabeu (Kota Madrid, Spanyol)
Dibangun: 1947
Kapasitas: 80.354
Markas: Real Madrid
Merupakan home base milik El Real. Stadion ini mulai dibangun tanggal 27 Oktober 1944. Aslinya bernama Estadio Chamartin, mengacu kepada nama stadion Madrid sebelumnya. Tahun 1947 stadion ini resmi diinaugurasi.
Nama Santiago Bernabeu mulai dipakai tahun 1955. Nama ini dipilih untuk menghormati atas jasa Presiden Santiago Bernabeu. Stadion kebanggaan Madrid ini bahkan telah mendapat penghargaan lima bintang dari UEFA.
10. Stade de France (Kota Saint-Denis, Perancis)
Dibangun: 1998
Kapasitas: 79.959
Markas: Timnas Perancis
Namanya menjadi terkenal setelah menjadi tempat berlangsungnya parati final Piala Dunia 1998 antara Perancis dan Brasil. Stade de France tidak hanya menjadi markas Les Blues saja, stadion ini juga digunakan sebagai markas timnas rugby Perancis.
Agustus 16, 2011
Vulkanologi
Gunung api mempunyai pengertian yang cukup kompleks, yaitu :
1. Merupakan bentuk timbulan di permukaan bumi yang dibangun oleh timbunan rempah gunungapi.
2. Dapat diartikan sebagai jenis atau kegiatan magma yang sedang berlangsung.
3. Atau merupakan tempat munculnya batuan leleran dan rempah lepas gunungapi yang berasal dari dalam bumi.
Sebuah gunungapi disebut aktif apabila kegiatan magmatisnya dapat dilihat sacra nyata. Leleran lava dari kawah puncak atau kawah samping, adanya awan panas letusan dan awan panas guguran, lahar letusan dan lain sebagainya mencirikan bahwa gunung api tersebut masih aktif. Morfologi gunung api aktif biasanya menampakan bentukan kerucut sempurna. Apabila gejala kegiatan magmatisnya tidak teramati, suatu gunungapi dapat dikelompokan menjadi gunung api padam. Tetapi keadaan seperti ini bukan berarti bahwa gunung api tersebut mati, sebab pada suatu saat gunungapi itu dapat aktif kembali. Kenampakan gejala panas bumi di permukaan seperti daerah ubahan hidrotermal, kubangan Lumpur panas, hembusan fumarol dan mata air panas memang sering dikaitkan dengan gejala padamnya suatu gunungapi. Sebagai contoh kontras, jalur panas bumi di Indonesia ternyata merupakan tempat kedudukan gunungapi aktif, sebab gas-gas belerang akan dijumpai melimpah di daerah gunungapi aktif.
1. Pemekaran kerak benua, lempeng bergerak saling menjauh sehingga memberikan kesempatan magma bergerak ke permukaan, kemudian membentuk busur gunung api tengah samudra.
2. Tumbukan antar, dimana kerak samudra menunjam dibawah kerak benua. Akibat gesekan antar kerak tersebut terjadi pelebuaran dan batuan.
3. Kerak benua menjauh satu sama lain secara horizontal, sehingga menimbulkan rekahan atau patahan. Patahan atau rekahan tersebut menjadi jalan ke permukaan lelehan batuan atau magma sehingga membentuk busur gunungapi tengah benua atau banjir lava sepanjang rekahan.
4. Penipisan kerak samudera akibat pergerakan lempeng memberikan kesempatan bagi magma menerobos ke dasar samudera, terobosan magma ini merupakan banjir lava yang membentuk deretan gunungapi perisai.
Pada tahun 1827, Scroplah yang meletakan dasar pengertian Vulkanologi modern. Didalam teorinya, Scrope berpendapat bahwa kegiatan vulkanik adalah arti dan fungsi gas yang terkandung dalam magma. Dan baru beberapa dekade kemudian, Vulkanologiwan Frank A. Perret mendukung pendapat Scrope, dimana Perret berpendapat bahwa adalah gas adalah agen aktif atau motor penggerak magma. Sejak itu penelitian kegunungapian mengalami perkembangan pesat, dimana banyak muncul peneliti-peniliti baru. Perkembangan ilmu gunung api abad 20 dirintis oleh Thomas A. Jaggar, seorang profesor Geologi dari Masschusset Institute of Technology (MIT), dan Frank A. Perret, seorang insnyur listrik sahabat T.A. Edison. Dan sejarah ilmu gunung apitidak pernah terpisah dari sejarah kegiatan pengamatan. Pusat pun mulai didirikan dimana-mana, seperti di Hawaii(Hawaiian Vulcano Observatory) dan negara-negara lain pun mulai banyak mendirikan pusat-pusat pengamatan gunungapi.
Sehingga jelaslah bahwa tektonik dan vulkanisme merupakan ekspresi gaya-gaya dalam bumi yang dihuibungkan dengan proses pengalihan tenaga ke permukaan. Sementara tektonik merupakan manisfestasi gejala aspek mekanik yang ditimbulkan ; maka vulkanisme adalah manisfestasi aspek kimiawi dari proses pemindhan tenaga tersebut.
Ada tiga lingkungan gunungapi yang dapat dibedakan dengan jelas :
1. Lingkungan tipe busur kepulauan (typical island-arc environment), dimana gunungapi terdapat di bagian puncak punggungan pegunungan yang membusur. Magma basalan dari bagian atas selubung bumi yang terletak dibawah suatu punggungan akan naik sepanjang rekahan yang memotong lapisan granit. Dan sewaktu magma menerobos lapisan tersebut akan terjadi perubahan komposisi,disamping proses difrensiasinya sendiri berjalan tanpa halangan berarti. Di permukaan akan terbentuk gunungapi andesitan.
Agustus 02, 2011
30 Pahala Dalam Sholat Tarawih
keduanya mukmin.
malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat”.
malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
malam ketiga puluh, Allah berfirman:”Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari iar Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku”
Juli 18, 2011
Sejarah Penggunaan Nama " INDONESIA "
Juli 04, 2011
Para Korban 'Diktator' Fergie
1. Paul Ince (1989-1995)
Bahkan, saat Ince memutuskan kembali dari Italia dan ingin bermain lagi di Inggris bersama MU, Fergie menolak. Saking kesalnya dengan sikap mantan mentornya itu, Ince memutuskan bermain untuk rival abadi Setan Merah, Liverpool, selama dua tahun. Hingga akhirnya dia pensiun pada 2007 silam.
2. Jaap Stam (1998-2001)
Semasa bermain bersama MU, Stam merupakan salah satu defender terbaik Eropa. Sayang, akibat satu kesalahan kecil yang dianggap cukup fatal, kariernya di Old Trafford harus punah.
Dalam aurobiografi yang dirilisnya pada 2001, Stam memuat pernyataan yang secara langsung mengkritik Fergie serta beberapa rekan setimnya. Imbasya, dia terpaksa mengepak koper karena dipaksa pergi ke Lazio dengan harga 16,5 juta pounds.
3. David Beckham (1993-2003)
Menjelang akhir kariernya di MU, Beckham memang tengah mengalami cedera cukup serius, yakni pada awal 2003. Setelah pulih, dia sempat kesulitan merebut tempatnya dari Ole Gunnar Solskjaer. Pada Februari 2003, media di Inggris memuat gambar pelipis mata kiri Beckham yang terluka.
Diyakini luka tersebut didapat Becks setelah terkena sepatu Fergie yang ditendangkan ke arahnya saat melampaskan rasa kesal akibat kekalahan dari Arsenal di Piala FA. Sebelumnya media memang sudah melihat gelagat perpecahan hubungan antaa keduanya. benar saja, tak lama setelah insien itu, Becks terbang ke Spanyol untuk bergabung dengan Real Madrid seharga 25 juta pounds. Cukup murah untuk pemain sekaliber dia saat itu.
4. Roy Keane (1993-2005)
Kapten MU ini memang dikenal sebagai pemain yang kerap melontarkan kata-kata pedas baik di lapangan maupun di luar. Tak heran jika keharmonisan hubunan dengan Fegie akhirnya pecah pada 2005 silam.
Akibat komentar pedasnya dengan mengkritik penampilan rekan-rekannya, dia masuk ke dalam daftar hitam di mata Fergie. tak ada toleransi meski dia sudah 12 tahun mengabdi di Old Trafford sebagai kapten. Pada 2005, dia dilepas dengan status bebas transfer, hingga bergabung ke Glasgow Celtic.
5. Ruud van Nistelrooy (2001-2006)
Striker asal Belanda ini memang berstatus top skorer MU sepanjang sejarah. Namun, akibat ketegangan yang diciptakannya dengan bintang muda, Cristiano Ronaldo. Insiden itu muncul setelah Fergie tak memainkannya di final Piala Liga melawan Wigan Athletic, Ruudtje mulai diasingkan. Saat itu Fergie memang berdalih karier Ruudtje sudah habis, dan tidak setajam sebelumnya.
Pada akhirnya, dia dilego ke Madrid menyusul Beckham dengan harga sekitar 8,7 juta pounds. Di Madrid, dia menunjukkan kepada Fergie kalau dirinya belum habis, dan menjadi salahsatu bomber tersubur di Liga BBVA.
Juli 02, 2011
Badge of Honour Liga Champions
Tidak dapat dipungkiri, inilah klub tersukses dalam sejarah penyelenggaraan Liga Champions. Klub raksasa asal Spanyol ini mencatat rekor yang sangat mengesankan, sembilan kali juara. Hingga kini rekor tersebut masih dipegang oleh klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu Madrid bahkan juga membukukan sukses meraih lima kali juara pada lima musim berturut-turut yaitu pada tahun 1956, 1957, 1958, 1959 dan 1960.
Inilah pesaing serius Madrid dalam urusan gelar juara Liga Champions. Milan telah mengoleksi tujuh gelar juara yang diraihnya pada musim 1962-63, 1968-69, 1988-89, 1989-90, 1993-94, 2002-03, dan 2006-07. Mereka kini menjadi kolektor gelar Liga Champions kedua terbanyak.
Liverpool
The Reds merebut gelar juara sebanyak lima kali. Mereka meraihnya pada musim 1976-77, 1977-78, 1980-81, 1983-84, dan 2004-05. Tak heran mereka berhak mengenakan symbol kehormatan tersebut.
Ajax Amsterdam
Di antara klub Belanda yang pernah berlaga di Liga Champions, boleh dibilang tim Ajax Amsterdam adalah klub yang paling sukses. Tiga gelar berhasil mereka raih selama tiga musim berturut-turut, yaitu musim 1970-71, 1971-72, dan 1972-73. Prestasi ini membuat mereka diberi kehormatan mengenakan Badge of Honour oleh UEFA. Namun jumlah raihan gelar Ajax sekarang empat. Mereka berhasil menambahnya menjadi empat pada tahun 1994-95 dengan mengalahkan AC Milan di partai puncak.
Bayern Muenchen
Bayern memang belum mengoleksi lima gelar juara. Sekarang mereka baru mengumpulkan empat trofi yang direbutnya pada musim 1973-74, 1974-75, 1975-76, dan 2000-01. Namun karena pernah merebutnya selama tiga kali beruntun pada tahun 1974 hingga 1976, kostum FC Hollywood kini dihiasi Badge of Honour.
Juni 29, 2011
Memahami Kembali Makna Isra Miraj
Berkaitan dengan Isra dan Mi’raj para teolog islam banyak berspekulasi tentang perjalanan ke langit pada malam itu, sebab hal itu menimbulkan beberapa kesulitan untuk memecahkanya. Ada yang berpendapat bahwa yang melakukan perjalanan adalah ruhani bukan jasmani, namun istri Nabi Aisyah, “Bahwa jasmaninya tidak hilang” di tentang semakin banyaknya kecenderungan untuk mengklaim bahwa perjalanan ini benar-benar secara jasmani, bahkan kaum Mu’tazilah menguatkan bahwa yang melakukan perjalanan adalah ruhaniah bukan jasmaniah. Namun mufasir Al-Qur’an kenamaan, Thabrani (awal abad ke-10), berpendapat bahwa perjalanan Nabi itu benar-benar terjadi secara jasmani, karena mereka lebih harfiyah, dan dalam Al-Qur’an sebagaimana ditekankan oleh Thabrani dengan jelas mengatakan “Allah telah memperjalankan hambaNya pada malam hari” dan “bukan jiwa hambaNya”.
Dan tidak mustahil ketika kejadian Isra Mi'raj ini banyak ditentang oleh kaum rasionalis dan mereka berdalih "mana mungkin seseorang mampu berjalan melebihi kecepatan sinar". Akan tetapi kenyataan ilmiah membuktikan bahwa setiap sistem gerak mempunyai perhitungan waktu yang berbeda dengan sistem yang lain. Bahwa kebutuhan waktu untuk mencapai suatu sasaran berbeda satu dengan yang lain. Benda padat membutuhkan waktu yang lebih lama di bandingkan dengan suara, demikian juga suara lebih lama di bandingkan dengan cahaya, sehingga kita dapat berkata bahwa ada sesuatu yang tidak membutuhkan waktu untuk mencapai sasaran. Di samping itu juga bahwa Manusia memiliki keterbatasan berpikir, dan berbatas pada eksperimen atau melakukan pengamatan terhadap gejala-gejala alam yang dapat dilakukan oleh siapa, kapan dan dimana saja.
Isra Mi’raj juga memiliki makna penting dalam ruang imajinasi umat Islam. Makna penting itu jika diurai tentu akan memanjang. Isra Mi’raj, bisa dimaknai dari sudut pergolakan dakwah Nabi, kebenaran doktrin Islam, perjumpaan dengan para Nabi dan lain sebagainya. Tapi yang jelas, kisah-kisah serupa itu mengarahkan pengetahuan dan kesadaran umat beragama akan narasi besar yang memperkukuh dinamika umat untuk menyaksikan kehadiran Yang Mutlak (Allah). Ini penting, setidaknya demi membendung tergelincirnya sejarah ketuhanan dan Agama dari sekadar sejarah dunia yang biasa dan profan.
Disamping itu pula, mirajnya seorang mukmin bukanlah sebuah upaya pendakian spiritual untuk berpaling dari tanggung jawab kemanusiaan, melainkan justru agar terjalin kontak antara kehendak suci di langit dan orientasi manusia di bumi. Shalat dan dzikir bisa dilihat sebagai institusi iman dimana sebuah keyakinan dan orientasi keilahian diterjemahkan dikaitkan dengan orientasi praksis untuk menciptakan salam (perdamaian) diantara sesama manusia. Dengan kata lain, rentangan spektrum Ilahi di satu sisi dan spektrum kemanusiaan disisi yang lain secara metafisis tidaklah tepat jika diletakan dalam perspektif ruang sebagaimana ruang yang kita fahami dalam hidup keseharian. Tetapi keduanya menyatu dalam sebuah kesadaran, sehingga bagi seorang mukmin perilaku kemanusiaan-nya hendaknya memuat kualitas Ilahi, dan kehangatan dalam bertuhan hendaknya terefleksikan dalam perilaku kemanusiaanya.
Sementara itu menurut tradisi islam, Isra dan Mi’raj terjadi selama priode Makkah yang terahir dari kehidupan Muhammad, tidak lama sebelum hijrah ke Madinah, yang biasa diperingati pada tangal 27 rajab, bulan ke tujuh hijiriyah. Di daerah kasmir (India), biasanya memperingati Mi’raj selama satu mingu dengan memperbanyak bacaan bacaan yang memuji Nabi mengagungkan namanya. Di Turki, malam Mi’raj di perlakukan sama dengan malam kelahiran Nabi, sebagai malam yang penuh dengan berkah dan biasanya malam-malam itu masjid di hiasi dengan lampu-lampu dan diramaikan puji-pujian.
Dalam peristiwa ini di samping Nabi melihat tentang kebesaran-kebesaran Allah, juga diperlihatkannya surga beserta panoramanya dan peristiwa-peristiwa yang lain yang menakjubkan. Berbagai fenomena yang ditemui oleh Nabi saat melakukan wisata religius begitu banyak yang amat mengerikan, seperti bibir dan lidah yang terus tergunting yang mencerminkan hukuman bagi orang-orang yang selalu menyebarkan fitnah. Wajah dan dada yang terus tercakar sebagai gambaran bagi mereka yang suka menindas. Orang-orang terus berenang di kolam nanah dan darah lalu terus dilempari batu, sebagai gambaran siksaan bagi orang-orang yang korupsi dan makan harta riba. Semua amatlah penting untuk dijadikan sebagai referensi renungan di tengah gelombang kehidupan yang semakin runyam dan begitu dahsyat.
Di samping itu juga agar manusia tidak melakukan tindakan-tindakan yang sewenang-wenang. Juga agar manusia tidak melangsungkan hidupnya di dunia yang hanya mengikuti zaman yang carut-marut, akan tetapi manusia diharapkan hidup dan beraktivitas dengan bahasa langit seperti orang-orang suci, para Nabi, sahabat dan ulama bahkan menyatu dengan Tuhan. Dengan hidup yang dihiasi dengan kesempurnaan bahasa langit dan bumi akan mendapatkan kesempurnaan dalam hidupnya.
Di samping itu Isra juga merupakan simbol perjalanan hidup Manusia, isra adalah perjalanan mendatar (Horizontal) dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Palestina. Hal ini mengisyaratkan proses pertumbuhan yang bersifat kuantitatif. Mi'raj adalah perjalanan naik (Vertikal) dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha mengisyaratkan adanya proses kualitatif. Manusia makhluk Allah yang paling sempurna, memahami hidup ini untuk menjalani proses pertumbuhan dan perkembangan.
Proses perkembangan lebih menekankan pada mental yang bersifat nilai bukan materi. Proses ini lebih berbicara tentang kualitas hidup manusia misalnya, bodoh menjadi pandai, dari hina menjadi mulia, dari terlaknat menjadi terhormat, dari maksiat menjadi taat. Kemudian proses yang bersifat kuantitatif, dari mulai kecil kemudian besar, sedikit menjadi banyak. Kedua proses yang tidak bisa di pisahkan ini menjadi pembeda antara manusia dan makhluk biologis lainnya. Proses perkembangan adalah proses yang khas pada diri manusia, sebab tidak terjadi pada binatang bahkan Malaikat sekalipun. Sedangkan proses pertumbuhan terjadi pada semua makhluk biologis.
Dalam proses perjalanan Mi'raj kita diingatkan pada tiga titik, atau tiga tempat yang paling penting yaitu, Masjidil Haram, Masjidil Aqsa, dan Sidratul Muntaha. Hal ini mengingatkan juga pada tiga peristiwa penting dalam perjalanan hidup manusia, yaitu kelahiran, kematian, dan kebangkitan. Dengan kata lain, bahwa hidup bagi manusia adalah proses dinamis, proses ke masa depan, maka perjuangan Isra Mi'raj adalah isyarat bagaimana manusia menatap masa depan dan mengabdikan diri pada Allah.
Dalam peristiwa ini yang termuat dalam hikmah-hikmah Isra Mi’raj yang dapat dipetik dari momen-momen simbolik peristiwa itu adalah:
Satu, kita menemukan, bahwa sejarah mencatat prosesi pembedahan dada Nabi sewaktu Isra Mi’raj. Dari peristiwa itu, kita menangkap simbol pelapangan dada, penyucian hati, penajaman nurani. Lebih spesifik lagi, pembedahan itu beresensi persiapan untuk bermunajat dengan yang Maha Tinggi dan Maha Suci.
Dua, kelapangan dada, kerendahan hati dan ketajaman nurani sebagaimana yang dipraktekkan Nabi, terlihat sangat penting dalam misi-misi profetik dan sosial demi mereformasi tatanan yang tidak ideal. Fungsinya, sebagaimana yang ditegaskan Al-Qur'an, dapat meringankan beban (psikis), mengangkat citra, dan menumbuhkan optimisme, bahwa di balik kesengsaraan ada jalan keluar (QS. Al-Insyirah: 1-6).
Tiga, Isra Mi’raj juga mengandaikan adanya dorongan untuk belajar dari pengalaman orang lain. Perjumpaan dan dialog antara Nabi Muhammad dengan Nabi-Nabi seniornya, soal-jawabnya kepada Jibril (sebagai mana tertulis diatas), menandakan bahwa reformasi menuntut kerendahan hati untuk belajar dari banyak kisah gagal dan sukses orang lain.
Empat, sebatas yang kita amati, spiritualitas atau perasaan bahwa adanya kontrol yang Maha Tahu atas aktivitas kita, menjadi penting tatkala sistim-sistim yang kita reformasi tidak berjalan dengan ruh yang kita idealkan. Wisata spiritual Nabi dalam Isra Mi’raj, menunjukkan bahwa spiritualitas sangat penting untuk menuntaskan misi dan visi reformasi. Sebuah falsafah moralitas mengingatkan kita, bahwa “Innama al-umam al-akhlaq ma baqiyat, fain hum dzahabat akhlaquhum dzahaba” (suatu komunitas akan kekal bersama moralitas; bila moralitasnya hancur, raiblah mereka bersamanya). Wallahu a`lam bi as-showab
Deni Sutan Bahtiar
Penulis Buku-Buku Islam
denisb29@ymail.com
Juni 09, 2011
Miracle of Istanbul
25 Mei 2005
Stadion Olimpiade Kemal Ataturk, Istanbul
Wasit: Manuel Mejuto Gonzalez
Penonton: 70.024 orang
AC Milan 3-3 Liverpool
(2-3 adu penalti)
(Paolo Maldini 1', Hernan Crespo 38', 42';
Steven Gerrard 54', Vladimir Smicer 56', Xabi Alonso 60')
Tak mau disetir kemurungan, Rafael Benitez menghimpun nafas dan berdiri di tengah para pemainnya. Sang manajer sadar, dia hanya punya waktu 15 menit untuk mengembalikan kepercayaan diri tim. Ketika berjalan dari bangku cadangan menuju ruang ganti, benak Benitez dipusingkan mencari-cari kalimat dalam bahasa Inggris yang tepat untuk "menghidupkan" para pemainnya. Kalimat yang kemudian meluncur dari mulutnya sederhana saja.
"Jangan tundukkan kepala kalian. Kita Liverpool. Kalian bermain untuk Liverpool. Jangan lupakan itu. Kalian harus tetap menegakkan kepala kalian untuk suporter. Kalian harus melakukkannya untuk mereka", serunya.
"Kalian tak pantas menyebut kalian pemain Liverpool kalau kepala kalian tertunduk. Kalau kita menciptakan beberapa peluang, kita berpeluang bangkit dalam pertandingan ini. Percaya lah kalian mampu melakukannya. Berikan kesempatan buat kalian sendiri untuk keluar sebagai pahlawan."
Sebelum tim keluar kamar ganti, Rafa menyusun skema formasi baru di papan tulis. Untuk menghambat Kaka, Rafa meminta Dietmar Hamann bersiap tampil menggantikan Djimi Traore. Namun, ketika diberitahu Steve Finnan mengalami cedera, Benitez memanggil kembali Traore yang sudah mencopot sepatu dan berjalan ke kamar mandi. Keputusan terakhir, Finnan keluar, Hamann masuk.
Rafa sadar, tak ada lagi ruginya mengorbankan seorang pemain bertahan. Liverpool bermain dengan tiga pemain belakang dan kapten Steven Gerrard didorong lebih ke depan. Liverpool memang harus bangkit, sekarang atau tidak sama sekali.
Inilah lima belas menit yang menentukan. Lima belas menit yang mengubah segalanya. Babak kedua menjadi milik Liverpool. Sembilan menit berjalan, Liverpool menyulut sumbu ledak stadion. Dalam rentang enam menit berikutnya, Liverpool ganti mengendalikan situasi. Steven Gerrard memberikan gol inspirasional lewat sundulan kepala menyongsong umpan John Arne Riise. Tak lama berselang, tendangan keras jarak jauh Vladimir Smicer tak dapat ditahan Dida. Belum lagi Milan menata diri, pada menit ke-60, Gerrard dijatuhkan di kotak penalti oleh Gennaro Gattuso. Penalti! Awalnya, eksekusi Xabi Alonso sempat ditahan Dida, tapi bola muntah langsung disambar Alonso.
Cerita belum selesai. Kedudukan 3-3 bertahan hingga 90 menit. Pertandingan diperpanjang hingga 30 menit, tapi tetap tak bisa menentukan pemenang. Juara Liga Champions musim itu pun harus diselesaikan melalui babak adu penalti.
Sebelum "babak perjudian" itu dimulai, Jamie Carragher datang menghampiri kiper Jerzy Dudek. Carra menyarankan Dudek agar melakukan "sesuatu" untuk mengacaukan konsentrasi pemain Milan. Dudek langsung teringat rekaman video yang pernah disaksikannya. Kaki spaghetti! Saat adu penalti final Piala Champions 1984 melawan AS Roma, pendahulu Dudek, Bruce Grobbelaar, memelintir-melintir kakinya. Entah memang berpengaruh atau tidak, Grobbelaar berhasil membawa Liverpool menang dan merebut Piala Champions.
Trik yang sama dipakai Dudek ketika Andriy Shevchenko bertugas sebagai eksekutor terakhir Milan. Terbukti, trik kuno itu berhasil. Eksekusi Sheva mengarah ke tengah gawang dan dengan sebelah tangan, Dudek menahannya. Liverpool pun merajai Eropa! Jerih payah fans Liverpool yang terus menggemuruhkan dukungan untuk klub kesayangan mereka terbayar sudah!
Mukjizat di Istanbul ini kemudian diabadikan dalam film Fifteen Minutes That Shook The World. Betapa tidak, final Liga Champions musim itu sangat dramatis dan membuktikan segalanya mungkin terjadi di lapangan sepakbola.
Pascafinal Istanbul, hidup tak lagi sama. Tapi, hidup juga berjalan terus. Satu per satu figur pemain heroik, seperti Harry Kewell, Milan Baros, Djibril Cisse, Luis Garcia, Dudek, dan Smicer meninggalkan Anfield dan melanjutkan karir di klub baru.
Sebagian tetap tinggal, terutama Gerrard. Sang kapten sempat disebut-sebut akan hijrah ke Chelsea musim panas 2005 itu. Tapi, Istanbul mengubah segalanya.
"Bagaimana mungkin saya pindah setelah mengalami final seperti ini?" ujar Gerrard.
Arak-arakan bus dengan atap terbuka dan kerumunan satu juta orang, 300 ribu di antaranya memadati St George's Hall, suatu hari di Mei 2005, pasti takkan pernah dilupakan Liverpudlian sepanjang masa.
1- Dida
2- Cafu
3- Paolo Maldini
31- Jaap Stam
13- Alessandro Nesta
21- Andrea Pirlo
8- Gennaro Gattuso / 10- Rui Costa (112')
20- Clarence Seedorf / 27- Serginho (86')
22- Kaka
7- Andriy Shevchenko
11- Hernan Crespo / 15- Jon Dahl Tomasson (85')
Liverpool
1- Dudek
3- Steve Finnan / 16- Dietmar Hamann (46')
21- Djimi Traore
23- Jamie Carragher
4- Sami Hyypia
14- Xabi Alonso
10- Luis Garcia
6- John Arne Riise
8- Steven Gerrard
7- Harry Kewell / 11- Vladimir Smicer (23')
5- Milan Baros / 9- Djibril Cisse (85')
9/26/2011
apradinata












